Kitab Jalan-Jalan Bersama Si Kecil

Siapa yang senang traveling? Saya! Siapa yang senang traveling bersama anak-anak? Saya! Ya, saya termasuk orang yang tidak setuju dengan pendapat kalau punya anak kecil berarti tidak bisa jalan-jalan lagi. “Enak, ya, anaknya sudah besar-besar, ayah-bundanya jadi bisa jalan-jalan lagi.” Pernah dengar komentar semacam ini? Saya tidak setuju, punya anak yang masih kecil pun kita bisa jalan-jalan, kok, syaratnya, ya, si anak dibawa. :)

Sepertinya Donna Widjajanto & Rully Larasati juga punya pemikiran yang sama seperti saya. Coba baca, deh, buku mereka, Traveling with Kids, isinya lengkap banget untuk membantu kita bisa jalan-jalan seru dan menyenangkan bersama anak-anak. Mereka menyatakan bahwa sebenarnya anak usia SD (6-12 tahun) adalah usia yang paling ‘enak’ untuk mengajak anak jalan-jalan. Di usia ini anak sudah cukup mandiri, tapi juga masih cukup patuh.

Memang harus diakui, jalan-jalan bersama anak pasti dobel repotnya. Karena kita juga yang harus menyiapkan segala keperluan anak. Mulai dari surat-surat dan dokumen apabila hendak ke luar negri, sampai akomodasi dan itinerary kegiatan dan tempat tujuan selama bepergian. Hal-hal seperti ini yang terkadang membuat acara jalan-jalan yang seharusnya menyenangkan malah menjadi ‘neraka’ bagi orangtua maupun si anak.

Nah, dalam buku Traveling with Kids, Donna & Rully menjabarkan berbagai hal yang perlu disiapkan, mulai dari  persiapan sebelum berangkat seperti menetapkan tempat tujuan, menyiapkan penginapan dan kendaraan, mempersiapkan kesehatan anak, panduan lengkap menyiapkan dokumen untuk ke luar negeri, dan isi koper serta ransel anak.

Serunya lagi, di buku ini juga terdapat berbagai ide tempat tujuan dan berbagai hal yang bisa dilakukan disana plus beragam kiat untuk sepanjang perjalanan. Selain itu juga dilengkapi dengan berbagai masalah yang mungkin timbul selama perjalanan dan bagaimana mengatasinya. Sudah? Belum! Masih ada lagi kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan setelah pulang kembali ke rumah, seperti bagaimana mengatasi jetlag dan menyusun foto-foto selama perjalanan untuk kenang-kenangan.

Untuk ibu-ibu dengan anak usia balita, jangan khawatir, ada juga buku Traveling with Tots yang ditulis Donna Widjajanto, membuktikan bahwa jalan-jalan bersama anak balita bukanlah sesuatu yang mustahil. Mbak Donna sendiri yang anaknya masih usia balita, sering jalan-jalan mengajak si anak, jadi tentunya isi buku ini sudah terbukti, ya. ;)

Pastinya ada banyak ‘catatan’ ketika membawa anak yang masih balita, banyak yang harus disesuaikan.  Dalam buku ini ada banyak contekannya, seperti menyusun itinerary yang tots friendly, kemana pun tujuannya, memilih penginapan dan penerbangan yang sesuai, keperluan-keperluan si kecil, kesehatan anak dan orangtua, rencana cadangan jika si kecil ngambek, dan bagaimana memaksimalkan perjalanan sehingga menyenangkan serta membuat anak terasah kecerdasan sosialnya.

Saya termasuk orang yang senang browsing dan membaca tentang tempat yang akan saya tuju. Saya tidak senang clueless ketika dalam perjalanan. Biasanya saya akan membuat daftar tempat yang bisa dituju, jam buka, dan harga tiket masuk jika ada, pilihan transportasi selama di tempat tujuan, dan makan yang mudah untuk anak-anak. Menyusun itinerary penting buat saya, terutama ketika tempat seperjalanan kita adalah anak-anak. Nah, ketika menemukan kedua buku ini pastinya saya senang sekali, buku ini menjadi semacam pegangan saya dalam memyiapkan perjalanan liburan bersama anak-anak. Sarat informasi, bahkan untuk hal-hal kecil yang mungkin akan luput dari perhatian kita. Buku Traveling with Tots malah dilengkapi dengan bonus lirik-lirik lagu anak-anak dan resep praktis untuk bekal dalam perjalanan. Bahasa dalam buku ini juga ringan dan familiar. Punya saya sudah mulai lecek sekarang, keseringan di bolak-balik daaaan … sudah ditempel Post It di berbagai tempat. Hehehe.

Jadi Mommies, yuk, baca buku ini, lalu siapkan koper dan jalan-jalan seru bersama si kecil. :)

 


21 Comments - Write a Comment

  1. gw termasuk sering mengajak anak gw jalan2.karena, simple aja, gw suka travelling.memang perlu persiapan yang lebih dibanding pergi sendiri. tapi lebih banyak sukanya dibandingkan kerepotannya. dan anak usia balita menurut gw lebih exciting kalau diajak jalan2, sehingga emaknya juga antusias merencanakan perjalanan

  2. Wah, ini must have books untuk ortu yang senang travelling atau punya pikiran bahwa jalan2 sm anak2 itu ribet ya..
    Gw termasuk orang yg ga ribet kalo mau jalan2/ keluar kota. Seringan go show aja sm suami, yang namanya booking hotel aja ga pernah *jangan ditiru* jadi ya udh kadang2 sedapetnya aja dan mencoba menikmati :))

  3. Travelling with kids is fun, u know! bebas dari “perasaan bersalah” karena ninggalin mereka bersenang-senang, but also ga kehilangan kesempatam menyenangkan diri sendiri :) aku udh travelling dg Luna sejak dia masih umur bbrp bulan, memang sebagian besar ke tempat sodara, atau mengunjungi tempat dinas suami yang pindah-pindah sih…bukan benar-benar tempat asing, Lagu anak memang penting, di pesawat bernyanyi dan bercerita dg Luna membuat dia tenang dan santai. The most important thing: positive thinking! Kalau parents udh mikir ribetnya, ya pasti ribet beneran ;) kalau parents yakin bakal handle everything, then everything will be just fine.

Post Comment