banner-detik
NEW PARENTS

Waspadai 7 Makanan Berbahaya Untuk Ibu Hamil

author

Sisca Christina13 Jan 2021

Waspadai 7 Makanan Berbahaya Untuk Ibu Hamil

Kalau lagi nggak hamil, daftar makanan berikut nggak selalu berbahaya buat dikonsumsi. Tapi buat ibu hamil, lain cerita. Demi kesehatan bumil dan bayi, sebaiknya hindari dulu makanan-makanan berikut. Ngidamnya jangan selalu diikutin ya, mommies! ;)

Daftar Makanan Berbahaya Untuk Ibu Hamil

Daging Mentah

Dokter kandungan nggak menyarankan untuk mengonsumsi daging mentah pada ibu hamil. Dikhawatirkan, daging mentah berisiko terkontaminasi parasit toksoplasma yang bisa menyebabkan infeksi Toksoplasma gondii.

Mengutip Antaranews, dr. Ardiansjah Dara, SpOG menuturkan bahwa ibu hamil yang terinfeksi tokspoplasma bisa menularkan infeksi tersebut kepada janin melalui plasenta. Ini bisa mengganggu perkembangan janin, hingga menyebabkan kematian bayi. Kalau kepengen banget makan steak, minta diolah hingga benar-benar matang, ya!

Ikan Mentah dan Ikan Laut

Bakteri, virus atau parasit seperti salmonela, kolera, norovirus dan listeria yang terdapat pada ikan mentah bisa berbahaya pada ibu hamil. Jika bumil terinfeksi, bisa mengakibatkan muntah, mual dan diare. Sementara bila masuk melalui plasenta dan mengenai janin, bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur hingga keguguran. Jadi, puasa dulu makan sushi dan sashimi, dari pada berisiko.

Selain itu, berhati-hatilah dengan kandungan merkuri dalam ikan laut. Pilihlah jenis ikan dengan kadar merkuri rendah seperti udang, salmon, sarden. Hindari ikan makarel, pedang, hiu, todak dan tuna. Beberapa gangguan yang bisa dialami bayi akibat merkuri antara lain gangguan perkembangan otak dan sistem saraf bayi, gangguan penglihatan hingga kognitif anak.

Telur Mentah

Buat penyuka telur setengah matang, lagi-lagi harus rela nggak mengonsumsinya dulu saat hamil. Termasuk nggak makan kue cubit setengah matang, mencicipi adonan kue mentah, mayonaise dan es krim rumahan yang mengandung telur mentah. Pastikan telur digoreng atau direbus matang sempurna sebelum dikonsumsi, supaya terhindar dari bakteri salmonela yang bisa berbahaya bagi ibu hamil dan calon bayi.

Sayuran Mentah

Meski menyegarkan dan kaya serat, salad atau sayuran mentah yang dikonsumsi saat hamil belum tentu bebas bakteri. Dicuci pun nggak menjamin bersih total. Beberapa sayuran mentah yang mungkin tercemar salmonela antara lain tauge mentah, daun semanggi, lobak. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, FDA, menganjurkan untuk merebusnya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Buah-buahan yang Disemprot Pestisida

Sekecil apapun kandungan pestisida di dalam makanan – yang mungkin kita pikir masih aman – ternyata nggak aman sama sekali. Setidaknya, itulah yang dikatakan para peneliti di JAMA International Medicine.

Menurut mereka, efek racun pada campuran pestisida yang rendah sekalipun bisa mengakibatkan gangguan reproduksi pada pria dan wanita, serta gangguan perilaku, cacat lahir lainnya seperti gangguan spektrum autism pada janin.

Buah-buahan yang seringkali mengandung pestisida berbahaya seperti captan, dieldrin, endosulfan dan kimia lainya antara lain, stroberi, anggur, peach, apel, mentimun. Berhubung kandungannya baik, bumil tetap disarankan makan buah-buahan tersebut, tapi, gantilah dengan yang organik. Jangan lupa, cuci bersih di air mengalir dan kupaslah sebelum dimakan.

Kafein

Waktu hamil anak pertama hingga 3 bulan menyusui, bisa dbilang saya cukup bersih dari kafein karena nggak ngopi sama sekali, ngeteh bisa dihitung jari. Begitu hamil anak kedua, saya K.O.; lewat trimester pertama saya nggak tahan pengen ngopi! Bahaya nggak sih? Dari Healthline, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan batasan asupan kafein hingga kurang dari 200 miligram (mg) per hari, setara dengan 1-2 cangkir kopi per hari. Jadi, waktu itu saya masih dalam batas wajar banget, karena selain nggak ngopi tiap hari, begitu ngopi, minta decaf.

Perlu diketahui, kafein diserap dengan sangat cepat dan mudah masuk ke dalam plasenta. Asupan kafein yang tinggi selama kehamilan terbukti menghambat pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko bayi berat lahir rendah. Ini sering dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian bayi dan risiko penyakit kronis yang lebih tinggi di dewasa. Jadi, walaupun sulit, tetap batasi konsumsi kafein harianmu, ya mommies!

Alkohol

Yang satu ini, ngga pake batas lagi. Alkohol mutlak nggak diperkenankan memasuki tubuh ibu hamil, dalam jumlah berapapun. Bahkan jika baru merencanakan kehamilanpun, konsumsi alkohol sudah harus dihentikan, karena sewaktu-waktu Anda bisa hamil! Menurut US Centers for Disease Control and Prevention (CDC), minum alkohol dalam tiga bulan pertama kehamilan dapat menyebabkan fitur wajah bayi abnormal, masalah pertumbuhan dan sistem saraf pusat seperti berat lahir rendah hingga masalah perilaku. Kalau Anda terlanjur minum alkohol sebelum tahu diri Anda hamil, segeralah berhenti.

Itulah beberapa makanan berbahaya bagi ibu hamil. Pernah nggak, mommies tergoda makanan-makanan ini? Cerita, yuk!

Baca juga:

10 Pertanyaan Seputar Epidural dan Jawabannya

Tahapan Perkembangan Janin 0-40 Minggu

Share Article

author

Sisca Christina

Ibu dua anak yang berprofesi sebagai digital nomad, yang juga suka menulis. Punya prinsip: antara mengasuh anak, bekerja dan melakukan hobi, harus seimbang.


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan