Tunjangan Pemerintah untuk Ibu Hamil Sebesar 1,2 juta Rupiah

Mulai bulan Maret 2016 ibu hamil mendapat tunjangan 1,2 juta dari pemerintah Indonesia. Bagaimana menurut kalian?

Saat membaca berita ini pada pertengahan minggu kemarin, saya agak penasaran sih dengan program bantuan ini. Seperti biasa saya pun browsing untuk mencari tahu kejelasannya. Jadi ternyata, tunjangan ini merupakan bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang sebenarnya sudah pernah ada sebelumnya pada tahun 2013 dan 2014. Kalau di tahun 2013 dan 2014 besarnya 1 juta rupiah per tahun, maka di tahun 2016 ini naik menjadi 1,2 juta rupiah per tahun, yang akan dibagikan dalam tiga tahapan.

ibu hamil dan anak balita

PKH sendiri merupakan program bantuan tunai bagi keluarga SANGAT miskin yang memiliki beberapa persyaratan tertentu:
– Ibu hamil
– Memiliki anak usia 0-6 tahun
– Anak di bawah usia 18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar

Dengan syarat keluarga tersebut bersedia memenuhi beberapa kewajiban yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan.

Bagaimana cara keluarga sangat miskin bisa mendapat PKH ini? Keluarga yang bersangkutan harus sudah memiliki KPS (Kartu Perlindungan Sosial). JIka belum memiliki, maka bisa mengajukan permohonan kepada pihak RT/ RW kemudian kelurahan. Nanti, pihak kelurahan bersama dengan RT dan RW akan memutuskan apakan keluarga tersebut memang masuk dalam kategori sangat miskin dan layak menerima KPS baru kemudian menerima PKH.

Mengingat masyarakat Indonesia yang kadang terlalu banyak ‘akal,’ jangan sampai program ini pada akhirnya jatuh ke tangan yang tidak tepat. Mereka yang sebenarnya masih mampu mandiri malah enak-enak mendapat bantuan dari pemerintah.

Atau, jangan juga gara-gara tahu dana bantuan bertambah 200 ribu rupiah, malah cuek sama yang namanya pemakaian alat kontrasepsi, tetap hamil demi uang 1,2 juta, padahal anak sudah banyak namun kemampuan ekonomi tidak mendukung. Kalau seperti itu, bagaimana standar hidup bisa membaik dan meningkat?


Post Comment