Baca! 8 Bantuan yang Bisa Dikirimkan Ketika Kenalan Harus Isoman

Etc

dewdew・22 Jan 2021

detail-thumb

Berikut ini 8 bantuan saat isoman yang bisa dikirimkan ketika kenalan atau orang dekat harus menjalaninya. Poin terakhir, penting banget dibaca. Jangan sampai terlewat, ya ;)

Nggak ada yang mau kena Covid. Semuanya mau sehat. Tapi ketika semua ikhtiar sudah dijalankan, protokol kesehatan sudah dilakukan, tetap juga terinfeksi Covid, apa mau dikata? Seketika beban di pundak akan terasa makin berat. Supaya beban berat tersebut jadi ringan, yuk, kita-kita yang tidak (mudah-mudahan jangan sampai) harus isolasi mandiri membantu mereka.

Berikut ini 8 bantuan isoman yang bisa dikirimkan ketika kenalan atau orang dekat harus menjalaninya. Poin terakhir, please, penting banget dibaca. Jangan sampai terlewat, ya ;)

Suplemen, vitamin, atau madu

Photo by Castorly Stock from Pexels

Beberapa suplemen penting ketika berhadapan dengan lawan tangguh Covid-19 adalah vitamin C minimal 500g, vitamin D 1000IU, dan zinc 20 mg. Vitamin dengan kandungan antioksidan tinggi seperti astaxanthin juga bisa membantu moms. Madu sangat boleh dikirimkan karena berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh secara alami.

Bantuan isoman berupa sayur dan buah-buahan

Yang namanya berhadapan sama penyakit tentu daya tahan tubuh harus kuat. Salah satu elemen penting yang bantu daya tahan tubuh adalah makanan sehat, termasuk di dalamnya sayur dan buah-buahan. Buat yang harus isoman mendadak, mungkin nggak sempat menyiapkan sayur dan buah dalam jumlah yang cukup. Jadi kiriman sayur dan buah akan sangat membantu.

Baca juga: Layanan Konsultasi Psikologi Online Selama Pandemi Covid Untuk Kesehatan Jiwa

Lauk ungkep

Photo by Harry Dona from Pexels

Kebayang kalau kenalan kita negatif Covid, tapi anggota keluarga lain yang serumah dengannya malah positif. Duh, yang diurusin banyak, nih. Bantu teman kita tersebut dengan mengirimkan lauk ungkep yang mudah disimpan dan gampang diolah. Selain bergizi karena kaya protein, lauk ungkep bakal menghemat waktu dan tenaga si sahabat hingga ia lebih punya energi ketika merawat anggota keluarganya.

Frozen food atau camilan anak

Image by <a href="https://pixabay.com/users/hansbenn-194001/?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=1351329">Hans Benn</a> from <a href="https://pixabay.com/?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=1351329">Pixabay</a>

Saat si teman atau kerabat dinyatakan positif Covid-19, boro-boro mikirin snack untuk anak, yang ada sudah keburu panik duluan. Frozen food seperti otak-otak, eggroll, atau kaki naga sangat membantu memenuhi kebutuhan camilan di jam snack anak. Boleh juga mengirimkan snack lain, tapi usahakan nggak mengirimkan jenis camilan tinggi natrium seperti potato chips, kacang, atau camilan tinggi gula karena ditakutkan malah akan menurunkan daya tahan tubuh.

Bantuan saat isoman berupa masker medis

Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Ketika salah satu kerabat kenalan kita dinyatakan positif Covid sementara anggota keluarga lain yang serumah dengannya malah negatif, maka sudah pasti semua anggota keluarga akan disarankan untuk selalu menggunakan masker medis selama di rumah. Nah, pengiriman masker medis ini bisa bantu mommies. Jangan lupa juga masker ukuran anak-anak, ya. 

Disinfektan atau antiseptik

Photo by Sorapong Chaipanya from Pexels

Selama pandemi ini, yang namanya sanitizer, disinfektan, hingga cairan antiseptik cukup sering jadi barang langka. Ketika kerabat kita mendadak harus isoman, mungkin ia terlupa untuk mencukupkan stok sanitizer atau disinfektan di rumah. Kita bisa bantu dengan mengirimkan paket desinfektan, cairan antiseptik, termasuk sabun mandi antiseptik.

Bantuan saat isoman berupa uang tunai

Kondisi pandemi sedikit banyak memengaruhi situasi finansial seseorang. Uang tunai menjadi salah satu bantuan yang bisa diberikan, karena mungkin di kondisi darurat tersebut, kerabat atau sahabat harus melakukan PCR mandiri untuk beberapa anggota keluarganya. Lumayan, kan, ya, kalau satu rumah ada 5 orang anggota keluarga. Kalau pun nggak buat tes PCR, bisa buat kebutuhan lain yang urgent.

Dukungan moral

“Kalau perlu apa-apa kabarin, ya,” atau “Semoga segera pulih, ya, aku kirim doa dari rumah,” akan lebih terasa menyejukkan dibanding mendengar, “Kena di mana? Pergi-pergi melulu, sih, di rumah aja kenapa? Jangan keluar-keluar lagi! PCR sekarang juga, semuanya, ya!” Karena di saat seperti ini, yang dibutuhkan adalah dukungan moral. Bukan waktunya lagi menyalahkan, karena belum tentu yang dituduhkan itu benar adanya. 

Intinya mommies, bantuan diharapkan bisa meringankan beban. Baik beban fisik, terutama beban mental. Boleh juga menanyakan terlebih dahulu apa lebih diperlukan pada kondisi darurat seperti ini menghindari bantuan yang sama menumpuk. Di masa sulit sekarang ini, yuklah, kita saling bantu.