Mau Sekolah di Australia? Sebaiknya Lakukan 3 Hal Ini

Mommies tertarik meneruskan studi ke Australia? Atau punya mimpi si kecil bisa sekolah di sana? Ini dia persiapan yang mesti mommies lakukan.

Yang namanya orangtua, pasti ingin anaknya sekolah di tempat terbaik. Ada yang mempercayakan anaknya menimba ilmu di dalam negeri, adapula yang punya mimpi pingin anaknya bisa sekolah ke luar negeri. Pilihan kedua diambil, karena nggak cuma bisa berkembang dari segi akademis aja, dari sisi kemandirian juga bisa terasah.

Mau Sekolah di Australia? Sebaiknya Lakukan 3 Hal Ini - Mommies Daily

Salah satu tujuan negara tempat studi yang favorit orang Indonesia adalah Australia. Sepanjang tahun 2015 tercatat lebih dari 19.300 siswa Indonesia belajar di Australia. Data ini dilansir oleh Kedutaan Besar Australia di Indonesia, yang saya dapat pada peluncuran AusStudent Study Package dari Commonwealth, di Jakarta pertengahan Januari lalu.

Sebelum mengirimkan anak kuliah ke luar Australia, atau ke negara manapun, sebaiknya lakukan 3 hal ini terlebih dahulu.

  1. Bicarakan dengan saksama, bidang studi apa yang mau diambil

Menurut saya yang paling krusial sebelum anak masuk kuliah (selain biaya tentunya) adalah, soal pemilihan minat bidang studi atau jurusan. “Karena bidang studi itu yang akan menentukan karier seseorang di masa depannya. Dan butuh komunikasi yang intens antara anak dan orangtua,” jelas Kevin Tan, selaku Co-Founder CMO SUN Education Group sebagai salah satu narasumber hari itu. Apa jadinya kalau anak kita tidak nyaman dengan jurusan atau fakultas yang dia tidak senang? Sudahlah jauh dari anak, keluar banyak biaya, tapi hanya memaksakan kehendak kita sebagai orangtua. Mengenali dan mengakomodasi minat dan bakat anak akan jauh lebih berfaedah untuk kita dan anak.

  1. Pemilihan universitas dan kota tempat tinggal

Ini udah pasti, erat banget kaitannya dengan biaya, persyaratan ini itu yang ditentukan oleh pihak universitas terkait. Pemilihan kota juga penting, karena anak akan menghabiskan hidup di sana, setidaknya 4-5 tahun untuk masa studinya. Hal yang manusiawi, kan, si anak harus nyaman di kota itu.

  1. Kepastian kemudahan transaksi keuangan

Hari gini bawa uang tunai sampai sekoper buat biaya kuliah dan hidup? Ya nggak, lah! Zaman udah canggih, mommies. Commonwealth lewat program AusStudent bisa memudahkan transaksi keuangan anak selama ia kuliah di sana. Contohnya, kalau kirim uang dalam bentuk dollar Australia, nggak dikenakan biaya apapun. Walau nggak real time, alias nggak sampai di hari yang sama, hanya butuh waktu sehari aja kok, anak udah bisa uang yang anda kirim. Caranya, sebelum berangkat anak akan dibuatkan rekening Commonwealth Bank of Australia terlebih dahulu sebelum berangkat. Nanti ketika sampai sana, bisa diambil lewat kartu ATM AusStudent. Menariknya, mommies tetap bisa mengontrol cash flow anak.

Di antara mommies ada yang anaknya sudah sekolah di Australia atau negara lainnya, boleh banget kasih pengalamannya, ya :)

Baca juga:

Dilema Ibu, Menyiapkan Dana Kuliah S2

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyiapkan Dana Pendidikan Anak


Post Comment