Now Reading
5 Tips Agar Tanaman Hias Rajin Berbunga

5 Tips Agar Tanaman Hias Rajin Berbunga

Mommies punya banyak tanaman hias yang berbunga? Simak lima tips di bawah ini, agar tanaman hias rajin berbunga.

Salah satu pilihan tanaman hias yang digemari para plant lover adalah jenis tanaman yang bisa berbunga. Aspek yang bisa dinikmati, mulai dari warnanya yang beragam, bentuknya hingga aromanya. 

Jenis tanaman hias yang bisa berbunga juga sangat bervariasi. Ada yang rajin berbunga, dalam hitungan sekian minggu sekali, tapi juga ada yang baru bisa menghasilkan bunga, dalam hitungan beberapa bulan sekali. Jadi kuncinya memang sabar, ya, mommies :)

Tapi ada lho usaha untuk memaksimalkan tanaman hias mommies berbunga lebih rajin dan rimbun. Dikutip dari Galeri Tanaman Hias Bunga.

1. Media Tanam

Kebutuhan media tanam untuk masing-masing tanaman hias akan berbeda. Harus sesuai sifat dan karakteristik masing-masing tanaman hias. Namun, secara umum media tanam harus cukup mengandung unsur hara, tidak terlalu padat, beraerasi baik (penambahan oksigen), bersifat porous (tanah yang mudah atau cepat membuat air meresap), mampu menahan pertumbuhan akar, serta tidak menjadi sarang hama dan penyakit.

Nah, terkadang butuh proses agak panjang untuk menentukan media tanam apa yang cocok untuk beberapa jenis tanaman di rumah. Kuncinya sabar dan jangan malas mempelajari karakter tanaman dan media tanam.

2. Penyiraman

Semua tanaman hias secara alami membutuhkan air untuk hidup dan tumbuh. Namun, perlu diingat ya, mommies, setiap tanaman hias membutuhkan penyiraman dengan frekuensi dan kadar air yang berbeda-beda pula.

Bila terdapat dua tanaman hias yang sama, namun satu ditanam di dalam pot, sedangkan yang lain ditanam langsung di tanah, maka kebutuhan air dan frekuensi penyiramannya berbeda pula. Tanaman yang ditanam dalam pot akan membutuhkan frekuensi penyiraman yang lebih sering dibandingkan bila tumbuh langsung di tanah. Namun, kuantitas atau kadar air yang diberikan justru lebih sedikit.

Penyiraman secara teratur, tidak berarti harus menyiram tanaman sebanyak dua hari sekali atau sehari sekali. Acuan dalam penyiraman teratur, yaitu upaya agar kondisi tanah tetap lembap, tetapi tidak terlalu basah.

Untuk mengetahui waktu penyiraman tanaman yang tepat dapat mommies lakukan dengan melihat tingkat kelembapan media tanam dengan cara memasukkan jari tangan pada media tanam, lalu rasakan tekstur tanah. Bila tanah terasa kering, maka harus segera diberi air.

Untuk mengetahui tiga tips lainnya silakan baca DI HALAMAN SELANJUTNYA, ya.

Photo by Steven Skerritt on Unsplash

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top