ASI Booster, Perlu Nggak?

IMG_7895

Entah sudah berapa orang yang menanyakan ke saya setiap melihat saya membawa cooler bag, “Anaknya umur berapa bu?”, “Memang ASI nya masih keluar?”

Atau ketika pumping di kantor, sudah akrab sekali telinga saya dengan pertanyaan “Emang Omar masih ASI mbak? Masih keluar gitu?” sampai yang paling ekstrem, ada yang sengaja menyentuh payudara saya (teman kantor dan perempuan pastinya) hanya untuk mengecek “Penuh atau tidak sih?”.

Kadang sampai bingung, perlu saya jelaskan sampai berapa kali kalau payudara itu ibaratnya pabrik. Mereka akan terus berproduksi sepanjang ada permintaan, jadi asal Omar masih minta “Nen..bu”, yah terus berproduksi lah ya payudara saya.

Minum booster ASI gak?
Kalau rajin mengikuti tweet-nya @IDAyahAsi, mereka rajin banget tuh nge-tweet kalau produksi ASI itu salah satunya dipengaruhi oleh mood ibu, jadi penting banget untuk menjaga perasaan Ibu Menyusui untuk selalu bahagia dan nyaman. Kalau ditanya ada tidak makanan yang bisa merangsang produksi ASI? Jawabannya bisa sangat beragam.

Saya pribadi tidak menggunakan Booster ASI khusus, entah dalam kondisi bahagia atau ‘emosi sedang labil’ saya harus mampu memberikan makanan dan minuman terbaik untuk Omar, se-hectic apapun kerjaan di kantor, saya harus konsisten dengan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang ibu, salah satunya dengan tetap ingat pumping untuk Omar. Mungkin itu kali ya booster ASI saya yang paling ampuh, yang tetap membuat payudara saya masih rajin memproduksi ASI hingga saat ini, bukan karena makanan/minuman kesukaan, bukan karena mood saya yang selalu bahagia, tetapi semata karena saya tahu, ada OMAR buah hati saya yang masih meminta ASI dari Ibunya.

Apa booster ASI Mommies?


5 Comments - Write a Comment

  1. hihi sama mbak. walaupun sekarang ASIku udah nggak sebanyak pas ASIX dulu, kayaknya yang bikin pabrik ASI terus berproduksi (walaupun sebenernya bahagia terus sih enggak) adalah komitmen untuk terus full ASI sampai 2 tahun dan memaksa diri untuk pumping walaupun sebenernya di kantor lagi hectic, hihihi.

    1. Banyak tuh yang kayak gitu mbak, sengaja nunggu PD penuh baru pede utk nyusuin atau pumping, kalau gak penuh jadi panik dan beralih ke yang lain.. :( indikatornya masih payudara penuh, tp blm paham bagaimana payudara bekerja..

Post Comment