Berbagi Kebahagiaan Lewat Manisnya Es Krim

“Berbagi itu bukan dari besar atau kecilnya, tapi dari kadar keikhlasannya” – Papa

Berbagai Kebahagiaan Lewat Manisnya Es Krim

Image: wp.givingtuesday.ca

Kalimat dari Papa beberapa tahun silam jadi pengingat untuk saya, kalau berbagai itu intinya harus ikhlas – karena memang memang Tuhan juga melihat dari sisi itu. Menyoal berbagi, di bulan baik yang sebentar lagi akan berlalu ini, rasa-rasanya kok belum cukup saja ya, Mommies. Mau itu dengan sesuatu yang besar atau yang sederhana. Contoh sederhana namun berdampak cukup besar yang baru-baru ini saya temui adalah aksi Wall’s Dung Dung Charity.

Konsepnya seperti yang sempat tadi saya singgung, sangat sederhana, setiap pembelian Wall’s Dung Dung kacang hijau berarti Mommies telah menyumbangakan sebesar Rp 200 untuk renovasi masjid dan musala di berbagai kota besar di Indonesia. Aksi ini bukan tanpa alasan yang mendasar, karena beberapa kondisi masjid atau musala di pelosok Indonesia boleh dibilang masuk kategori tidak layak. Padahal, tempat ibadah sering juga dijadikan tempat pendidikan dam bersosialisasi masyarakat setempat.

Berbagai Kebahagiaan Lewat Manisnya Es Krim

Wall’s tidak sendirian, mereka bersinergi dengan Lembaga Zakat Al-Azhar yang akan membantu menalurkan dana yang terkumpul. Dan tahukah Mommies, ternyata rumah ibadah seperti masjid dan musala ini punya dampak serius lho untuk bagi hidup keluarga Indonesia. Menurut  Sigit Iko Sugondo selaku Direktur Eksekutif Lembaga Zakat Al-Azhar  dihadapi berbagai masjid di “Masjid atau musala mempunyai pengaruh positif bagi pembinaan masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas hidup keluarga Indonesia. Untuk meningkatkan fungsinya, keberadaan fisik dan sarana prasarana di masjid atau musala seharusnya memberikan nilai kenyamanan dan keamanan beribadah bagi jamaah atau masyarakatnya. Namun, di berbagai daerah masih banyak ditemukan sarana beribadah yang kurang memadai dan nyaman, seperti kondisi atap yang bocor, terbatasnya fasilitas wudhu dan toilet, hingga papan bangunan yang sudah reot,” jelas Sigit.

Hal ini juga diamini oleh Inneke KoesherawatiBrand Ambassador Wall’s Dung Dung yang juga hadir dalam kesempatan press conference awal Juni lalu. Ia mengaku masa kecilnya sering dihabiskan di masjid, ia mengaku mendapatkan kenyamanan ketika beraktifitas di sana.Misalnya dengan mendengarkan kisah Rasul-Rasul atau mengaji. Dan coba perhatikan, di lingkungan tempat tinggal Mommies, masih banyak kegiatan anak-anak yang dipusatkan di masjid. Misalnya kegiatan Taman Pendidikan Al Quran atau TPA.

Oiya,  Moms mengenai bantuan ini tidak semua masjid atau musala yang mendapatkan bantuan, ada setidaknya 50 masjid dan musala yang diprioritaskan mendapatkan bantuan dari Wall’s bersama Lembaga Zakat Al-Azhar. Bayangkan deh, Mommies hanya dengan membeli es krim Wall’s Dung Dung kacang hijau kita telah berkontrubusi memberikan kenyamanan beribadah pada ratusan keluarga Indonesia. Hmmm, hitung-hitung berbagi kebahagiaan lewat manisnya es krim Dung Dung :)

Bantuan pun tidak berhenti pada perbaikan fisik saja, karena program ini menurut Pak Sigit juga merupakan langkah awal dalam pemberdayaan masyarakat secara komprehensif. “Karena setelah renovasi, Lembaga Zakat Al-Azhar akan mendampingi masjid dalam hal manajemen kemakmuran masjid, membangun keberdayaan dan kemandirian masyarakat dalam berbagai sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan”, jelas Sigit.

Nah, mumpung masih ada sehari lagi menuju lebaran – langsung saja nanti borong Wall’s Dung Dung kacang hijau untuk berbuka yuk, Mommies :)


Post Comment