Sudahkah Kita Mendukung Mimpi Besar Si Kecil?

“The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams” -Eleanor Roosevelt

sudahkah kita mendukung mimpi besar si kecil -mommiesdaily

Tidak hanya sekali dua kali saja, Bumi mengutarakan mimpi-mimpi besarnya. Mimpi besar yang saya pikir kadang absurd dan terlalu muluk atau terlalu ‘besar’ untuk usianya yang ‘baru’ 7 tahun. Bumi pernah mengatakan bahwa dirinya ingin menjadi penemu besar. Ia ingin menciptakan kapal laut tempur yang bisa mengubah perahu menjadi robot sehingga bisa berperang melawan musuh. “Aku mau melawan orang-orang yang jahat, Bu!”

Kalau ditelaah, kayaknya sih, keinginannnya ini lahir lantaran Bumi sering membaca buku WHY dan sempat menonton film Pacific Rim. Sebelumnya lagi, ia ingin sempat menjadi polisi, ataupun petugas pemadam kebakaran.

Namun, setelah membaca quotes dari Eleanor Roosevelt, saya mencoba menanggapi serius setiap kali Bumi bercerita tentang cita-citanya. Karena nggak ada yang nggak mungkin kan, apalagi kalau bicara sekian belas tahun ke depan. Saya lebih senang Bumi memiliki cita-cita yang tinggi daripada dia tidak punya cita-cita. Dan, salah satu tugas saya sebagai orangtua, mendorongnya untuk selalu memiliki sebuah mimpi atau cita-cita yang besar. Harapannya, punya mimpi besar dapat melatih daya juangnya dan membuat Bumi punya motivasi untuk meraih apa yang ia impikan.

Sudahkah Kita Mendukung Mimpi Besar Si Kecil? - Mommies Daily

Bekaitan dengan mimpi besar anak, beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan mewakili Mommies Daily untuk menikmati konser Twilite Orchestra- Mimpi Anak Negeri yang digelar di Aula Simfonia, Kemayoran Jakarta. Konser yang dipimpin oleh komposer kenamaan Adie M.S. dan didukung oleh BNI Life ini sengaja digelar dalam rangka semangat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang jatuh pada 17 Agustus 2017 kemarin.

Berbicara mengenai mimpi besar, BNI Life Insurance memang memiliki visi dan misi perusahaan yang peduli terhadap pendidikan anak Indonesia. Seperti yang diungkapkan Head of Corporate Communication BNI Life, Lia Susetio bahwa keterlibatan BNI Life dalam penyelenggaraan Konser “Twilite Orchestra – Mimpi Anak Negeri” ini karena  BNI Life percaya setiap anak berhak untuk memilih mimpi dan cita-cita untuk bekal masa depannya.

Dengan adanya Konser “Twilite Orchestra – Mimpi Anak Negeri” diharapkan bisa menginspirasi para orangtua untuk mendukung dan mengembangkan potensi anak-anaknya, baik lewat pendidikan formal dan informal.

Seperti yang diungkapkan Adie M.S.bahwa anak-anak memang tidak cukup belajar dari pendidikan formal untuk meraih mimpi besarnya. Namun, anak-anak juga perlu diberikan ruang dan media yang lebih luas lagi sehingga bisa banyak belajar dan mengeksplorasi dirinya.

Contohnya, dengan menonton konser Mimpi Anak Negeri ini dapat mengenalkan seni musik khususnya orkestra sejak dini. “Pengenalan musik orkestra yang memiliki beragam alat musik dan perbedaan nada yang diciptakan, dan dalam waktu bersamaan ketika alat musik tersebut dapat bersatu membentuk harmonisasi musik yang indah. Dari sini anak belajar tentang perbedaan dan keindahan dalam waktu yang sama,” ungkapnya.

Sudahkah Kita Mendukung Mimpi Besar Si Kecil? - Mommies Daily

Tidak mengherankan, jika di tengah-tengah konsernya, Adie M.S memberikan kesempatan buat anak-anak yang ingin mencoba berbagai alat music orkestra. Bahkan, ada beberapa anak yang mencoba menggantikan posisi Adie M.S sebagai konduktor. Melihat betapa besar antusiasme anak-anak yang mencoba, saya ikut bahagia dan terharu. Jadi menyesal saat itu tidak mengajak Bumi untuk ikut menyaksikan Konser Mimpi Anak Negeri.

Sepanjang menyaksikan konser, saya seperti terbius melihat Twilite Orchestra yang menampilkan beberapa lagu kebangsaan Indonesia, baik  lagu-lagu daerah maupun lagu-lagu nasional. Penampilan Twilite Orchestra juga diperkuat oleh 100 orang anggota paduan suara seperti Paduan Suara Twilite Chorus, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Mercu Buana, dan banyak musisi yang ikut terlibat  dalam konser ini. Salah satunya adalah  Agus Wisman yang sempat menyanyikan lagu  Indonesia Pusaka.

“Indonesia tanah air beta..pusaka abadi nan jaya. Indonesia sejak dulu kala, tetap di puja-puja bangsa”. Entah mengapa, mendengar syair lagu ‘Indonesia Pusaka’ ciptaan Ismail Marzuki ini membuat hati saya berdesir. Yang pasti, sebagai orangtua saya berharap konser sejenis konser Mimpi Anak Negeri bisa lebih sering diadakan.

Kalau diadakan lagi, yuk kita nonton Mom.


Post Comment