3 Kiat Sederhana Menghemat Penggunaan Listrik

Menghemat penggunaan listrik di rumah Anda tak hanya mengendalikan pengeluaran bulanan keluarga, tapi juga turut menghemat cadangan listrik negara. Apa saja yang bisa dilakukan?

Tagihan listrik di rumah saya, adalah salah satu pengeluaran bulanan yang tergolong besar. Alhasil saya putar otak supaya bisa menekan angka pengeluaran pada pos listrik ini dan sekalian menata ulang keuangan keluarga. salah satu langkah awal saya adalah mengganti seluruh lampu rumah dengan jenis LED, karena jenis lampu ini bisa menghemat listrik hingga 85% lumayan banget kan Mommies?

3 Kiat Sederhana Menghemat Penggunaan Listrik

Selain itu, secara tak sengaja ketika menonton televisi, saya melihat iklan layanan masyarakat mengenai kiat menghemat penggunaan listrik. Langsung saja saya praktikkan, apa saja itu?

  1. Matikan semua peralatan eletronik jika tidak lagi digunakan dalam jangka waktu yang lama. Misalnya TV, selain tekan tombol off  – sebaiknya Anda juga mencabut kabel dari pusat listrik. Dan ini berlaku untuk semua peralatan eletonik Anda. Jika tidak masih ada daya listrik yang dikonsumsi oleh peralatan elektronik Anda. Termasuk charger telepon genggam ya, Mommies, karena ketika charger yang terhubung ke listrik tanpa ponsel masih menyedot daya listrik, sebesar 0,26 watt.
  2. Maksimalkan bukaan ventilasi udara pada siang hari, hal ini bisa meminimalisir penggunaan lampu pada siang hari. Dan bonusnya, sirkulasi rumah Anda berjalan dengan baik.
  3. Bijak menggunakan beberapa peralatan rumah tangga berikut ini:
  • Lemari es: atur suhu lemari es sesuai kebutuhan Mommies, karena semakin dingin suhu lemari es – semakin besar pula daya listrik yang tersedot. Dan hindari memasukkan minuman atau makanan yang masih panas ke dalam lemari es. Karena akan membuat kerja lemari es menjadi berat, dan lagi-lagi akan membutuhkan daya listrik yang besar pula. Tempatkan lemari es jah dari sumber panas dan isi secukupnya saja, jangan sampai melebihi kapasitas.
  • Mesin cuci: gunakan mesin cuci sesuai dengan kapasitasnya.
  • Pendingan ruangan (AC): tidak perlu merasa seperti di kutub dong ya, Mommies. suhu yang disarankan, berkisar 25°-26°.
  • Penanak nasi: gunakan air panas untuk menanak nasi, agar kerja alat ini tidak memakan waktu lama hingga nasi menjadi matang.
  • Setrika listrik: atur panas setrika sesuai dengan kebutuhan setiap jenis pakaian yang akan disetrika.
  • Penghisap debu: usahakan membersikan debu secara rutin, agar motor listrik tidak bekerja terlalu berat. Jika tidak mesin penghisap debu Anda akan menyedot daya listrik yang cukup tinggi.
  • Pompa air: usahakan Mommies menggunakan tangki penampung listrik, fungsinya agar mengurangi beban kerja pompa air. Dan hindari tidak menyalakan pompa air jka air di tangki masih cukup memenuhi kebutuhan air harian Anda.

Sementara itu, untuk kemananan seluruh keluarga hindari pula pemasangan steker yang bertumpuk, karena bisa berpotensi menimbulkan korslet dan berujung pada kebakaran. Selamat menghemat listrik di rumah Anda, jika punya kiat lainnya silakan tinggalkan comment Anda ya :)


Post Comment