6 Hal Kontroversial Tentang Anak yang Wajib Dibahas Bersama Suami

Sebagai orang yang penuh perencanaan, saya tidak merencanakan hal yang baik-baik saja. Saya dan suami juga membahas 6 hal kontroversial yang mungkin terjadi pada anak kami.

Hal-hal ini bisa dibahas sebelum menikah lho! Akan menunjukkan calon suami itu orangnya seperti apa. Kata orang, sifat asli akan timbul ketika ada masalah kan.

anak-kontroversial

Mommies pasti otomatis ketok meja ya baca ini, duh amit-amit, gitu kan. Ya sama, tapi bagi saya, lebih baik saya dan suami satu suara dulu tentang hal-hal ini daripada jantungan mendadak kemudian.

Jangan sampai terjadi, betul. Tapi jika memang sampai terjadi, setidaknya kami berdua solid, satu suara, dan sepakat atas langkah yang akan diambil selanjutnya. Bagaimana pun, hal buruk atau kontroversial yang terjadi pada anak, sedikit banyak pasti ada campur tangan kita sebagai orangtuanya.

Yang didiskusikan itu beberapa macam, reaksi, langkah selanjutnya, dan kemungkinan risikonya. Apakah kami akan memarahi dia? Apakah akan melaporkannya ke polisi? Apakah kami akan memilih tetap punya anak atau mengusirnya dari rumah?

Apa saja? *tarik napas*

1. Tato

Boleh tidak anak ditato? Agama Islam memang tidak memperbolehkan tato ya, tapi teman-teman saya yang beragama non Islam juga banyak yang orangtuanya shock saat tahu anaknya bertato. Ya karena imagenya tato = anak nakal atau tato = berandalan.

2. Narkoba

Bagaimana jika anak ketahuan memakai narkoba? Bagaimana jika kita tahu lebih dulu dari polisi? Direhabilitasi atau laporkan polisi?

3. Kriminal

Bagaimana jika anak terlibat kriminalitas? Apakah akan menjenguknya di penjara? Apakah justru akan melepasnya sebagai anak?

Saya pernah dengar cerita dari seorang narasumber yang pekerjaannya “keras” dan lekat dengan dunia hitam. Ia mewanti-wanti keluarga kalau sampai ia masuk penjara, anggap saja ia mati. Karena masuk penjara itu merepotkan dan melelahkan lahir batin bagi keluarga yang ditinggal.
Hiks. Menulis ini saja saya sedih.

4. Terlibat kasus pornografi

Tahukah mommies, ketika kita (atau anak kita) mem-forward foto atau video porno maka kita berisiko terkena UU ITE? HANYA FORWARD LHO! Bukan membuat atau pertama kali menyebarkan. Orang yang hanya forward berisiko kena UU ITE dengan pasal penyebaran pornografi.

Apa yang akan dilakukan jika anak terlibat kasus pornografi?

5. Hamil di luar nikah

Penampilan bisa menipu, kita pasti punya kan satu teman yang tampak sangat alim dan anak baik-baik eh lho kok hamil duluan? Kaget.

Jangan kaget karena ini sangat bisa terjadi pada siapa saja. Apa yang akan dilakukan jika anak hamil atau menghamili sebelum menikah? Apa yang akan dilakukan pada si jabang bayi? Siapa yang akan mengurus? Apakah anak akan dinikahkan atau tidak?

6. Pindah agama

Well, mengajarkan agama pada anak sejak kecil tidak menjamin ia akan menghindari agama lain. Bisa saja malah ia belajar agama lain dan merasa lebih cocok pada agama itu. Apa yang akan dilakukan orangtua?

*

Semua berisiko sama, semua berisiko anak akan kabur dari rumah jadi pilihan kita akan jadi penentu hidupnya dan hidup kita sendiri. Sebagai orangtua, jika dihadapkan pada masalah itu akankah kita murka? Atau justru memeluk anak dan introspeksi diri? Your choice.


Post Comment