Now Reading
Kenali 17 Kandungan Skincare yang Berbahaya

Kenali 17 Kandungan Skincare yang Berbahaya

Dhevita Wulandari
Kandungan Skincare Berbahaya - Mommies Daily

Masih malas mengecek kandungan pada skincare? Hati-hati ada kandungan skincare yang berbahaya yang bisa merusak kulit dan menganggu kesehatan!

Banyak hal yang menjadi pertimbangan sebelum membeli produk skincare untuk perawatan kulit. Selain harga, merek atau brand, dan rekomendasi orang lain, salah satu yang sangat penting dipertimbangkan dalam memilih skincare untuk hasil yang maksimal adalah kandungan yang terdapat di dalamnya.

Untuk itu, sebaiknya kenali kandungan-kandungan pada skincare seperti berikut ini.

1. Paraben
Paraben adalah jenis bahan pengawet yang sering digunakan dalam produk kosmetik seperti lipstik, sunscreen, maskara, foundation, bedak, dan produk pembersih seperti sampo, sabun, dan deodoran. Paraben dikatakan masih ada kaitannya dengan penyebab peningkatan risiko kanker payudara, kanker kulit, gangguan reproduksi, hingga mengganggu fungsi endoktrin. Jika kita lakukan pencarian di search engine seperti Google, akan banyak ditemukan bahwa Paraben adalah kandungan berbahaya yang terdapat dalam skincare.

Namun, menurut penelitian “Concentration of Parabens in Human Breast Tumor” pada tahun 2004 yang dilakukan oleh tim Dr. Philippa D. Dabre dari Inggris dan melalui klarifikasi lewat surat yang ia kirim ke Journal of Applied Toxicology, Dabre mengatakan, “Tidak ada dalam manuskrip yang mengklaim bahwa kehadiran paraben telah menyebabkan kanker payudara, memang pengukuran senyawa dalam jaringan tidak dapat memberikan bukti kausalitas.”

Dalam produk skincare dan kosmetik, kandungan paraben yang aman digunakan hanya maksimal 1%. Paraben tidak akan menumpuk dalam tubuh karena akan keluar dari tubuh dalam waktu 36 jam setelah penggunaan. Penggunaan paraben yang berlebihan tentunya akan membahayakan kulit dan tubuh. Jika digunakan berlebihan paraben juga bisa menyebabkan alergi, kemerahan pada kulit, dermatitis, dan penurunan jumlah sperma pada laki-laki.

2. Fragrance
Parfum pada skincare berbeda dengan yang digunakan pada pewangi tubuh. Kandungan parfum pada skincare dapat menimbulkan iritasi kulit, alergi, gangguan pernapasan, sakit kepala, merusak reproduksi, hingga meningkatkan risiko kanker. Jadi dalam memilih skincare sebaiknya pilih produk dengan kandungan fragrance free. Hindari juga produk kosmetik dan skincare dengan wangi yang menyengat.

3. Oxybenzone dan bahan kimia sunscreen lainnya
Oxybenzone dapat menimbulkan efek buruk dan kerusakan pada kulit, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif. Lebih buruknya lagi, oxybenzone dapat mengganggu sistem hormon dan menyebabkan kanker kulit. Kandungan bahan kimia atau chemical sunscreen lainnya yang harus dihindari adalah benzophenone, octinoxate, PABA, padimate-O, octyl-methoxycinnamte, dan homosalate. Sebaiknya pilih produk sunscreen dan sunblock yang mengandung titanium oxide dan zinc oxide yang tetap bisa melembapkan kulit dan lebih efektif melindungi kulit.

4. Sodium Lauryl Sulfate dan Sodium Laureth Sulfate
Kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Sulfate (SLES) adalah jenis detergen membuat produk bergelembung dan berbusa lebih banyak. SLS dan SLES berbahaya karena dapat membuat kulit iritasi, sariawan, menimbulkan gangguan keseimbangan produksi minyak alami pada kulit, menimbulkan alergi, bahkan dapat memicu tumbuhnya jerawat di area dagu dan mulut.

5. Phthalates
Seringnya terdapat pada produk wewangian seperti losion, hair spray, deodoran, dan cat kuku. Tujuannya untuk membuat produk lebih cepat menempel pada kulit dan tidak mudah rapuh. Kandungan ini bisa menyebabkan cacat dari lahir pada bayi, gangguan endokrin seperti yang terdapat pada paraben. Selain itu, juga dapat memengaruhi produksi hormon pada perempuan, mengganggu produksi androgen, dan mengganggu metabolisme tubuh.

6. Polyethylene Glycol (PEG)
Kandungan ini berfungsi sebagai bahan yang membantu mempertahankan kelembapan dan menjaga stabilitas produk. Menurut National Library of Medicine, zat ini bersifat irritant atau dapat membuat kulit iritasi. Penggunaan kandungan ini pada kulit sensitif dapat mengakibatkan timbulnya kemerahan pada kulit. Selain itu, polyethylene glycol juga dapat memengaruhi sistem pernapasan sehingga mengakibatkan asma, memengaruhi sistem kekebalan, dan masih banyak lagi.

7. Triclosan
Kandungan triclosan biasanya berbarengan dengan triclocarban, keduanya sama-sama bersifat antibakteri. Penggunan zat atau kandungan ini berbahaya dan bisa menimbulkan berbagai gangguan pada tubuh dan kulit seperti resistensi atau kebal terhadap bakteri, gangguan fungsi otot, gangguan kekebalan tubuh, dan meningkatkan munculnya alergi.

8. Toluene
Toluene atau toluena, dikenal juga sebagai metilbenzena atau fenilmetana, adalah bahan kimia yang digunakan sebagai pencair dan pelarut. Berbahaya karena mudah menguap pada suatu produk dan dapat menjadi racun untuk sistem kekebalan tubuh jika terhirup. Pada kondisi lain bisa menyebabkan keguguran dan cacat lahir, sehingga ibu yang sedang hamil sangat disarankan untuk menghindari produk dengan kandungan toluena.

Baca juga: Kandungan Skincare Viral 2021, Sudah Coba Belum?

Apa lagi kandungan berbahaya pada skincare yang perlu Mommies tahu? Cek di halaman selanjutnya, ya.

Pages: 1 2
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top