Cara Monetisasi YouTube untuk Penghasilan Tambahan

Gadget & Digital

annisast・27 Oct 2020

detail-thumb

Selama pandemi ini, saya bolak-balik ke YouTube bukan untuk melihat YouTube stars. Tapi untuk melihat berbagai tutorial dari sesama ibu! Gimana cara dapat penghasilan tambahan atau cara monetisasi YouTube?

Ya kalau YouTube stars atau biasa kita sebut sebagai YouTubers kan videonya sudah lebih profesional ya. Lighting lengkap, editing yang sudah pakai video editor profesional, sampai mungkin berbagai peralatan yang mumpuni.

Padahal, di YouTube itu banyak lho ibu-ibu seperti kita gini (kita yang mana? hahahaha). Yang videonya masih pakai ponsel, syuting siang-siang agar tak perlu lighting, dan topik-topik yang “membumi”. Seperti dekor rumah kecil (bukan rumah sebesar istana ahahahaha) sampai review peralatan dapur, dari magiccom sampai oven!

Nah, mungkin mommies tertarik dengan cara dapat uang dari YouTube? Modal niat saja sudah bisa kok!

Cara monetisasi YouTube sebenarnya cukup simpel. Yang susah eksekusinya ahahahaha. Pertama, mommies harus mengajukan diri ke YouTube Partner Program. Syaratnya:

  • Pastikan channel mengikuti standar peraturan dan syarat ketentuan dari YouTube. YouTube akan memeriksa channel satu per satu untuk memastikan semua sesuai syarat dan ketentuan.
  • Pastikan sudah pakai 2-step verification untuk akun Google yang dipakai untuk masuk ke YouTube. Hal ini demi keamanan akun dan tidak mudah diretas.
  • Memiliki 1.000 subscribers dan 4.000 jam ditonton (watch hours). Subscribers bisa dibeli, itu sebabnya ada syarat 4.000 jam ditonton. Jadi jika mommies sudah punya 100 video berdurasi 5 menit, setiap video harus ditonton minimal 480 kali untuk bisa mencapai 4.000 jam (240ribu menit).
  • Setelah memenuhi semua itu, channel mommies akan melalui proses review. Jika diterima, selamat! Jika tidak, mommies bisa mengajukan diri lagi setelah 30 hari.

    Yang tersulit tentu memiliki jumlah subscribers dam 4.000 jam ditonton. Nah, tapi bukannya tidak mungkin lho.

    Pertama, buat konten yang bermanfaat dan banyak dicari. Refleksi diri, paling banyak cari apa sih di YouTube? Lalu buat versi kita sendiri. Jangan khawatir, semua orang akan punya pasar masing-masing kok.

    Yang kedua, konsisten dan rajin upload! Video singkat 5 menit tapi ada 6 video dan semua ditonton sampai selesai akan lebih cepat mendapat jam ditonton dibanding video panjang 30 menit karena biasanya orang cepat bosan terutama menonton YouTubers yang belum terlalu terkenal.

    Ketiga, jangan ragu menyebarkan video kita ke semua media sosial yang kita miliki. Semakin banyak yang menonton, semakin besar pula kemungkinan kita lebih cepat diterima sebagai YouTube Partner.

    Demikian cara monetisasi YouTube, dari pengalaman saya, caranya mudah, konsistennya yang sulit ahahaha. Selamat mencoba, moms!

    Baca juga:

    Belajar Berdagang Sekaligus Keuangan

    3 Masalah Keuangan di Masa Pandemi, Apa Solusinya?

    10 Pilihan Bisnis yang Bisa Dilakukan dari Rumah