Family Friday : Astrid Tiar, “Ngurus Anak, Bikin Kurus”

Banyak yang bilang kalau NgASI, bikin bobot tubuh yang melonjak naik ketika hamil bisa cepat turun secara alami. Tapi kok, hal ini nggak berlaku, ya, buat saya? Padahal, saya NgaASI sampai Bumi berusia 2 tahun 3 bulan.

Waktu hamil dulu, berat badan saya memang nambah banyak. Kalau nggak salah sampai 18 kg. Berhubung sebelum hamil saja badan saya  sudah mirip anak gajah, nah, gimana pas hamil 9 bulan? Persis banget seperti mamak gajah. Makanya, sampai sekarang banyak teman dekat saya yang ngeledek dan manggil saya dengan sebutan Mak Gajah :D

Kalau ngomongin soal nurunin berat badan, idealnya harus diimbangi dengan pola hidup yang sehat. Makan makanan yang sehat dan berimbang, dan tentunya olahraga. Malah nggak sedikit perempuan yang memutuskan sedot lemak atau operasi demi mendapatkan berat badan yang ideal.

astrid

Beberapa waktu lalu saat mengikuti acara media dan bloggers ghatering BLOOM & GROW, saya dan beberapa teman media lain sempat ngobrol Astrid Tiar. Waktu itu, saya cukup penasaran untuk mengetahui bagaimana dirinya menurunkan berat badan pasca melahirkan. Ternyata, perempuan berdarah Batak ini mengaku nggak pernah treatment khusus untuk mengembalikan bobot berat badannya setelah melahirkan. 

“Waktu hamil aku memang naiknya banyak banget, Sampai 104 kg. Aku tuh nggak pakai diet dan nggak terlalu jaga makan. Mungkin karena aku menyusui, ya. Jadi mungkin karena itu juga berat badan turun.”

Waktu mendengar pengakuan istri dari Gerhard Reinaldi Situmorang ini, terus terang saya jadi iri. Lah wong, saya yang sudah berusaha mati-matian untuk mengembalikan berat badan ke angka semula, tapi tetap nggak berhasil. Sementara Astrid, mampu mengembalikan berat tubuhnya ke posisi semula, yaitu 57 kg. Hebat banget. ya?

Memang sih, meskipun nggak pakai diet dan olahraga mati-matian, perempuan yang memulai karirnya jadi model gadis sampul ini mengatakan kalau ia tetap melakukan aktivitas fisik.

“Waktu awal-awal punya anak, aku tuh nggak pakai jasa baby sitter. Jadi semua urus anak, ya, aku urusin sendiri. Gendong, suami, ajak main, semua dilakukan sendiri. Buat aku sih, itu sudah ‘olahraga’, yang bisa dilakukan setiap hari. Ternyata ngurus anak bisa bikin kurus,”

Di samping itu, Astrid juga sempat bercerita kalau setelah menikah, terutama setelah punya anak, banyak sekali perubahan hidup yang ia rasakan. Hal ini nggak terlepas karena prioritas utamanya sekarang adalah keluarga. “Kalau sekarang, sih, yang pertama itu anak, deh. Apalagi sekarang  Annabele  masih kecil dan masih butuh perhatian.”

Dalam dunia parenting, Astrid mengaku selalu look up kepada ibunya. “Jadi ibu itu kan nggak akan pernah selesai, jadi memang harus terus belajar. Aku, sih, suka melihat Ibu aku, ya. Sampai sekarang Ibu saya masih terus belajar untuk jadi Ibu yang baik, bahkan jadi mertua yang baik. Hal-hal yang seperti inilah yang bisa aku pelajari dari orangtua aku.”

Saya sendiri sependapat dengan Astrid. Sebagai new moms, salah satu ‘sekolah’ saya, ya, Ibu saya. Mommies yang lain begitu juga kan?


Post Comment