Now Reading
6 Kecelakaan yang Sering Terjadi Saat Bercinta

6 Kecelakaan yang Sering Terjadi Saat Bercinta

Saat bercinta dengan pasangan, jangan lupa untuk tetap berhati-hati ya agar kecelakaan yang sering terjadi saat bercinta ini tidak Anda alami.

Normalnya hidup berumah tangga, bercinta adalah salah satu cara menjaga hubungan mesra yang sehat dengan pasangan. Berkat seks, keintiman secara fisik dan emosional terjaga, Anda dan suami juga bisa menikmati kesenangan dan kepuasan. Namun terkadang, saking serunya mencoba berbagai gaya, aktivitas olahasmara bisa berujung pada kecelakaan.

Apa saja kecelakaan yang sering terjadi saat bercinta  dan bagaimana mengatasinya?

1. Vagina robek

Robekan pada vagina, luka di dinding vagina atau di lubang masuk vagina. Ini bisa terjadi selama hubungan seksual atau saat pasangan menggunakan benda asing (seperti sex toys) untuk menambah seru permainan.

Lakukan ini:
Perawatan yang melibatkan vagina robek tergantung pada tingkat keparahannya. Jika hanya luka kecil yang tidak dalam, bisa sembuh dengan sendirinya. Namun jika luka sayat menyebabkan banyak perdarahan, segera dapatkan bantuan medis.

• Gunakan obat antinyeri seperti yang diresepkan dokter.
• Berendam dalam air hangat selama 10-15 menit, beberapa kali sehari sesuai petunjuk dokter.
• Hindari pembalut jenis tampon dan hindari berhubungan seks sampai luka bener-benar sembuh.
• Banyak istirahat untuk mempercepat pemulihan.

Untuk mencegah terjadinya robekan pada vagina, upayakan agar pasangan sama-sama sedang in the mood for sex, lakukan foreplay untuk meningkatkan lubrikasi. Anda juga dapat menggunakan banyak pelumas berbahan dasar air untuk menghindari robek pada vagina.

Baca juga: 9 Rekomendasi Lubrikan Terbaik Untuk Bercinta

2. Penis patah

Penis yang ereksi dapat mengalami patah tulang jika mendapat benturan yang signifikan seperti terbentur tulang panggul wanita. Hal ini bisa terjadi jika pria melakukan dorongan kuat selama melakukan hubungan seks.

Lakukan ini:
Cidera di kamar tidur yang melibatkan penis patah membutuhkan bantuan medis segera. Seringkali, untuk memperbaiki kondisinya, dokter akan memerintahkan pembedahan. Menurut para ahli, penis yang patah dapat dicegah jika pasangan menyadari kemungkinannya dan berhati-hati saat melakukan hubungan seks yang heboh.

Baca juga: Hubungan Suami Istri yang dilarang dalam Agama Islam

3. Cidera otot

Mommies pernah ngerasain otot ketarik waktu sedang olahraga? Nah, bercinta ternyata juga bisa bikin kita mengalami cidera yang sama. Lagi-lagi, saking heboh dan kemungkinan kurang pemanasan, otot juga bisa cedera.

Lakukan ini
• Mengonsumsi obat pereda nyeri. Jika memungkinkan, minta saran dokter terlebih dahulu.
• Gunakan kompres dingin untuk meredakan bengkak.
• Istirahat sejenak hingga nyeri hilang.
Jika situasi tidak membaik atau malah memburuk, segera cari bantuan medis.

4. Otot panggul yang tegang

Ini juga menjadi salah satu cidera yang sering terjadi. Baik pria mauipun wanita memiliki otot panggul. Letaknya di panggul dan membentang dari tulang kemaluan di depan hingga tulang ekor di belakang. Bayangkan tempat tidur gantung atau hammock. Nah, otot ini menopang beberapa organ temasuk kandung kemih dan rahim. Saat berhubungan seks, otot dasar panggul mungkin mengalami stres yang mengakibatkan ketegangan.

Lakukan ini:
Karena mengencangkan otot dasar panggul dapat memengaruhi kenikmatan seksual dan menyebabkan stres pada organ yang didukungnya, pertimbangkan langkah-langkah berikut:
• Hindari berhubungan seks saat Anda sedang cemas atau khawatir karena perasaan tersebut dapat menyebabkan ketegangan yang tidak perlu pada otot-otot tubuh, temasuk otot dasar panggul. Ingat: otot yang kencang berisiko tinggi untuk mengejan.
• Gunakan pelumas untuk mengurangi stres pada otot dasar panggul.
• Rajin latihan kegel.

5. Benda asing masuk ke dalam vagina

Selain cedera di kamar tidur yang telah kami sebutkan tadi, ada juga kemungkinan “kehilangan sesuatu” di dalam vagina. Ini bisa berupa kondom atau mainan seks. Menurut para ahli, jika benda asing di dalam vagina dibiarkan terlalu lama, dapat menyebabkan infeksi dan merusak otot di sekitarnya.

Lakukan ini:
Hal pertama yang harus dilakukan adalah bernapas dengan perlahan dan santai. Otot yang tegang atau kencang dapat membuat benda asing itu sulit dikeluarkan. Lalu coba:
• Keluarkan benda asing itu menggunakan jari-jari Anda. Jangan gunakan benda lain untuk mengeluarkan benda asing tersebut.
• Jika Anda ternyata nggak bisa mengeluarkannya, segera cari bantuan dokter.

Baca juga: Tips Fingering Vagina yang Pasti Aman

6. Carpet Burn

Salah satu cidera kamar tidur lain adalah luka bakar (akibat gesekan). Ini terjadi ketika kulit mengalami kemerahan atau sensasi terbakar karena gesekan berulang. Biasanya, yang terkena adalah tangan, siku, dan lutut. Seseorang biasanya mengalami carpet burn saat berhubungan seks di atas permukaan yang kasar.

Lakukan ini:
Jika mengalami carpet burn, cuci kulit yang terluka dengan sabun dan air dingin. Anda bisa membersihkannya juga dengan antiseptik untuk mencegah infeksi. Biasanya dokter akan menyarankan jika pasangan ingin berhubungan seks di permukaan selain tempat tidur mereka, alasi dulu dengan selembar selimut, seprai, atau handuk besar yang lembut. Selain itu, pastikan permukaannya bersih untuk mencegah kemungkinan terjadi luka dan infeksi.

Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top