Breastfeeding is Normal

Saya baru tahu, loh, kalau ibu menyusui di depan umum itu suka dianggap mengganggu pemandangan. Serius! Dulu waktu masih remaja dan kemana-mana naik kendaraan umum, beberapa kali saya melihat ibu menyusui anaknya. Saya, sih, biasa saja melihatnya. Ada lagi anggapan soal menyusui hanya hal yang dilakukan orang miskin karena tidak mampu membeli dot dan susu formula. Whoa!!

Karena penasaran soal pola pikir negatif ini, saya jadi iseng bertanya kepada beberapa orang yang saya kenal dan yang statusnya masih single. Ketika menerima jawaban-jawaban ini di email, saya jadi terkejut sendiri. Karena memang 7 dari 10 perempuan single ini menjawab kalau menyusui itu merepotkan. 5 dari 10 bilang menyusui di depan umum bisa menurunkan selera makan mereka. 6 dari 10 menjawab tidak tahu apakah nanti kalau sudah punya anak akan menyusui atau tidak, tergantung dari ASI yang belum tentu keluar. Wah, sedih bacanya. Tidak bermaksud membandingkan, tapi ada beberapa hal yang harus diluruskan soal menyusui.

point-well-takenGambar dari sini

Apakah benar menyusui itu merepotkan?

Kalau melihat pengalaman pribadi, sih, tidak repot sama sekali. Perkaranya apa? Repot harus bangun tengah malam? Lebih repot mana: bangun karena tangisan bayi dan membuka bra kemudian menyusui sambil melanjutkan tidur atau harus meninggalkan tempat tidur, menakar susu, menuang air hangat, dan menjaga agar dot berada di posisi yang benar supaya bayi tidak kolik? Atau rasa repot muncul karena belum ketemu posisi latch-on yang pas? Oh, jangan-jangan repot karena rasanya nggak bisa pergi sendiri, ya? Ke mana-mana harus bawa bayi karena ada yang bergantung hidupnya pada payudara? Hehehe.

Manusiawi, sih. Tapi hidup di era klik kanan dan kiri untuk mencari informasi, rasanya nggak ada yang nggak mungkin untuk meminimalisir kerepotan. Pertama, ada yang namanya breast pump, atau ya perah pakai tangan dan simpan ASIP. Jika memang mau pergi tanpa membawa bayi, berikan ASIP! Gampang, kan? Lalu soal posisi menyusui. Kalau dulu, pertamanya saya lihat di buku, karena rasanya belum pas, saya cek di YouTube! dan ketika hampir menyerah, saya tanya ke Ibu soal posisi menyusui. Setelah belajar terus menerus, di bulan ketiga akhirnya saya menemukan selahnya. Lalu soal kerepotan lain seperti harus pakai baju kancing depan dan berdaster ria, let me tell you something: I never wore those two! ;) Buat saya baju menyusui paling nyaman adalah kaos lebar. Apron juga tidak berguna karena setelah Menik berusia 6 bulan, dirinya selalu sibuk menyingkirkan penutup tersebut. Daster? Wah, karena tidak pernah suka dengan jenis yang satu ini sejak remaja, saya tetap bertahan dengan piyama kesayangan. Jika tiba waktu menyusui di malam hari, cukup dengan menarik baju ke atas. Nggak perlu repot buka kancing daster, kan?

Selanjutnya: Menyusui di depan umum!


2 Comments - Write a Comment

  1. Thank you for writing this article sazqueen… yes, this issue is everywhere now and YES breastfeeding is normal. Gw juga ikutan miris karena banyak yang berdalih “belum tentu menyusui kalo nanti punya anak” huhuhuhu…
    eniwei, klo gw pribadi yah.. I dont think ada ibu menyusui yang purposely mau menyombongkan diri coz SUSYEEHH mau nyombongin apanya..hihihhi.. krn tiap “milestone” malah banyak yang raise issue to put me down *jadi curhat* awalnya asi gak cukup asi kurang gizi, sufor lebih bergizi. Lewat 6bln udah cukup asix harus pake sufor. lewat 9bln itu giginya udah banyak malu masih asi. lewat 1taon hati hati lho gak bisa lepas. lewat 1.5 taon kasian anaknya gedenya jadi manja. lewat 2taon serius lo? gak takut kanker??
    So i dont know, tapi klo mau dibilang banyak yg ga mau menyusui krn busui terlalu menyombongkan diri mau sombongin juga susah…hihihihi.., yg ada malah banyak yg malu ngakuin kalo menyusui lhoo.
    Yg pasti I do agree, in an ideal world there shudnt much debate about breastfeeding.

    afterall it is only breastfeeding a baby, whats the big deal?

    Thanks sazqueen

  2. Saya… Saya bangga bisa menyusui sampai khansa umur 2 th 4 bln, disapih krn hamil lg. Subhanallah menyusui adalah kenikmatan yg luar biasa krn bonding sama anak dan ada alasan membeli baju baru, hehe… InsyaAllah anak kedua asi juga krn dengan asi anak kita lebih sehattt.

Post Comment