Now Reading
Anak Gadis Mulai Tumbuh Payudara? Orang Tua Perlu Lakukan 5 Hal Ini

Anak Gadis Mulai Tumbuh Payudara? Orang Tua Perlu Lakukan 5 Hal Ini

siscachristina
Anak Tumbuh Payudara

Pada anak perempuan, tumbuh payudara adalah tanda awal pubertas. Agar tak merasa kikuk, yuk dampingi mereka melalui masa-masa ini.

Time flies! Mommies pasti merasa haru dan bangga ketika melihat anak perempuan mommies nggak balita lagi, bukan anak baru masuk SD lagi. Iya, dia sudah beranjak gadis! Tanda-tanda awal pubertas sudah mulai muncul dari dirinya: tumbuh payudara!

Menurut dokter spesialis anak dr. Ketut Indriani, SpA., MH.Kes, tumbuhnya kuncup payudara ini adalah tanda awal dari pubertas yang dialami anak perempuan. Normalnya, tanda-tanda pubertas anak perempuan muncul di rentang usia 8-13 tahun. Sekitar 2 tahun dari tanda pubertas awal, anak gadis mommies akan mengalami menstruasi.

Payudara yang tumbuh sebagai bagian dari perubahan fisik akibat pubertas, seringkali membuat anak merasa tak nyaman, bingung, bahkan mungkin risih. Di benak si gadis, ada ratusan pertanyaan yang mungkin enggan ia lontarkan kepada mommies. Oleh karena itu, sebagai orang tua kita dituntut untuk lebih jeli memerhatikan perubahan perkembangan anak di rentang usia pra remaja. Tak lupa, dampingi mereka untuk melalui periode penting dalam hidupnya ini. Apa saja yang perlu dilakukan orang tua?

Jelaskan pada anak bahwa ia mulai mengalami pubertas

Pubertas adalah proses perubahan fisik tubuh anak menjadi dewasa ditandai dengan pematangan organ seksual, salah satunya payudara. Jelaskan pada anak bahwa ia sedang berada pada tahap ini. Bisa dibilang, ini adalah salah satu momen terpenting dalam sejarah tumbuh kembang anak. Anak akan mengakhiri masa kanak-kanak mereka dan nggak lama lagi akan menjadi dewasa sama seperti kita. Beri tahu juga padanya bahwa selain payudara, ia akan mengalami perubahan fisik lainnya, seperti tubuh bertambah tinggi secara cepat, tumbuh rambut di sekitar kemaluan dan ketiak, pinggul lebih besar, hingga jerawat!

“Itu normal, Nak”

Wajar bila anak merasa ada yang “aneh” pada dirinya. Sebelumnya rata, kini dadanya membesar. Sebetulnya, payudara sudah mulai terbentuk saat bayi masih berada di dalam rahim ibu (John Hopkins Medicine). Pada saat bayi perempuan lahir, puting susu dan tahap awal dari sistem saluran susu telah terbentuk. Memasuki usia pra remaja ukuran payudara mulai membesar, dan umumnya mencapai puncak pertumbuhannya pada usia sekitar 17 atau 18 tahun. Namun, bisa saja ini masih berlanjut hingga usia 20-an awal. Jadi, yakinkan anak, bahwa pertumbuhan payudara adalah hal normal dan pasti dialami oleh semua perempuan. Walaupun, ada sedikit perbedaan waktu kapan itu terjadi pada tiap-tiap anak.

Belikan perlengkapan kebutuhan anak

Ini saatnya mommies memberitahukan si gadis untuk mulai menggunakan bra. Ini penting untuk menyokong payudara agar ia nyaman beraktivitas, sekaligus melapisinya agar tak tembus pandang. Di tahap awal pertumbuhan payudara, miniset adalah pilihan tepat. Pilih yang berbahan lembut. Ajak anak berbelanja agar lebih seru, ini bisa jadi kegiatan mother-daughter time juga, lho.

Menjadi tempat bertanya bagi anak

Segudang pertanyaan dapat muncul di benak anak seputar payudara. “Apakah akan sakit?”, “Atau gatal?”, “Kok ukurannya nggak sama?”, “Ini bukan kanker, kan?”, dan seterusnya. Jadilah tempat bertanya yang nyaman bagi anak. Berikan informasi yang ia butuhkan. Kita pasti akan lebih tenang jika anak menjadikan kita tempat yang ia tuju untuk mengerti soal pubertas. Namun, bukan nggak mungkin anak malah enggan bertanya karena malu atau takut. Jika ini adanya, orang tua bisa lebih dahulu bertanya pada anak dan mengajaknya berdiskusi.

Lanjutkan pendidikan seks

Bila sejak dini anak sudah diajarkan tentang tentang bagian-bagian tubuh yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh, ini saatnya mommies dan daddies menegaskan kembali. Anak mulai mengalami kematangan seksual, sehingga sentuhan fisik berpotensi menimbulkan rangsangan pada anak. Payudara adalah salah satu organ yang tak boleh disentuh siapapun, bahkan orang tua sekalipun.

Ajarkan ia untuk menjaga anggota tubuhnya. Orang tua juga bisa mulai memberi tahu anak berbagai bentuk pelecehan seksual dan risiko-risikonya, serta melaporkannya kepada orang tua apabila hal itu sampai terjadi. Selain pendidikan seks, perkuat juga bonding dengan anak serta pendidikan agama. Bekali anak dengan nilai-nilai dan prinsip pergaulan yang benar.

Jika payudara anak tak kunjung tumbuh, perlukah khawatir?

Apabila belum ada tanda-tanda tumbuh payudara pada anak mommies hingga usia 13 tahun, bisa jadi ia mengalami keterlambatan pubertas. Sebaliknya, jika di bawah 8 tahun, payudara putri mommies sudah tumbuh, ini bisa jadi gejala pubertas dini. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penjelasan pasti tentang kondisi anak. Selain itu, jika selama fase pertumbuhan payudara anak, mommies menemukan hal-hal yang dirasa tidak normal, bicarakan juga kepada dokter.

Baca juga:

Tahapan Pubertas pada Anak Perempuan dan Laki-laki

Foto: Freepik

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top