Saat Mama Menjadi Tua, Tolong Ingat Beberapa Hal Ini Nak …

Parenting & Kids

fiaindriokusumo・21 Oct 2019

detail-thumb

Pesan untuk anak-anak ketika kelak mama semakin bertambah tua

Saat Mama Menua - Mommies Daily

Hai nak, tahun ini usia mama sudah memasuki kepala 4 (huhuhuhu), seperti kalian tahu, yang namanya manusia itu pastinya bertambah tua, nggak ada yang secara usia bertambah muda (kecuali penampilan – berterima kasihlah dengan teknologi kecantikan masa kini :p), itu artinya mama juga semakin lama akan bertambah tua.

Dan saat usia mama bertambah tua, maka mama berharap kalian bisa mengerti perubahan-perubahan yang akan terjadi pada diri mama. Mengingat bahwa defense mechanism manula itu sudah menurun, maka bisa jadi perubahan yang terjadi belum tentu menyenangkan untuk kita hadapi bersama.

Sebelum masa itu datang, mama ingin menulis sedikit pesan untuk kalian, dan ketika saatnya tiba, mama harap kalian mengingat dengan baik apa yang tertulis di sini ….

Baca juga:

Ini yang Harus Disiapkan Anak Saat Orangtua Semakin Menua

Ketika mama mungkin sudah sulit mengimbangi langkah kaki kalian, tolong mengerti bahwa sendi-sendi yang semakin tua ini tak bisa lagi segesit dulu dalam bergerak. Bantu mama dengan tangan kalian.

Sama seperti mama dulu juga senang menemani kalian belajar merangkak, duduk hingga cara berjalan yang benar dan memastikan kalian tidak terluka saat menjalani semua proses tersebut.

Jangan kesal atau marah kalau mama akan berulang-ulang menanyakan atau mengatakan hal yang sama pada kalian dalam jangka waktu berdekatan. Jangan marah kalau mama mudah lupa dengan apa yang sudah kalian katakan atau jelaskan. Tolong bersabar ya.

Sama seperti mama dulu bersabar menghadapi pertanyaan-pertanyaan kalian yang nggak ada berhentinya. Sama seperti mama dulu berusaha sabar mengingatkan kalian ketika kalian selalu lupa apa yang sudah mama pesankan atau ingatkan.

Jangan lelah mengajarkan dan menginformasikan ke mama jika ada sesuatu yang baru di dunia ini. Tentang teknologi, tentang handphone yang semakin canggih, tentang social media dan hal-hal seru lainnya.

Dan jika mama rada lemot catch up dengan penjelasan kalian, jangan mengeluarkan kata-kata yang nggak enak atau tatapan penuh penghakiman ya nak! Karena tetap terkoneksi dengan apa yang terjadi saat ini membuat mama merasa bahwa mama nggak bodoh-bodoh amat. Dan mama butuh bantuan kalian untuk hal itu.

Sama seperti mama nggak lelah mengajarkan kalian banyak hal di saat kalian kecil dulu. Karena mama ingin anak-anak mama mendapatkan banyak informasi yang berguna bagi hidup mereka kelak.

Saat mama mungkin memiliki emosi yang tidak stabil, kadang ngambek, kadang marah, kadang sedih, pahami bahwa mungkin mama sendiri lagi tidak nyaman dengan kondisi mama saat itu. Peluk mama dan katakan bahwa kalian menyayangi mama.

Sama seperti dulu ketika mama menghadapi kalian di saat kalian tantrum, di saat kalian beranjak remaja dengan emosi yang naik turun.

Baca juga:

Pilihan Produk Dana Pensiun Untuk Karyawan Swasta

Saat Mama Menua - Mommies Daily

Saat mama enggan menikmati makanan yang kalian berikan atau sediakan, jangan membentak dan memaksa mama untuk menelannya. Katakan saja dengan baik-baik bahwa itu semua perlu mama makan demi kesehatan tubuh mama.

Sama seperti mama dulu membujuk kalian ketika kalian sedang mengalami Gerakan Tutup Mulut atau memasuki fase picky eater.

Ketika hari-hari itu datang, ketika masanya tiba, di saat mamalah yang membutuhkan bantuan kalian. Maka mama hanya meminta, luangkan waktu kalian untuk mama ya nak, berikan tangan kalian untuk memeluk mama, jangan malu untuk mengatakan kalian menyayangi dan mencintai mama, mampir sebentar ke kamar mama untuk bercerita tentang hari-hari kalian, gunakan telepon kalian untuk menanyakan kabar mama.

Dan mama akan sangat berterima kasih untuk itu semua. Untuk kepedulian, untuk rasa sayang, untuk cinta yang kalian berikan di masa tua mama. Sehingga saat waktunya tiba, mama

pergi selamanya, mama bisa menutup mata dengan rasa bahagia.

I love you kiddos …

Baca juga:

Bicara Waris Sebelum Meninggal, Perlu atau Tabu?