Now Reading
Apa itu Pulse Oximeter dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Apa itu Pulse Oximeter dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

annisast
pulse oximeter

Sudah tahu tentang pulse oximeter? Alat ini banyak dibeli orang yang sedang terkena Covid-19. Bagaimana cara menggunakannya?

Apa itu pulse oximeter?

Alat yang berguna untuk mengukur saturasi oksigen dalam sel darah merah dan detak jantung. Alat ini mengukur oksigen yang terjauh dari jantung seperti jari tangan atau jari kaki lewat sinar merah yang masuk ke dalam darah lewat jari.

Dulu, alatnya ini hanya tersedia di rumah sakit namun karena banyak orang yang harus isolasi di rumah karena Covid-19, kini marketplace pun banyak menjual alat ini mulai dari harga Rp 70ribuan hingga Rp 800ribuan untuk penggunaan di rumah.

Apa yang diukur?

Saturasi oksigen dalam darah untuk deteksi awal Happy Hypoxia atau kehilangan oksigen dalam darah meski tidak terasa sesak.

Baca di sini: Happy Hipoxia, Gejala Covid-19 yang Tidak Terlihat Namun Sangat Berbahaya

Menurut dr Adria Rusli, SpP(K) dari Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dilansir detikHealth, penggunaan pulse oximeter di jari memberikan gambaran terkait kondisi di dalam jaringan seseorang.

Namun, untuk mendeteksi kadar oksigen di dalam darah tidak bisa menggunakan pulse oximeter karena harus tes darah lengkap menggunakan analisa gas darah (AGD).

Bagaimana cara menggunakan pulse oximeter?

Alat ini dijepit di jari tangan (bisa juga daun telinga) karena tangan adalah bagian tubuh yang terjauh dari jantung. Hati-hati pada penggunaan cat kuku atau tato di tangan karena bisa mempengaruhi hasilnya.

Dilansir Mayo Clinic, angka normal untuk orang sehat itu antara 95% hinggal 100%, di bawah 90% artinya masih terlalu rendah. Kebanyakan pasien Covid-19 masuk rumah sakit dengan kadar oksigen di bawah 50% atau bahkan lebih rendah lagi.

Apakah akurat dan perlu dimiliki di rumah?

Cukup akurat dan bisa dipertimbangkan untuk dibeli terutama jika mommies sudah positif Covid-19 namun tanpa gejala atau gejala ringan. Pulse oximeter bisa membantu sebagai alat untuk memantau gejalanya, selain tentu harus juga memperhatikan gejala lain seperti batuk, sesak nafas atau demam.
Jangan lupa konsultasikan pada dokter ya!

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top