Kalau Hobi Pakai Contact Lens, Harus Tahu Aturan Ini!

Ditulis oleh: Dewi Warsito

Yang sehari-hari menggunakan contact lens, wajib baca artikel ini sampai habis!

Dulu saya paling takut, deh, pakai contact lens, walau sebenarnya dalam hati pengen banget gaya-gayaan dengan mata keren semacam hazel, dark grey, atau bahkan biru sekalian. Rasanya ngilu aja gitu, colokkin jari ke mata. Eh, tapi setelah sekali mencoba, ternyata baik-baik saja, lho. Nggak semengerikan yang saya kira.

5Kalau Hobi Pakai Contact lens, Harus Tahu Aturan Ini! - Mommies Daily

Walau sekarang sudah nggak takut lagi, dan punya alasan buat pakai contact lens macam-macam warna, karena mata mulai minus seiring usia (penting banget), saya masih tetap membatasi diri pakai contact lens. Bukan apa-apa. Buat saya yang rada pemalas ini, aturan memakai contact lens sepertinya sulit saya penuhi. Seorang teman bahkan nyaris rusak kornea matanya, hanya karena mengabaikan aturan penting dalam menggunakan lensa kontak. Dokternya saja sudah ‘menghukum’ dia untuk tidak lagi menggunakan contact lens sampai kapan pun. Tapi bukan berarti contact lens itu bahaya. Asal aturan di bawah ini diterapkan, dipakai setiap hari pun, nggak ada masalah.

Konsultasi Dokter Mata

Banyak, lho, mommies yang pakai lensa kontak tanpa konsultasi dokter mata terlebih dahulu. Padahal ini penting banget. Konsultasi dengan dokter akan membantu kita untuk tahu jenis lensa kontak mana yang sesuai dengan kondisi mata kita. Dokter mata akan mengecek apakah mata kita sensitif atau tidak. Menggunakan lensa kontak, berarti mata rentan infeksi mikroba, jamur, atau bakteri. Jadi mungkin saja ada kondisi-kondisi tertentu, yang hanya bisa dicek oleh ahlinya, apakah mata kita cocok pakai lensa kontak, atau tidak.

Kenali Jenis Contact lens

Secara umum, sebenarnya lensa kontak ada dua jenis, yaitu, soft dan hard contact lenses. Jenis soft lenses jelas lebih lembut dan lentur, sehingga tentu saja lebih nyaman digunakan. Hanya saja, memerlukan perawatan yang lebih, karena soft lenses terbuat dari bahan silicone hydrogel, bahan plastik lembut yang mampu menyerap banyak air, hingga jatuhnya lebih rapuh dibanding hard lenses. Nah, kalau hard lenses memiliki bentuk yang lebih kaku dan keras. Jenis lensa kontak yang tidak dijual bebas di pasaran ini, punya pori-pori yang memungkinkan oksigen mencapai kornea mata. Tentunya hal ini menjadi lebih baik, karena kornea nggak ditutup rapat dan mendapat cukup oksigen. Harganya pun lebih mahal. Ya…ada harga ada rupa, lah, ya…

Bersih, Bersih, dan Bersih

Banyak yang sudah tahu kalau saat memakai lensa kontak, tangan sudah harus bersih (dalam hal ini tentu cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir), tapi kemudian banyak juga yang lupa (atau malas) untuk mencuci tangan saat melepasnya di malam hari. Padahal saat memegang dengan tangan itulah, lensa kontak rentan terhadap mikroba, bakteri dan jamur. Jadi, pastikan saja tangan sudah bersih, ya, saat jari berinteraksi dengan lensa kontak.

Perhatikan Petunjuk Penggunaan

Ayo, ngaku, siapa yang kalau habis beli sesuatu, kemasan dan petunjuk penggunaannya langsung dibuang ke tong sampah? Jangan malas, dong, mommies. Sesepele apa pun barang yang mommies beli, sebaiknya, sih, baca petunjuk penggunaan. Walau barang itu sudah sering  mommies gunakan, terkadang ada hal-hal kecil yang terlewat, yang justru penting untuk diketahui. Misalnya ketika mommies membeli contact lens beda jenis dari biasanya walau berasal dari produsen yang sama. Sangat mungkin terjadi, instruksi perawatannya berbeda dengan contact lens yang biasa dibeli. Lebih baik berhati-hati di awal, kan, daripada menyesal kemudian?

Kapan Dilepas, Kapan Dipakai

Kalau teman saya divonis kornea matanya bermasalah sehingga nggak bisa pakai contact lens lagi seumur hidupnya, akibat perilaku malasnya, jangan diikuti, ya. Selalu patuhi aturan kapan contact lens harus dilepas. Supaya nggak iritasi, sebelum dandan, sebaiknya lensa kontak sudah harus terpasang. Pastikan juga lensa kotak harus sudah dilepas sebelum tidur dan sebelum berenang. Saya pernah menyaksikan berita di televisi, seorang perempuan yang buta akibat malas melepas contact lens semalam suntuk! Alias sampai dibawa tidur, asli, bahaya banget, kan?!

Oya, terakhir buat para perokok, pikirkan lagi baik-baik bila tetap ingin pakai lensa kontak. Para perokok biasanya lebih berisiko mengalami infeksi mata saat merokok sembari menggunakan contact lens. Buat saya, sih, mending nyerah nggak ngerokok lagi, daripada nyerah nggak pakai contact lens lagi :)

Baca juga:

5 Eye Cares That Will Make Your Eyes Prettier


Post Comment