Yulias Rachmatika, “Kuncinya manajemen waktu, segala tantangan lebih mudah diatasi.”

Yulias Rachmatika, sebagai Marketing Manager NIVEA Personal Care punya prinsip, harus disiplin dalam manajemen waktu. Karena hal ini juga yang memudahkan segala kegiatannya di bidang karier, dan perannya sebagai ayah.

Waktu yang tersedia 24 jam, rasa-rasanya kurang, ya, mommies. Dibandingkan dengan mengularnya aktivitas harian kita sebagai orangtua, ditambah jika salah satu atau keduanya bekerja. Seperti yang dialami Yulias Rachmatika (42), Marketing Manager NIVEA Personal Care.

Ayah dari Keysha (6) ini, mengaku untuk mengakali berbagi peran dengan adil, antara urusan kantor dan keluarga, kuncinya adalah mengatur waktu dengan baik. Untuk dirinya, jangan sampai ada urusan rumah dan karier yang ditunda-tunda, karena dampaknya juga akan domino.

Di sela-sela kesibukannya, Mas Yulias masih menyempatkan me-recharge energinya, ia memilih meningkatkan relasi dia dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Yuk, simak obrolan kami lebih lengkap dengan jebolan S1 ITB Fakultas Teknik, Jurusan Aeronautics dan S2 PPM school of Management, Jurusan Marketing ini. Siapa tahu menjadi inspirasi bagi para ayah.

Menurut Mas Yulias, tantangan menjadi ayah yang produktif bekerja di zaman sekarang apa saja? Dan bagaimana menanganinya?

Yulias Rachmatika - Mommies Daily

Menurut saya, tantangan yang menjadi ayah produktif bekerja saat ini adalah waktu, karena segala aktivitas kita akan berdampak terhadap waktu. Apakah kita akan lebih berat pada produktivitas bekerja, ketimbang peran kita sebagai ayah adalah tergantung dari seberapa besar pada waktu yang kita alokasikan. Jadi kuncinya, jika kita bisa menangani waktu dengan baik, maka segala tantangan dari hal yang lain akan lebih mudah kita atasi. Yang saya lakukan saat ini adalah saya berupaya keras agar saya selalu punya waktu seimbang untuk semua aktivitas yang saya lakukan baik sebagai ayah maupun bekerja di kantor.

Punya strategi khusus mengatur soal karier dan keluarga?

Kita hanya akan bisa mengatur karier dan keluarga dengan baik jika kita bisa meluangkan waktu buat keduanya dengan baik. Nah, supaya bisa meluangkan waktu dengan baik, maka kita harus bisa mulai seawal mungkin mengerjakan sesuatu, kalau kata orang-orang, ‘dicicil’. Contohnya, tahun ini anak saya akan melanjutkan jenjang pendidikan ke SD. Proses buat mencari sekolah anak sudah saya mulai jauh lebih awal dari kebanyakan orangtua sehingga tidak berbenturan dengan kerjaan saya di kantor, apalagi yang urgent & important. Hasilnya adalah, saya dan istri cukup puas dengan proses kami yang punya cukup waktu buat mempertimbangkan semua aspek sehingga kami yakin hasilnya optimal, dan sementara orang-orang sibuk terburu-buru, mencari sekolah, sementara kami sudah selesai.

Rahasia bekerja dengan efisien ala Mas Yulias?

Saya biasa memikirkan beberapa success scenario, saat saya mengerjakan suatu proyek. Hal ini memudahkan saya memonitor proyek yang sedang berjalan,  ke arah mana dalam skenario yang saya susun, apakah A, B, atau C. dari situ saya sudah punya alternatif solusi untuk mengarahkan proyek tersebut mencapai tujuan. Nah, strategi ini, juga memudahkan saya menangani beberapa proyeks, karena saya sudah tahu dari awal dimana critical success factor yang mungkin akan terjadi dan menyiapkan solusi alternatof dari awal. Itulah bekerja efisien menurut versi saya.

Bagaimana Mas Yulias menjaga kesehatan, di antara padatnya jadwal bekerja?

Aktivitas fisik saya tidak banyak, jadi olahraga ringan dan latihan pernapasan secara rutin sudah cukup. Aktivitas saya yang cukup berat dan kemudian berpengaruh juga ke fisik adalah aktivitas pikiran/jiwa dari beban kerja kita. Nah, untuk ini saya biasa melakukan ‘olahraga jiwa’ dengan menambah ibadah di waktu-waktu shalat setiap harinya. Hal ini yang jarang dilakukan orang dan jarang disadari manfaatnya padahal aktivitas ini membuat kita Sanai sejenak dan re-charged untuk menghadapi masalah berikutnya. Dampaknya besar, lho, karena sesudahnya kita jadi segar dan bekerja lebih cepat dan efisien.

Ada buku atau semacamnya yang rutin kamu baca untuk menambah ilmu, berkaitan dengan karier atau ilmu parenting?

Yulias Rachmatika - Mommies Daily

Majalah tentang Marketing yang rutin saya baca. Saya juga membaca buku-buku tema lain, ketika akhir pekan yang bisa menambah ilmu saya. Kalau ilmu parenting saya belajar dengan rutin, dengan ikut seminar parenting di sekolah anak atau yang disarankan dari guru disekolah anak. Ini saya lakukan supaya bisa memiliki pemahaman yang sama dengan sekolah dalam mendidik anak.

Rahasia untuk fokus bekerja?

Menurut saya, jika kita bekerja, dengan manajemen waktu yang baik. Patuh dengan deadline, maka kita pasti lebih fokus dalam bekerja. Misalnya, jika kita sudah komitmen setiap harinya bahwa kita harus pulang sesudah maghrib, maka kita pasti akan mengatur alur kerja kita, agar efisien dan kita bisa pulang tepat waktu. Itu yang saya lakukan setiap harinya

Apa me time andalan Mas Yulias?

Yulias Rachmatika - Mommies Daily

Saat jam istirahat di kantor, saya biasa meluangkan waktu untuk diam sendirian selama beberapa menit. Selain itu, saat saya sedang makan malam di rumah, makan sendirian, itulah me time saya. Mungkin aneh buat orang lain, tapi itulah momen, ketika saya bisa merasakan diri saya sendiri sebagai individu.

Dukungan keluarga seperti apa, yang paling kamu rasakan berdampak nyata?

Saya sangat bahagia jika saya harus keluar rumah di akhir pecan untuk bekerja atau harus business trip keluar negeri, mereka selalu tersenyum ikhlas. Itu artinya mereka bisa memahami pekerjaan saya. Hal ini membuat saya bisa bekerja lebih efisien lagi, sehingga saya bisa cepat selesai dan membayar waktu yang hilang dari mereka.

3 hal yang dilakukan jika merasa bosan/stuck dengan pekerjaan?

  1. Dalam semua project yang saya kerjakan, saya selalu menambahkan aspek/elemen yang menarik di awal proyek, sehingga membuat tim saya tidak bosan dengan proyek tersebut. Malahan membuat mereka bersemangat hingga akhir proyek. Misalnya, saya adakan proyek team bonding
  2. Ingat tujuan bekerja, adalah untuk keluarga, karena merekalah motivasi utama saya untuk bekerja.
  3. Olahraga jiwa, seperti yang saya sebutkan di atas.

 Thank you for sharing Mas Yulias :)


Post Comment