Masjid-masjid Indah di Indonesia

Ditulis oleh: Leriza Putri

Kata orangtua saya dulu, mengajarkan agama pada anak itu harus dilakukan sedini mungkin.

Saya tahu mengajarkan agama tidaklah mudah. Harus dimulai dari kegiatan sehari-hari dan tak hanya dari kegiatan-kegiatan ibadah, tapi juga perlu diterapkan. “Sebab, agama itu harus melekat di hati, bukan dihapal,” ujar ayah saya. Ini teorinya, faktanya, gampang-gampang susah, dan lebih banyak susahnya. :(

Memasuki usia ke 4 tahun, Dhia sudah mulai bertanya, “Kenapa kita harus puasa?”, atau “Tuhan itu ada di mana?” Tentu jawaban yang keluar dari mulut saya nggak boleh ngawur. Berdasarkan referensi yang saya baca dari sana-sini, jawaban untuk pertanyaan seputar agama dan Tuhan harus disesuaikan dengan usianya. Dan menurut saya, sekali lagi, itu PR! Hahaha.

Jawaban sederhana yang dimaksud biasanya akan berbeda antara satu anak dengan anak yang lain. Ada anak yang mudah mengerti saat orangtuanya memberitahukan ilmu baru. Namun, ada pula anak yang justru tambah penasaran setiap ada sesuatu yang baru, ditandai dengan pertanyaan berulang dan terus menerus. Artinya, kita harus selangkah lebih pintar dari anak-anak. Untuk urusan agama dan ibadah, saya mengajarkannya pada Dhia dari berbagai media. Termasuk media jalan-jalan.

Sebenarnya saya punya banyak list masjid-masjid keren di Indonesia yang ingin saya kunjungi, namun karena terbentur waktu dan kemudian sekarang saya hamil, jadi belum terealisasi, deh. Ini adalah 4 mesjid yang berada dalam urutan teratas yang ingin saya kunjungi. Sayangnya, baru satu masjid saja yang sudah kami datangi. Semoga saja dalam waktu dekat ini, setelah keluhan mual dan lemas saya hilang, saya bisa mengunjungi dan beribadah di masjid lainnya.

Masjid Al Irsyad, Padalarang.

Terletak di Padalarang, Bandung, masjid ini tidak tampak seperti masjid yang biasanya memiliki kubah besar. Sebaliknya, saat sudah dekat, masjid ini hanya berbentuk kubus sehingga menyerupai Ka’bah. Namun, justru karena bentuknya yang unik, masjid ini memiliki ciri khas sendiri. Saat masuk ke dalam masjid, tidak nampak pendingin udara di sekililing ruangan. Tapi angin yang berhembus dari celah-celah dinding membuat masjid terasa sejuk dan sangat nyaman. Celah dinding ini, bila dilihat dari jauh ternyata membentuk sebuah lafaz Arab (Laa ilaha illallah Muhammad Rasulullah). Keindahan lain, saat kami sholat di dalam masjid ini, ternyata bentuk mihrab (bagian imam) tidak berbentuk dinding melainkan ruang terbuka yang langsung menghadap gunung dan langit. Indah sekali. Halaman masjid juga luas, sehingga saat kami menunggu anggota keluarga lain sholat, saya bisa bercerita panjang lebar pada Dhia tentang masjid ini.

Al-Irsyad

*Gambar dari sini

Masjid Kubah Emas, Depok

Nama asli masjid ini sebetulnya Masjid Dian Al Mahri, namun memang lebih dikenal dengan Masjid Kubah Emas. Sesuai namanya, konon 5 buah kubah masjid ini dilapisi dengan ratusan kilogram emas sehingga membuat masjid ini sangat indah. Tak hanya sebagai tempat ibadah, karena luasnya area yang dimiliki, Masjid Kubah Emas juga menjadi kawasan wisata. Bila Anda juga ingin ‘berwisata’ ke Masjid Kubah Emas, ada beberapa tips sebelum datang ke sana, yaitu:

– Datang saat jam operasional. Pada hari tertentu, masjid ini ditutup untuk dibersihkan secara rutin. Biasanya masjid akan dibuka pada pukul 04.00-07.00 WIB, lalu dibuka lagi pukul 10.00 WIB sampai selesai sholat Isya.

– Agar lebih nyaman, sebaiknya hindari akhir pekan.  Saat hari Sabtu dan Minggu, masjid ini ramai oleh rombongan wisata.

– Pakaikan si kecil (dan juga Anda) kaos kaki, terutama bila Anda datang siang hari. Sebab, batas suci ke ruangan masjid cukup luas dan harus melewati lantai yang panas karena paparan sinar matahari. Dengan kaos kaki, si kecil jadi lebih nyaman saat berjalan ke dalam masjid.

kubah_emas

*Gambar dari sini

Masjid Tiban, Malang.

Pembangunan masjid ini disebut-sebut sangat ajaib. Sebab, masjid yang megah ini dibangun tanpa sepengatahuan warga sekitar. Padahal, masjid yang punya nama asli Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah ini sebenarnya dibangun oleh para santri dan jamaah masjid tersebut. Ratusan santri ini membangun masjid menjadi 10 lantai. Bangunannya sangat megah. Saat saya memerlihatkan foto masjid ini, Dhia mengira bangunan ini adalah istana. Masjid ini dilengkapi juga dengan ornamen-oramen dan tulisan kaligrafi seperti nama pondok, Asma Allah dan Asmaul Husna di dinding dan atap bangunan. Di dalam masjid Anda juga bisa membeli makanan, sebab di lantai 7 dan 8 terdapat supermarket dan cafetaria. Dan di lantai 10 Anda akan dimanjakan dengan keindahan serta kesejukan kota Malang.

Masjid Tiban Malang

*Gambar dari sini

Masjid Rahmatan Lil Alamin, Indramayu.

Masjid yang terletak di Indramayu, Jawa Barat ini merupakan masjid terbesar se-Asia! Kalau bisa digambarkan, masjid ini kurang lebih sebesar 2 kali lapangan bola. Arsitekturnya juga sangat elegan. Terbukti dari penggunaan batu granit dari Itali sebagai dindingnya. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga digunakan sebagai tempat pendidikan tentang agama Islam atau pesantren. Tak heran, di sini banyak lalu lalang murid yang belajar tentang agama Islam.

Majid Al Zaytun Indramayu

Kalau mommies ingin berkunjung ke masjid mana?

 


Post Comment