10 Alasan yang Membuat Saya Kagum pada Guru

Setelah menjalani belajar dari rumah nyaris tiga bulan, melihat dan menemani anak belajar, kok saya semacam ingin virtual hugs para guru ya, hahaha.

Barusan saya rada kesal dengan wali kelas anak saya ….. ya gimana nggak kesal, kan katanya minggu ini kegiatan belajar mengajar sudah kelar ya, lah tiba-tiba di WAG muncul kisi-kisi materi ulangan. Begitu ditanya kapan ulangannya, jawabnya “Besok pagi…” laaaah gimana coba, kan libur ya, kenapa ndadak ada ulangan. Sampai detik ini saya tulis artikel, belum ada kelanjutan lagi mengenai rencana ulangan besok.

Tapi yang mau saya bahaaaas di sini adalah, sekesal-kesalnya saya pada guru, ternyata setelah melihat dan menemani walau sebentar, anak-anak sekolah di rumah, sungguhlah saya takjub dengan guru-guru ini. Takjub akuuuu tuuuh …..

10 Alasan Guru Itu Hebat - Mommies Daily

Takjub karena ….

1. Guru bisa mengajar 20 anak murid dalam satu waktu bersamaan, ketika saya hanya mengajar satu murid alias anak saya sendiri saja, saya udah mau berubah jadi monster. Kebayang nggak sih, 20 anak dengan usia sama, perilaku yang berbeda-beda, dikumpulkan di dalam satu ruangan, kemudian harus mengajar mereka semua?? WOW.

2. Guru bisa sabaaaar ngadepin tingkah laku anak yang pasti ada aja ajaibnya dan sering banyak alasan. Saya dengan satu anak dalam tiga jam aja bisa dengar 20 alasan untuk menunda mengerjakan tugas.

3. Guru bisa membuat anak-anak tetap fokus belajar berjam-jam. Bagaimana caranya????? Teman saya, ngajarin dua anak, setiap 15 menit ada aja yang membuat mereka hilang konsentrasi.

Baca juga:

Rentang Konsentrasi Anak Berdasarkan Usia

4. Guru bisa sabaaaar menghadapi ocehan para orang tua … ahahahaha. Saya dengar eyangnya anak-anak mengkritik cara saya ngajarin anak aja udah kesal, ini gimana si guru yang harus menghadapi ganasnya para orang tua denga berbagai tingkat keganasan. Sungguh ku ingin puk-puk virtual.

5. Memori guru terhadap anak muridnya itu luar biasa. Belasan hingga puluhan tahun berlalu, mereka masih bisa ingat lhoo! Hmmm ini berlaku dengan guru-guru sekolah saya sih. Bahkan sampai temenan di Facebook dan para guru itu masih ingat saya, senang banget.

6. Mereka bisa memahami soal-soal di mata pelajaran yang masyallaaaah sulitnya itu, huhuhu. Saya saking nyerahnya sama pelajaran anak kelas 4 SD ke atas (iya memang saya lemah, ahahaha), saya serahkan ke guru les. Nggak paham lagi dengan soal-soal yang bikin kepala mumet, ketika hidup aja sekarang cukup mumet :D.

7. Mereka bisa mengajar berjam-jam dan setiaaap hari! Ya memang itu kerjaannya hehehhe, iya sih, but still, I can’t imagine kalau saya yang harus melakukan hal itu.

8. Tetap bisa tersenyum manis ketika mendengarkan curhat orang tua di waktu pembagian raport :D, padahal banyak orang tua lain yang sudah antre menunggu.

9. Mereka adalah pembelajar seumur hidup … iya nggak sih? Menjadi orang yang membagikan ilmu ke anak-anak dibarengi dengan perubahan-perubahan yang terjadi di dunia, mau nggak mau menuntut mereka untuk terus belajar, belajar dan belajar.

10. Mereka melakukan semua itu dengan penghasilan yang tak selalu cukup.

Baca juga:

Begini Rasanya Terjebak di Rumah Bersama Orang tua  (Ditulis Oleh Anak Usia 12 Tahun)

Kenali Kelemahan Lewat 7 Gaya Belajar Anak


Post Comment