6 Cara Mengonsumsi Madu Agar Khasiatnya Maksimal

News

?author?・06 Sep 2015

detail-thumb
Madu, siapa yang tidak tahu dengan cairan kental berwarna kuning keemasan ini. Manfaatnya tidak perlu diragukan lagi. Ada kiat khusus untuk mendapatkan manfaat madu dengan maksimal, mommies.

the-amazing-benefits-of-honey1

Gambar dari sini

Siapa di sini yang termasuk rajin mengonsumsi madu? Kalau saya, terus terang tidak setiap hari. Hanya pada saat situasi tubuh memberikan sinyal akan sakit. Karena salah satu manfaat madu itu adalah musuh bakteri. Selain itu, madu juga bisa dimanfaatkan untuk membuat camilan.

Baru-baru ini saya baru tahu, kalau cara saya mengonsumsi madu selama ini malah mengurangi khasiat baik yang terkandung di dalamnya. Untung saja, bagai gayung bersambut – pada awal Agustus lalu saya berkesempatan mencari tahu lebih banyak cairan yang dihasilkan oleh lebah madu berjenis apis mellifera ini, dalam rangkaian acara dari Natural Honey - Honey’s Journey: Well-Being in Natural Way. Menurut Ineka Andi Tabita, R.D, MPH Nutrition Consultan dari LIVO Diet Center, ini dia enam hal yang bisa Mommies lakukan untuk memaksimalkan khasiat madu.

  • Madu sebaiknya dikonsumsi pagi hari, karena kandungan gula dalam madu sangat tinggi. Jadi lebih baik digunakan sumber energi utama untuk memulai aktivitas.
  • Jika terkena suhu panas, madu akan mengalami proses karamelisasi. Kandungan baik dalam madu tidak hilang, hanya saja akan pecah – itu yang membuat kadar gulanya sulit untuk diserap tubuh. Jadi rasa manisnya itu hanya sebatas memaniskan saja. Kalau mau menjadikan maju sebagai sumber energi sebaiknya jangan dicampur dengan air panas, campur saja dengan buah-buahan atau oatmeal.
  • Atau bisa juga campur dengan air putih suhu ruangan atau bisa juga ditambah dengan es batu.
  • Bagi pengidap diabetes tetap bisa dikonsumsi harian, tapi cukup sekali saja pada pagi hari. Dan itupun harus diperhatikan total asupan gula dalam seharinya.
  • (Masih) untuk seseorang dengan penyakit diabetes, disarankan membawa madu – khususnya mereka yang menunjukkan gejala hipoglikemia (suatu keadaan di mana seseorang mengalami penurunan kada gula darah lebih dari 60 mg/dl yang ditandai dengan gejala berupa keringat dingi, lemas hingga hilang kesadaran). Dalam keadaan seperti ini bisa mengonsumsi madu daripada sumber tenaga lainnya seperti permen.
  • Jika ingin memberikan madu pada anak, bisa dimulai pada saat memasuki masa MPASI. Namun perlu diperhatikan penerimaan pada masing-masing anak kan berbeda-beda. Dilihat dulu, adakah gejala mual, atau muntah.
  • Selain dari dalam, khasiat madu juga bisa Mommies aplikasikan untuk bagian tubuh luar dengan menggunakan produk-produk kecantikan, misalnya lotion dari Natural Honey. Ada empat varian yang bisa Anda pilih: Pure White dengan kandungan SPF 30 dengan tambahan yogurt dan vitamin B3, Antioxidant 24h formula dengan orange extract dan UV protection, Firm & Youthful  24h formula dengan yeast extract dan collagen, dan yang terakhir adalah Moisture Rich 24h formula yang dilengkap dengan olive oil dan vitamin E. Saya sendiri menggunakan varian yang terakhir, sensasi lotion ini mudah menyerap, tidak lengket dan meninggalkan tektur yang halus di kulit.

    IMG_3776

    Dengan mengetahui trik dan kiat di atas, mudah-mudahan Mommies dan saya bisa mendapatkan khasiat madu dengan maksimal – baik itu madu asli maupun madu yang diolah dalam produk kecantikan.