Saat Menidurkan Anak, Saya…

..pikirannya melayang ke mana-mana!

Dari Langit baru lahir, sampai saat ini, yang bertugas menidurkan dia selalu saya. Ini bukan pembagian tugas, sih, tapi memang saya saja yang merasa gue-harus-nidurin-anak-gue-sendiri. Apalagi saya kan ibu bekerja, ya, jadi rasanya kalau melewatkan nidurin Langit di malam hari tuh, nggak enak banget! Suami saya mendapat giliran nidurin Langit kalau saya ke luar kota saja :D

Makanya setelah Langit SD pun, saya selalu pulang terburu-buru, karena jam 8 dia sudah harus masuk kamar. Kalau saya telat sedikit saja, bisa-bisa dia sudah tidur dan waktu saya hanya besok paginya paling lama 2 jam sebelum kami berpisah di gerbang sekolahnya.

Anyway, lihat gambar di bawah ini deh:

thoughts-while-rocking-baby-article

Pas lihat ini, saya langsung ngebatin “OMG, gue banget!”

Entah kenapa saat menidurkan Langit, otak saya lebih aktif bekerja. Apalagi saya memang menjauhkan diri dari gadget saat menidurkan Langit. Jadi rasanya, rileks banget! Nah, di saat-saat seperti ini saya sering mengingat hal-hal yang sudah lama tidak saya ingat..

“Baju biru yang waktu itu dipake pas lamaran, ke mana ya?”

“Perasaan punya tempat minum besar warna kuning..”

“Besok Langit harus bawa pianika, dan belum beli!”

“Ya ampun, si B melahirkan dan belum gue whatsapp!”

“Tadi sayur belum dimasukin ke kulkas, duh basi deh!”

“TV udah dimatiin belum ya?”

Dan seterusnya..

Iseng-iseng saya melakukan pencarian, kenapa hal ini terjadi pada saya (dan pastinya beberapa orangtua di luar sana). Konon, jika Mommies otaknya sering aktif seperti saya di malam hari, mungkin Mommies termasuk manusia yang dominan kerja otak kanannya. Kenapa? Salah satu ciri orang yang dominan otak kanan umumnya bekerja dalam suasana yang santai. Nah suasana malam hari sambil menidurkan anak (kalau saya memang nggak pernah menidurkan sambil menggendong) kan suasananya santai tuh, jadi mendukung otak kanan lebih aktif.

Mommies ada yang mengalami hal yang sama dengan saya? Apa saja sih yang biasanya dipikirkan?