Ibu Hamil Makan Daging Kambing, Aman atau Tidak?

Pregnancy

gitalarasw・20 Jul 2021

detail-thumb

Idul Adha identik dengan daging kambing. Namun, bagi ibu hamil makan  daging kambing, sebenarnya aman atau tidak? 

Merayakan Idul Adha rasanya kurang pas jika belum mencicipi daging kambing. Setiap tahunnya, daging kambing dan resep olahannya selalu ditunggu-tunggu, mulai dari dimasak untuk sate, sup, hingga gulai. Mengonsumsi daging kambing bersama keluarga memberikan pengalaman menyenangkan tersendiri selama Idul Adha.

Meski begitu, ada sedikit rasa was-was saat makan daging kambing, terutama untuk ibu hamil. Banyak orang mengira daging kambing bisa berbahaya bagi kesehatan calon ibu dan bayi. Namun sebenarnya, bolehkah ibu hamil makan daging kambing?

Berkebalikan dengan rumor yang berkembang, ternyata daging kambing memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil. Daging kambing dapat meningkatkan kadar hemoglobobin darah sehingga dapat mencegah anemia. Selain itu, suplai darah ke bayi pun lancar berkat kandungan zat besinya yang tinggi.

BACA JUGA: Aturan Konsumsi Daging Kambing Untuk Bayi dan Balita

Dilansir dari India Times, makan daging kambing saat hamil dapat mengurangi risiko cacat lahir dan kerusakan saraf pada bayi.

Secara keseluruhan, lemak jenuh pada daging kambing tidak terlalu tinggi sehingga mengurangi risiko inflamasi dan penyakit jantung. Dan karena ia kaya akan protein, daging kambing juga bagus untuk pertumbuhan janin serta mencegah risiko obesitas.

Meski begitu, bukan berarti Mommies bisa makan daging kambing tanpa aturan, ya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar terhindar dari risiko kesehatan.

Ketika hamil, ada sistem imun yang berubah sehingga jadi lebih rentan terhadap keracunan makanan. Termasuk kepada paparan bakteri seperti listeria dan toksoplasmosis. Agar ibu hamil tetap aman makan daging kambing, ikuti tips berikut:

  • Pastikan daging kambing yang ingin dikonsumsi bersih dan segar. Mommies juga harus mencuci tangan sebelum mengolah daging kambing.
  • Saat menyimpan daging kambing, pisahkan dengan makanan lainnya. Langkah ini membantu mencegah penularan bakteri dari makanan lain seperti sayuran dan buah.
  • Daging kambing sebaiknya disimpan dalam kondisi beku sebelum dimasak. Jangan makan daging kambing yang berjam-jam berada di luar kulkas.
  • Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ibu hamil sangat rentan dengan bakteri yang ada pada daging mentah. Oleh sebab itu, masak daging hingga matang dan tidak berwarna kemerahan lagi.
  • Perhatikan cara pengolahannya. Sebagai contoh, semua makanan yang dibakar mengandung zat karsinogenik yang berisiko memicu pertumbuhan sel kanker.
  • Awasi porsinya. Meskipun kandungan kolesterol daging kambing tidak terlalu tinggi, tetapi apabila dikonsumsi berlebihan juga akan menimbulkan masalah kesehatan. Menurut dr Paulina Toding, M.Gizi, SpGK, sebaiknya batasi jumlahnya hanya 100 gram per hari.
  • Hindari penggunaan penyedap rasa ya, Mommies.
  • Agar tetap sehat, jangan lupa tambahkan sayuran atau lalapan pada menu olahan daging kambing.
  • Nah itu dia, aturan mengonsumsi daging kambing bagi ibu hamil. Selamat menikmati!

    BACA JUGA:

    6 Tips Mengolah Daging Kambing Agar Tidak Bau

    6 Cara Memasak Daging Sapi Selain Rendang