Flashcard Hijaiyah Augmented Reality, Belajar Sambil Bermain Lewat Games

Main games memang tidak selamanya buruk karena ada pelajaran yang bisa dimanfaatkan untuk melatih kemampuan motorik si kecil. Salah satunya lewat game augmented reality yang baru saja diluncurkan Blascode Studio. Games seperti apa, ya?

Sebuah penelitian yang dilakukan psikolog perkembangan anak, Isabela Granadi dkk membuktikan kalau bermain video games punya sisi positif. Soalnya dengan bermain games dapat meningkatkan beberapa kemampuan kognitif seperti navigasi spasial, pemahaman, dan memori dan persepsi.

Walaupun begitu, bukan berarti anak dibiarkan terpapar dengan beragam games, lho, yah. Kalau saya, karena usia Bumi sudah cukup besar dan sudah bisa mengunggah games sendiri, tetap saja saya memberikan syarat. Kalau mau mengunggah games baru harus izin saya lebih dulu, dan ‘haram; hukumnya memilih games yang mengandung unsur kekerasan. Jangan sampai, deh, saya dan suami nggak pernah memberikan contoh untuk bersikap kasar, eh, anak saya malah mencontohnya lewat games.

Syukurnya, Bumi memang sama sekali belum terpapar dengan games yang akhirnya diblokir pemerintah. Kalau sudah sempat memainkannya, bisa bahaya banget kan. Yang jelas saya dan suami selalu berusaha mencari informasi, games apa saja yang direkomendasikan  baik dari IOS ataupun Android.

Seiring kemajuan teknologi, saat ini games memang sudah sangat beragam. Salah satu contohnya yang kemarin sangat hits adalah games augmented-reality, Pokemen Go. Nah, saat ini juga ada games augmented-reality yang baru saja diluncurkan Blascode Studio.

games

Menurut saya, sih, jenis games augmented-reality yang dikeluarkan startup yang fokus membuat game edukasi untuk anak-anak ini bukan sekadar permainan, tapi lebih banyak mengandung unsur edukasi yang dikeluarkan dalam bentuk mobile-apps, yaitu ‘Salat of the Prophet’ dan ‘Electro Shape’. Bisa dibilang, games ini merupakan perpaduan antara produk cetak berupa flashcards dan produk digital pelengkapnya berupa mobile app untuk mengakses konten augmented reality-nya.

Begitu mendapatkan informasi soal games ini saya, sih, sangat tertarik, ya. Paling nggak, anak saya jadi bisa belajar menghapal huruf-huruf hijaiyah dengan cara yang lebih menyenangkan. . Bila sebelumnya Blastocode Studio hanya meluncurkan produk-produk yang murni digital yaitu mobile-apps : “Salat of the Prophet” dan “Electro Shape”, kali ini sedikit berbeda karena yang diluncurkannya adalah perpaduan antara produk cetak berupa flashcards dan produk digital pelengkapnya berupa mobile app untuk mengakses konten augmented reality-nya.

Bagaimana cara memainkannya?

Pertama-tama, tentunya produk flashcards-nya harus kita miliki terlebih dahulu. Untuk mendapatkannya bisa melalui pemesanan online atau melalui jalur-jalur reseller yang tersedia. Setelah itu, games-nya harus download mobile app-nya ke smart-device. App ini juga gratis, kok, dan tersedia sudah tersedia untuk platform Android dan juga iOS.

Meskipun app-nya gratis, tapi tentu saja games ini baru bisa dimainkan kalau sudah ada produk fisk flashcards-nya. Kalau keduanya sudah ada, baru deh bisa bisa aktifkan aplikasinya. Kemudian arahkan camera-device kita ke produk flashcards-nya dan kita bisa melihat konten 3D AR ini muncul di layar.

Menarik, ya!

Baca juga :

5 Recommended Game In IOS or Android for Toddler

Anak Saya dan Demam Pokemon Go

Belajar Sambil Bermain dengan Flashcard


Post Comment