5 Cara Membuat Kamar Mandi si Kecil Bersih & Ramah Lingkungan

Praktikkan 5 kiat ini, untuk mendapatkan kamar mandi anak yang bebas dari bahan-bahan kimia dan gas beracun. Tak hanya itu! Secara tidak langsung, Mommies juga telah menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan.

Menjadi orangtua

Sebagai ibu, pasti ya Mommies kita ingin semua yang terbaik untuk si kecil. Mulai dari kesehatan, memilihkan sekolah yang artinya pastinya harus pandai-pandai mempersiapkan dana pendidikan, sampai urusan remeh temeh lainnya – pokoknya daftar panjaaanggg! :D Balik lagi ke soal kesehatan tadi, urusan kesehatan ini luas banget. Mulai dari vaksin yang memang sangat dibutuhkan untuk menghalau berbagai macam virus, sampai urusan kamar mandi si kecil! Bukan hanya soal kebersihan atau kesehatan, dari ruangan kecil ini ternyata ada kebiasan-kebiasan yang bisa diterapkan sebagai gaya hidup ramah lingkungan.

  1. Gunakan tirai kamar mandi yang bebas PVC

Tirai kamar mandi pada umumnya terbuat dari polyvinyl-chloride, atau dikenal dengan PVC. Terdiri dari polimer dan monomer vinil klorida. Biasanya PVC ini digunakan sebagai bahan pembungkus kabel, piringan hitam, pipa, tongkat, bahkan pelapis lantai. Bayangkan jika, bahan-bahan ini “bersarang” di kamar mandi si kecil.  Atau tinggalkan sama sekali penggunaan tirai kamar mandi ini, deh ya Mommies – dari pada deg-degan :D

  1. Buat sendiri, cairan pembersih Anda!

Untuk membersihkan bathub atau bak kamar mandi, Mommies bisa menggunakan campuran cuka dan dan baking soda. Kedua campuran bahan ini mampu membersihkan, bakteri. Selain hemat biaya, jadi lebih ramah lingkungan, toh Mommies?

  1. Beli produk-produk yang bebas SLS & SLES

Mommies perhatikan deh, shampoo dan sabun mandi Anda. Jika beberapa produk tadi mengandung banyak sekali busa, Anda harus berhati-hari, karena produk tersebut mengandung Sodium Lauryl Sulfate atau Sodium Laureth Ether Sulfate (SLS & SLES). Dua bahan kimia digadang-gadang dikaitkan dengan penyebab kanker dan tumor tertentu. Sayangnya masih banyak yang menjual produk-produk dengan dua bahan tersebut. Amannya sih, Mommies pilih produk-produk untuk si kecil, yang mengandung busa sedikit saja.

  1. Bersihkan secara berkala mainan si kecil di kamar mandi

Jordy anak pertama saya tuh, senang banget membawa mainan sambil mandi. Ya, saya pikir masih wajar, selama mandinya juga tidak terlalu lama. Dan yang terpenting bersihkan mainan si kecil secara berkala. Mommies bisa merendam mainan, pada air panas yang ditambahkan cuka. Lalu rendam 6-8 jam dan angin-anginkan.

  1. Tempatkan pewangi dan pengusir bakteri alami

Untuk pewangi alami biasanya saya memilih kulit jeruk yang sedikit saya remas, dan ditempatkan di wadah terbuka. Selalin kulit jeruk, kalau Mommies selesai membuat perasan lemon, bekasnya juga bisa digunakan sebagai pengharum kamar mandi. Lalu, sebagai pengusir bakteri, saya belah bawang merah dan ditampung di wadah yang memungkinkan aroma bawang keluar. Baunya sih, agak nggak sedap – tapi tahan-tahan aja deh Mommies demi kamar mandi yang eco friendly dan meminimalisir kehadiran bakteri.

Di antara Mommies ada yang mau menambahkan?


One Comment - Write a Comment

Post Comment