banner-detik
SEX & RELATIONSHIP

13 Jenis Perselingkuhan dan Alasan di baliknya

author

Fannya Gita Alamanda24 Mar 2021

13 Jenis Perselingkuhan dan Alasan di baliknya

Ada 13 jenis perselingkuhan yang mungkin secara tidak sadar (atau sadar?) pernah kita lakukan. Cari tahu apa saja lalu hindari, ya!

It takes two to tango. Kata adik saya, selingkuh itu bukan masturbasi. Kalau masturbasi bisa dilakukan sendiri, kalau selingkuh harus (minimal) berdua. Jadi perselingkuhan tidak pernah menjadi kesalahan salah satu pihak saja.

Bagi yang belum pernah selingkuh, supaya nggak sampai di taraf kecebur dan basah kuyup lalu bingung bagaimana mengakhirinya, harus tahu dulu apa aja sih jenis-jenis perselingkuhan itu? Setelah tahu, kita jadi bisa paham alasan mengapa seseorang mulai tidak setia dan kita bisa mengantisipiasinya. Buat yang baruuuu aja kecipratan dan buat yang sudah telanjur melakukan, ini saatnya melakukan refelksi diri dan bicara dari hati ke hati.

Baca juga: Pernah Diselingkuhi? Wajib Tonton 5 Film Ini!

Pun harus dengan babak belur, saya setuju, tidak pernah ada kata terlambat bagi dua orang yang saling sayang untuk tetap bertumbuh dan berkembang bersama, bahkan setelah sebuah kesalahan terjadi.

Kenali 13 jenis perselingkuhan berikut ini:

Cinta Satu Malam (Macam judul lagu ya, ahahaha)

Ini jenis affair yang terjadi ketika dua orang saling tertarik secara seksual dan berakhir dengan melakukan hubungan seks. Jenis affair ini biasanya terjadi ketika seseorang sedang melakukan perjalanan bisnis atau hadir di pesta-pesta yang kecil kemungkinannya mereka berdua bakal ketemu lagi. No emotional attached.

Balas dendam

Ini jenis selingkuh yang lumayan menegangkan. Biasanya, orang yang diselingkuhi akan marah luar biasa. Demi balas dendam, ia akan berselingkuh dan melakukan hubungan seks hanya untuk balas menyakiti pasangannya. Ingat ungkapan “Mata ganti mata”? Bedanya untuk yang ini adalah memakai seks sebagai senjata balas dendam. 

Selingkuh emosi

Perselingkuhan jenis ini didasarkan pada hubungan dan keterikatan secara emosional. Biasanya dimulai dari perasaan nyaman bisa curhat kepada lawan jenis yang mampu berempati dan bersimpati terhadap masalah kita. merasakan kecocokan Meskipun nggak selalu berujung dengan hubungan seks, namanya ya tetap selingkuh.

Nafsu semata

Ini hanya tentang seks. Sama sekali nggak melibatkan perasaan dan biasanya selalu dengan orang yang berbeda-beda. Mereka yang melakukannya hanya bisa dipuaskan oleh seks.

Baca juga: Cara Tetap Tenang Saat Mengonfrontasi Perselingkuhan Suami

Melepas stres

Mereka yang melakukan selingkuh tipe ini biasanya mencari cara melepaskan ketegangan (karena pekerjaan mereka) dengan mencari pasangan selingkuh yang bisa didominasi. Orang-orang ini seringnya bekerja di bidang pekerjaan dengan level stres yang tinggi dan memegang tanggung - jawab besar. Bagi mereka, selingkuh adalah rekreasi.

Mengejar dan dikejar

Saat seseorang lajang dan masih pacaran, ia menikmati sensasi dikejar-kejar dan mengejar orang yang disukainya, nikmatnya digila-gilai dan dipuja. Setelah menikah, permainan mengejar dan dikejar itu tentu sudah nggak mungkin dilakukan. Kejenuhan dalam pernikahan bisa membuat seseorang kembali merindukan sensasi lama itu. Selingkuh jenis ini nggak selalu berakhir di atas tempat tidur alias bisa saja murni urusan perasaan.

Bagaimana dengan 7 jenis perselingkuhan lainnya? BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Perselingkuhan kompulsif

Pelaku perselingkuhan kompulsif ini bukannya ingin lepas dari hubungan mereka atau ingin jatuh cinta dengan orang lain. Perselingkuhan ini terjadi didasarkan pada kebutuhan mereka untuk terlibat dengan orang lain. Pikiran mereka didorong oleh seks, dan mereka mencari kesempatan untuk berhubungan seks dengan orang lain, siapa pun.

Karena ada kesempatan

Selingkuh jenis ini tidak direncanakan, terjadi begitu saja karena ada kesempatan. Momen itu muncul dan mereka memanfaatkannya. Ini biasanya terjadi di antara sahabat dekat orang yang sering menghabiskan waktu bersama. Banyaknya waktu yang dihabiskan dan perasaan nyaman berada di dekat mereka memungkinkan timbulnya percik-percik api cinta.

Pelarian

Ada orang yang punya hubungan bermasalah tapi alih-alih mencari jalan keluar buat masalahnya, mereka memilih berselingkuh. Ini sama aja menyelesaikan masalah dengan masalah. Alasannya? Perselingkuhan mereka dianggap sebagai jalan menuju kebebasan. Mengabaikan dan berpura-pura tidak ada masalah. Tidak berani menghadapi masalah yang jelas ada di depan mata karena tidak mau repot atau tidak siap dengan ending-nya.

Suka ketegangan

Ada jenis orang yang berselingkuh justru karena menyukai sensasi, tantangan, dan deg-degannya. Apa pun yang sedang berlangsung di dalam hidup mereka saat itu dianggap terlalu aman, terlalu memuaskan, dan mereka butuh petualangan seru. Dan satu-satunya yang bisa bikin hidup mereka jadi lebih seru adalah berselingkuh.

Super serius

Anda tahu lem super yang bisa merekatkan dua obyek dengan sangat kuat? Nah seperti itulah jenis selingkuh serius. Hubungan dengan selingkuhannya sangat erat, sangat dalam, susah dipisahkan. Baik si pria maupun wanitanya yakin bahwa sejatinya mereka adalah pasangan sejiwa tapi apes karena masing-masing dipersatukan dengan orang yang salah. Sekeras apa pun mereka berusaha mengakhiri perselingkuhan itu, seringnya mereka akan kembali bersama lagi.

Dunia fantasi

Selingkuh tipe dunia fantasi ini berbeda. Pelakunya membayangkan keintiman khayalan tanpa dasar, berpikir bahwa mereka punya hubungan spesial dengan obyek fantasinya yang biasanya adalah selebriti, public figure, hingga artis film porno.

Harapan semu

Bisa terjadi ketika salah satu pihak yakin bahwa pasangan selingkuhnya pasti akan meninggalkan pasangan resminya demi dia. Dan kita juga tahu, kasus seperti ini jarang terjadi. Biasanya, adalah salah satu pihak dalam hubungan itu akan digantung alias diberi harapan palsu sampai dia sendiri menyadari hubungan ini nggak akan menuju ke arah yang dia inginkan.

Kita semua tahu bahwa nggak ada hal baik yang dihasilkan dari sebuah perbuatan curang. Pikirkan masak-masak jika godaan untuk berselingkuh datang: relakah kita menghancurkan hubungan dan semua yang sudah dibangun dengan susah payah hanya untuk sesuatu yang efek buruknya akan kita bawa sampai kita menutup mata?

Tonton: Perselingkuhan Tak Selalu Tentang Masalah Ranjang

PAGES:

Share Article

author

Fannya Gita Alamanda

-


COMMENTS