Cara Tepat Memilih Program Asuransi

Lakukan 5 langkah ini agar Anda tidak salah memilih program asuransi.

Cara Tepat Memilih Program Asuransi

Gambar dari www.forbes.com

Ibu diidentikkan sebagai manajer rumah tangga , jadi memang sebaiknya cermat dan teliti dalam membuat semua keputusan yang berhubungan dengan keselamatan keluarga. Di antaranya membeli program asuransi, jangan sampai malah kecewa dan tidak memberikan  jaminan perlindungan maksimal untuk pribadi maupun keluarga.

Dari sekian banyak jenis produk asuransi, yang sangat familiar di kalangan para Mommies pastinya adalah asuransi pendidikan, kesehatan dan asuransi haji. Selain itu ada dua jenis asuransi, konvensional dan syariah. Saya sendiri jujur, pernah ada di masa-masa kebingungan memilih jenis asuransi yang tepat untuk diri sendiri, pasangan dan si kecil. Dengan modal bertanya kepada pihak yang berkompeten di bidang asuransi – akhirnya terangkum beberapa langkah memilih program asuransi. Silakan disimak ya, Mommies.

  1. Kenali Kebutuhan Anda

Sama halnya seperti Mommies ingin membeli barang lainnya,  konsep butuh atau tidak itu memang paling ampuh untuk menakar kadar penting atau tidaknya sebuah barang, hingga harus Anda beli. Sama halnya seperti memilih asuransi, misalnya jika Anda dan pasangan melakoni pekerjaan yang lebih banyak terjun ke lapangan, dan menggunakan sepeda motor atau mobil, maka Anda akan membuthkan produk asuransi jiwa atau asuransi kecelakaan. Atau misalnya saat si kecil baru lahir, Anda bisa memilih asuransi pendidikan agar kelak jenjang pendidikannya terjamin hingga kuliah.

Selain itu tanyakan juga pada diri sendiri, apakah Anda menginginkan program asuransi murni dengan pengembangan dana yang relatif lebih terbatas namun terjamin, ataukah Mommies menginginkan program asuransi yang memiliki potensi pengembangan yang maksimal?

Tujuan memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan di awal akan meminimalisir kerugian akibat pembatalan polis di tengah masa kontrak asuransi, dan juga menghindari kekecewaan akibat ketidaksesuaian manfaat di kemudian hari.

  1. Ketahui Kemampuan Keuangan

Hindari memaksakan premi asuransi yang harus Anda bayarkan setiap bulannya, sesuaikan dengan bujet keuangan keluarga, Mommies.

Yang perlu Anda garis bawahi adalah, masa kontrak asuransi dapat disesuaikan, namun biasanya sebuah kontrak asuransi dibuat dalam jangka waktu relatif panjang. Karena nantinya pembayaran premi asuransi akan menjadi kewajiban Anda setiap bulannya – jangan lupa masukkan ke dalam pos pengeluaran rutin.

Hindari menghentikan pembayaran premi di tengah jalan, karena dapat menyebabkan pembatalan polis secara otomatis. Karena itu sangat penting menentukan besaran premi dan patuh membayarkannya setiap bulan.

  1. Mencari Referensi

Malu bertanya sesat di jalan, hal ini juga bisa berlaku pada saat Anda menentukan jenis asuransi mana yang paling tepat untuk dibeli. Ketika kebingungan dulu, saya bertanya pada teman, keluarga dan Google. Atau bisa juga mencari informasi langsung ke website perusahaan asuransi yang Mommies incar.

Pastikan setiap program yang Anda ajukan untuk pembuatan proposal asuransi menggunakan besaran dana (premi) yang sama.  Hal ini akan membantu Anda mengetahui program mana yang mampu memberikan manfaat yang lebih maksimal bagi Anda.

Ketahui komponen-komponen penting terkait manfaat program, misalnya biaya-biaya yang akan dibebankan, hal-hal yang termasuk dalam pengecualian polis, dan hal lain yang ingin Mommies ketahui. Intinya harus banyak bertanya, kan demi kepentingan Anda dan keluarga.

  1. Memilih Perusahaan Asuransi yang Kredibel

Jika Mommies sudah menandatangani kontrak asuransi artinya Anda telah menyetujui komitmen jangka panjang dan bahkan sampai seumur hidup. Artinya Mommies, wajib memilih program asuransi dari perusahaan yang andal di bidangnya.

Ada beberapa poin yang bisa Anda cek mengenai performa sebuah perusahaan asuransi, misalnya apakah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Kuangan), RBC (Risk Based Capital) yaitu modal perusahaan uanutk memenuhi kewajiban, dan stakeholder-nya. Selain itu perhatikan performa mereka di media-media ternama, apakah ada komplain nasabah terkait dengan permasalahan pembayaran klaim.  Perhatikan juga proses pengajuan klaim dan kemudahan akses menghubungi perusahaan.

  1. Pilih Tenaga Pemasar yang Certified

Jadi nih, Mommies –sebaiknya pilih tenaga pemasar yang telah melewati rangkaian proses sertifikasi sebelum menjual produk asuransi ke pasaran. Pastikan juga orang yang menawarkan produk asuransi merupakan tenaga pemasar resmi yang bersertifikat. Tenaga pemasar yang telah bersertifikat akan memiliki pengetahuan yang memadai.

Dan ingat ya Mommies, Anda berhak berkata tidak jika memang merasa bahwa tenaga pemasar tidak memahami dengan baik program yang dijual. Untuk menghindari Mommies kecewa di kemudian hari, karena ternyata manfaat program asuransi yang Anda beli tidak sesuai dengan kebutuhan Anda.

Agar lebih afdol, yakin dan memastikan langkah Anda tepat sasaran, tidak ada salahnya konsultasikan kebutuhan asuransi Anda dengan tenaga profesional. Contohnya Financial Consultant Astra Life di cabang-cabang Permata Bank terdekat, atau hubungi hello Astra Life di 1 500 AVA (282).Langkah ini demi tujuan keuangan keluarga yang sehat dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.  Selamat berburu produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga :)


Post Comment