Agro Wisata Gunung Mas, Puncak

Menunggang kuda di taman rekreasi  mungkin sudah biasa, tapi kalau menunggang kudanya di tengah hamparan kebun teh yang hijau & sejuk? Itu baru luar biasa! Ingin mencobanya bersama anak-anak? Mari berkunjung ke kawasan Agrowisata Gunung Mas, Puncak, Jawa Barat.

Untuk menemukan lokasi Agrowisata Gunung Mas ini tidak lah sulit karena posisinya berada di permulaan deretan perkebunan teh di Puncak bila kita datang dari arah Gadog/Bogor. Tinggal memerlukan sedikit kejelian melihat ke sisi kanan jalan maka kita akan menemukan sebuah pintu masuk bertuliskan “Gunung Mas” lengkap dengan sebuah patung berupa botol minuman teh dalam kemasan di sisi kiri pintu masuknya.

Yang menjadi primadona wisata di Agrowisata Gunung Mas adalah menunggang kuda mengelilingi kebun teh dan tea walk dengan ditemani pemandu. Selain kedua kegiatan seru tadi, kita juga bisa melakukan kunjungan ke pabrik teh (dengan pemandu), bermalam di penginapan dan berenang di kolam renang Tirta Mas.

Untuk bisa mendapatkan informasi lengkap tentang jenis & tariff penginapan, pemandu  dan pilihan rute tea walk maka datanglah ke Pusat Informasi Wisata Gunung Mas yang lokasinya berhadapan dengan Pabrik Teh PTPN VIII.

Bila ingin berkuda di tengah kebun teh, kita bisa melakukannya langsung dengan mendatangi para pemilik kuda yang dapat kita temui di sisi kanan perkebunan,  tidak jauh dari gerbang loket tiket Gunung Mas.

Bila kita memilih Tea Walk, bersama pemandu khusus, kita akan diajak berjalan santai mengelilingi areal perkebunan teh dengan tiga rute pilihan: rute 4 km, 6 km dan 8 km. Selama berjalan, kita bisa melihat langsung bagaimana teh dipetik dari pohonnya. Seru!

Puas berjalan-jalan di tengah kebun teh, pengunjung bisa masuk ke dalam pabrik dan melihat bagaimana teh dibuat. Di dalam pabrik teh Gunung Mas, pengunjung bisa menyaksikan bagaimana teh diolah, mulai dari daun hingga menjadi jenis teh dalam kemasan.

Nah, untuk pengunjung yang membawa anak-anak, jangan lewatkan pengalaman seru berkuda bersama  melintasi hamparan perkebunan teh. Sama seperti tea walk, ada 3 rute berkuda yang dapat kita pilih, yaitu rute 30 menit, 1 jam dan 2 jam.

Yang paling banyak dipilih oleh pengunjung adalah rute 30 menit karena kita akan dibawa mengelilingi perkebunan teh sebanyak 1 putaran. Sedangkan untuk rute 1 jam, biasanya kita hanya akan ditawarkan bila ada induk kuda yang baru saja melahirkan dan kita diajak untuk menengok bayi kuda di kandangnya.

Dan untuk rute 2 jam, walaupun memakan waktu lama namun petualangan seru  pun menanti untuk kita jelajahi . Kita akan diajak menunggang kuda sambil masuk ke dalam hutan dan berakhir di sebuah air terjun sambil beristirahat sejenak untuk kemudian kembali melanjutkan perjalanan pulang. Saran kami, khusus untuk pilihan rute yang terakhir ini mungkin akan lebih cocok bila anak-anak sudah menginjak usia remaja dan mulai menyukai petualangan yang menantang.

Jenis kuda tunggang di Wisata Gunung Mas ini adalah Kuda Sumbawa yang mempunyai postur tubuh yang tinggi, besar dan tegap. Menurut sang pengasuh kuda, telah banyak anak-anak yang berkebutuhan khusus menunjukkan kemajuan yang pesat setelah rutin menunggang kuda sambil menghirup udara segar pegunungan di Agrowisata Gunung Mas.

Si pengasuh kuda pun menambahkan, bahwa saat menunggang kuda, anak-anak berkebutuhan khusus akan “belajar” mengenal bahasa tubuh kuda, melatih kekuatan tangan mereka saat memegang erat pegangan / tali sadel kuda terutama ketika melewati kontur tanah perkebunan yang menanjak dan menurun sedikit curam.

Memang benar bila dikatakan bahwa berkuda adalah berolahraga, karena kita secara otomatis akan melatih otot-otot tangan & kaki saat tubuh kita mencoba bertahan dan menjaga keseimbangan di atas pelana kuda.  Hal ini baru bisa kita rasakan perbedaannya setelah 30 menit berkuda di lahan yang naik turun.

Nah, bila masih ingin merasakan nuansa perkebunan teh lebih lama, kita bisa menginap di berbagai tipe penginapan yang telah disiapkan oleh pihak pengelola Agrowisata Gunung Mas. Disini ada 4 tipe penginapan yaitu kamar, bungalow, pondokan, dan rumah dari kayu kelapa.

Informasi lengkap tentang Penginapan di Gunung Mas, kita bisa melihatnya di sini.


Kiat jika mau berargo wisata di Gunung Mas:

  1. Usahakanlah datang ke Agrowisata saat cuaca cerah dan di pagi hari (langit masih biru, belum banyak awan dan sinar matahari belum terlalu terik).
  2. Kabut biasanya mulai turun siang menuju sore hari (sekitar jam 3-4 sore) dan bisa turun kapan saja terutama musim hujan. Berkuda masih bisa dilakukan saat cuaca berkabut karena kuda-lah yang malah akan menuntun pengasuh kuda untuk menemukan jalan pulangnya.
  3. Jangan lupa membawa topi, baju hangat, kamera dan minuman ketika Tea Walk atau Berkuda.
  4. Biaya untuk menunggang kuda adalah Rp.75.000,-/kuda (wisatawan domestik) dan Rp.125.000,- (wisatawan manca negara). Bila sedang sepi biasanya para pemandu ini akan langsung mendatangi mobil kita saat sedang parkir. Usahakan memilih kuda yang sesuai dan kuat menahan beban tubuh kita agar kita tidak menyiksa kuda.
  5. Jangan buang tiket masuk yang sudah kita beli, karena tiket ini bisa ditukar dengan sekantung teh celup Walini yang asli produk perkebunan teh ini. Carilah stand-stand bertuliskan nama teh ini dan tukar tiket kita di sana, gratis!

Jadi yuk mari usaha sedikit menempuh perjalanan jauh demi memberikan pengalaman tak terlupakan bagi anak-anak kita tercinta. Semoga dengan membuat mereka semakin dekat dan mencintai alam, di masa depan nanti mereka akan menjaganya dengan lebih baik daripada generasi mereka sebelumnya.

 


Post Comment