Now Reading
8 Tanda-tanda Bayi Stress

8 Tanda-tanda Bayi Stress

Mommies Daily

Siapa bilang hanya ibu yang bisa stres, bayi juga bisa merasa stres. Ini tanda-tanda bayi stress.

Bicara stres pada bayi yang sudah lahir umumnya ada beberapa penyebab kenapa bayi mengalami stess, entah itu karena faktor lingkungan dan sekitar maupun kebutuhan dasar yang tak terpenuhi.

Beberapa faktor lingkungan dan sekitar penyebab bayi stress, di antaranya: perubahan cuaca yang terlalu drastis dari dingin ke panas, suasana rumah yang terlalu ramai, pergantian pengasuh dalam waktu singkat, dan juga rasa stres yang dialami orangtuanya. Ternyata saat Mommies menunjukkan wajah tegang, misalnya akibat bertengkar dengan pasangan, bayi akan mengetahui, dan akan merasakan stres juga.

Selain itu, kebutuhan dasar yang tak kunjung dipenuhi seperti tidak segera diberi susu saat bayi memintanya juga bisa mengakibatkan bayi stress. Satu hal lagi yang bisa membuat bayi stress adalah rasa sakit dan rasa tak nyaman. Sementara, bayi hanya bisa mengungkapkan rasa sakit dan tak nyamannya dengan cara menangis. Bila kita tak peka dengan alasan bayi menangis, bisa-bisa ia menjadi stresa karena rasa sakitnya tak ditangani dengan baik.

Ternyata, kehidupan bayi tak seindah nangis dan tidur, ya, Moms. Bayangkan bayi mungil yang mengalami stress, ia hanya bisa mengeluhkan apa yang ia rasakan dengan cara menangis. Untuk itu perlu diketahui tanda-tanda bayi stress, agar kita bisa menanganinya dengan baik dan tidak berlarut-larut.

Baca juga: Tahapan Tumbuh Kembang Bayi Usia 0 – 12 Bulan

Berikut beberapa tanda bayi stress:

1. Bayi melakukan gerakan yang tak wajar
Seperti kakinya menendang-nendang ke segala arah dengan keras, atau bayi melengkungkan punggungnya sambil menangis.

2. Rewel dan menangis lebih sering
Ini adalah tanda yang mudah dikenali. Namun, bukan berarti bayi yang menangis selalu mengalami stress. Bila tangisan bayi semakin keras dan sulit ditenangkan, baru Mommies bisa mengira bahwa ia mengalami stress. Segera tenangkan bayi yang mengalami kondisi ini dengan menggendongnya dan menepuk-nepuk punggungnya dengan lembut.

3. Gelisah saat tidur
Saat bayi tidur adalah saat paling tenang, setuju tida? Namun, tidak demikian dengan bayi yang stress. Ia akan mengalami tidur yang gelisah dan sebentar-sebentar terbangun.

4. Tidak mau lepas
Bayi yang mengalami stress biasanya tidak mau ditinggal dan cenderung lengket dengan ibunya. Ia pun hanya mau digendong ibunya. Bila ibunya tak telihat, ia akan menangis dan rewel.

5. Perubahan pola tidur
Saat bayi mengalami stress itu bisa mengubah pola tidurnya. Bayi mungkin terbangun lebih lama dari biasanya.

6. Tidak ada kontak mata
Jika biasanya bayi senang menatap mat akita, kini tidak terjadi, sebaliknya bayi menghindar. Nah, ada kemungkinan bayi mengalami stress.

7. Perubahan pola makan
Stress juga bisa menyebabkan pola makan pada bayi berubah. Ada yang jadi lahap hingga terlalu banyak, ada juga yang malah tidak nafsu makan atau menyusu.

Baca juga: Mengenal Kolik pada Bayi baru Lahir

8. Tidak ceria
Biasanya jika diajak main, senang luar biasa, namun tiba-tiba si bayi terlihat ‘dingin’ dan ini berlangsung cukup lama, bisa jadi bayi sedang stress.

Baca juga:

7 Tes Kesehatan Wajib pada Bayi Baru Lahir

Tanda-tanda Akan Melahirkan Prematur

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top