Menentukan Usia Kehamilan

Halo Dok,

Saya mau tanya nih, sekarang saya lagi hamil 2 bulan, cuma saya nggak tau pasti usia kandungannya. Saya bilang 2 bulan, sih, karena saya hitung dari hari pertama haid terakhir saya yaitu 8 Maret 2013. Beberapa bulan sebelumnya, siklus haid saya berubah-ubah, kadang bisa 32 hari dan 28 hari, begitu terus sampai tanggal 8 maret 2013 kemaren. Apakah itu termasuk haid yang tidak teratur?

Saya berhubungan intim pada tanggal 18, 20 dan 22 maret 2013 (tidak tahu pasti di tanggal berapa proses pembuahan berhasil). Dan saat saya pertama kali memeriksakan kandungan (setelah saya testpack dengan hasil positif) pada tanggal 15 April 2013, USG memang ditulis usia kehamilan saya sudah 1 bulan (4 minggu), dan saya kembali lagi kedua kalinya untuk kontrol pada tanggal 16 Mei 2013. Saat itu, dokter saya memeriksa dengan USG, ternyata kantung kehamilan saya cuma membesar sedikit saja, yang seharusnya sudah 8 minggu, tetapi di USG hanya seperti usia 5 minggu, janin juga tidak terlihat. Dokternya bilang, ada kemungkinan BO (blighted ovum) dan mau dikuret. Saya syok sekali.

Besoknya saya coba cari dokter lain dan diperiksa USG juga. Hasilnya masih cuma kelihatan kantungnya saja, tapi membesar sedikit. Kemudian dicoba USG Transvaginal saat itu juga, dari situ kelihatan kantung yang tampak lebih besar dari USG di dokter pertama dan ada janinnya, walau detak jantung belum terdeteksi. Dokter kedua mengatakan dicoba lagi minggu depan untuk dilihat perkembangannya. Saya dikasih obat penguat Dusphaton dengan vitamin. O, ya, hasil USG-nya CRL-nya itu 0,399cm. Dokter tidak menulis berapa minggu usia kehamilan saya. Katanya sih seharusnya sudah masuk 10 minggu, dengan usia janin 8 minggu.

*gambar dari sini

Yang saya ingin tanyakan:

Apakah janin saya itu belum terdeteksi dikarenakan memang usianya yang masih muda? Lalu apa karena haid saya yang tidak teratur pada saat pembuahan, jadi usia janin bisa saja lebih muda yang seharusnya masih 6 minggu. Namun karena dihitung berdasarkan HPHT seolah-olah kandungan saya itu berusia 8 minggu dan karena sebenarnya masih usia 6 minggu jadi kemungkinan detak jantung belum terdeteksi?
Terima kasih, Leny

Dear Leny,

Usia kehamilan dapat ditentukan dengan berbagai cara antara lain:

1. Dengan anamnesa tentang hari pertama haid terakhir, datangnya keluhan subjektif dari kehamilan dll.

2. Dari pemeriksaaan ginekologi, tanda-tanda pada rahim, besarnya rahim

3. Pemeriksaan bantu, misalnya Ultrasonografi

4. Pemeriksaan laboratorium , kapan BHCg urinenya positif.

Dari cara penentuan di atas biasanya dokter akan menggabungkan untuk menentukan kira-kira usia kehamilan tersebut.

Pemeriksaan USG trans abdominal (perut) atau tranvaginal ( akurasi lbh baik), di samping untuk menentukan usia kehamilan ( yang terbaik mulai di bawah usia 10mg), juga untuk melihat kondisi kehamilannya serta untuk melihat kelainan ginekologis lainnya, misalnya ada kista, miom atau kelainan rahimnya.

Untuk melihat kondisi kehamilan misalnya,jumlah kantung ( kembar?),  bagaimana bentuk kantung, ketebalan dinding kantung, diameter kantung, ada atau tidaknya bakal embrio yang tumbuh dalam kantung, ada tidaknya pulsasi. Semua itu disesuaikan dengan kira-kira usia kehamilan. Di samping itu USG juga bisa untuk menentukan kehamilan itu di dalam atau di luar rahim.

Dari data-data yang diperoleh pada anamnesa dan pemeriksaan-pemeriksaan tadi, maka seorang dokter dapat menentukan berapa kira-kira usia kehamilan dan bagaimana prognosis ( kedepannya) dari kehamilan. Misalnya, kemungkinan suatu Blighted Ovum, kematian embrio atau calon hamil anggur dll.

Jadi mengenai kehamilan Mbak Lenny, mohon maaf, dokter tidak bisa mendiagnosanya karena tidak melakukan pemeriksaan.

Mudah-mudahan dari penjelasan di atas Mbak Lenny bisa mengerti dan dapat memahami.

 

Salam, dr. Indrawati SpOG

 


Post Comment