Memberi ASI Di Hari-hari Pertama Setelah Melahirkan

Breastfeeding

Memberi ASI pada hari-hari pertama setelah melahirkan menjadi perjuangan tersendiri bagi seorang ibu. Tidak sedikit ibu yang baru melahirkan merasa kesulitan untuk menyusui bayinya atau merasa ASI nya tidak cukup sehingga akhirnya menyerah dengan memberikan susu formula. Padahal, ASI adalah asupan nutrisi satu-satunya yang terbaik untuk bayi sampai usia 6 bulan. Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan UNICEF merekomendasikan untuk menyusui secara eksklusif sejak bayi lahir sampai usia 6 bulan dan tetap disusui bersama pemberian Makanan Pendamping-ASI (MP-ASI) sampai usia 2 tahun.

Pada akhir kehamilan, terjadi proses pembentukan ASI atau yang disebut dengan laktogenesis pertama kali. Saat itu, payudara memproduksi kolostrum. Kolostrum adalah ASI khusus berwarna kekuningan, agak kental. Kolostrum dihasilkan sampai hari ketiga setelah bayi dilahirkan. Kolostrum mengandung protein dua kali lipat dibandingkan ASI. Kolostrum juga kaya antibodi dan sel darah putih yang melindungi bayi terhadap infeksi dan alergi. Selain itu kolostrum juga mengandung pencahar yang berfungsi untuk membersihkan mekonium, mengandung faktor-faktor pertumbuhan dan kaya vitamin A. Walaupun jumlahnya sedikit, kolostrum cukup untuk memenuhi asupan gizi sang bayi.

Saat berumur satu hari, ukuran lambung bayi hanya sebesar biji kelereng. Sehingga hanya cukup untuk menampung sekitar 5-10 ml. Selain itu asupan nutrisi bayi juga dapat tercukupi sampai usia 5 hari karena masih adanya cadangan lemak coklat di tubuhnya. Oleh karena itu ibu yang baru melahirkan tidak perlu khawatir jika ASI-nya sedikit pada hari-hari pertama melahirkan. Karena bayi juga hanya membutuhkan sedikit ASI pada awal kehidupannya.

Pada hari ke-2 sampai ke-3 setelah melahirkan terjadi laktogenesis kedua. Pada saat ini kolostrum akan berubah menjadi ASI transisi dan produksi ASI akan semakin banyak. Ibu akan merasakan payudaranya terasa penuh. Semakin sering ASI dihisap dan dikosongkan akan semakin banyak ASI yang diproduksi. Setelah beberapa hari kemudian akan berubah menjadi ASI matur. ASI ini terdiri dari foremilk dan hindmilk. Foremilk adalah ASI yang lebih bening, diproduksi pada awal proses menyusui. Hindmilk adalah ASI yang lebih putih, diproduksi pada akhir proses menyusui dan mengandung lebih banyak lemak yang memberikan banyak energi.

Untuk menjaga kelancaran menyusui, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Lihat di halaman selanjutnya ya!