10 Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan yang Harus Mommies Tahu

Bosan menyantap jeruk, semangka atau buah lainnya? Yuk, biasakan mulai sekarang makan si buah kiwi. Banyak keajaiban untuk kesehatan yang kiwi punya.

Semenjak punya anak, buah adalah salah satu asupan serat yang nggak pernah absent hadir di dalam kulkas. So far, Jordy sukanya sama jeruk, semangka, dan pir. Buah lainnya, sudah sering dicoba tapi nggak segandrung jeruk dan semangka.

Malah saya, nih, yang sekarang suka lupa konsumsi buah. Kalau serat dari sayuran masih terjaga dengan baik. Dan pas banget, semacam diingatkan sama Zespri® baru-baru ini lewat campaign-nya, yang bertajuk #FeelAlive  yang bertujuan mengingatkan masyarakat untuk rajin mengonsumsi buah sebagai langkah awal menjaga kesehatan tubuh.

7 Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan yang Harus Mommies Tahu - Mommies DailyImage: www.i.ndtvimg.com

Hmmm, saya jadi punya pilihan buah lainnya, yaitu kiwi! Supaya nggak bosan, berkutat, di jeruk, semangka, mangga dan lain-lain :D. Tahukah mommies, ternyata  kalau mengonsumsi 200 gram buah kiwi sebelum makan besar, terbukti membantu mengelola kenaikan gula darah setelah makan. Artinya, meminimalisir terjadinya penurunan gula darah secara cepat. Inilah yang biasanya menyebabkan mommies merasa lesu dan ngantuk setelah makan.

Selain itu, kiwi juga punya beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh:

  1. Mengonsumsi dua buah kiwi per hari dapat meningkatkan kehadiran vitamin C di dalam tubuh secara optimal dan mengurangi bad mood, kelelahan, depresi, serta memperbaiki mood.
  2. Kandungan vitamin C yang tinggi (3 x lebih tinggi daripada jeruk) pada buah kiwi terbukti sangat efektif dalam menaikkan kadar vitamin C di dalam darah dan pada fungsi tubuh lainnya.
  3. Nilai gizi yang terkadung selain vitamin C dan serat, juga ada antioksidan, mineral, dan vitamin E.
  4. Membantu memperbaiki dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah terjangkit penyakit.
  5. Sumber gizi yang baik untuk ibu hamil (khusus jenis kiwi kuning), karena mengandung asam folat.
  6. Kiwi juga dijadikan sumber alternatif potassium. Kiwi kuning mengandung 315 mg per 100 g potassium.
  7. Membantu mempercepat penyerapan zar besi
  8. Kandungan serat pada kiwi hijau lebih tinggi 66% dari pepaya.
  9. Kiwi hijau mengandung enzim pencernaan alami Actinidin yang dapat membanti memecah protein. Sehingga protein akan lebih mudah dicerna.
  10. Kiwi hijau punya indeks glikemik rendah, jadi aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tidak akan menaikkan kadar gula darah.

Ada yang sudah rajin mengonsumsi kiwi? Saya lebih suka kiwi kuning. Kalau mommies?


Post Comment