Kampung Gajah, Hiburan Outdoor di Kota Bandung

by: - Thursday, January 20th, 2011 at 8:00 am

In: Kids Destination 42 responses

0 share

Untuk para mommies yang berdomisili nggak jauh dari Bandung, pasti sudah familiar dengan beberapa tempat hiburan keluarga yang sekarang banyak berkembang di sekitaran Lembang, Bandung. Salah satunya, Kampung Gajah.

Sebagai warga Jakarta yang sudah mulai bosan mengajak anak ke mall, saya dan suami sesekali memilih ber-weekend di Bandung. Kami sampai di Bandung Jumat sore dan berencana ke Kampung Gajah besok paginya. Ternyata kami kesiangan. Jalan menuju Lembang super-duper macet, dan cuaca saat itu panas terik (jam 11.30 siang). Suami saya akhirnya menyerah di Jalan Setiabudhi setelah 1,5 jam perjalanan, lalu memutar balik ke Bandung. Hari Minggu, kami berangkat dari hotel jam 8.20 pagi menuju Lembang. Beruntung jalanan masih cukup lancar dan kami sampai di Kampung Gajah sekitar jam 9.

Pilihan kami nggak salah! Makaio (anak kami) langsung terpana pada pemandangan pertama yang dia lihat di sana. Beberapa Buggy Car besar yang bisa menampung 2-6 penumpang dewasa, meraung-raung di dekat parkiran depan. Cukup banyak orang berkerumun, mungkin mengantri untuk naik si buggy car. Biaya sewanya Rp 150,000 per 10 atau 20 menit. Mahal ye! :p


Kami lalu turun ke tempat hiburan anak-anak. Ada sebuah playground cukup besar, di mana anak-anak bisa bermain sepeda, becak, jungkat-jungkit, perosotan, ayunan dll. Satu anak harus membayar Rp 30,000 untuk bermain sepuasnya di dalam playground. Pengasuh atau orangtua yang menemani nggak dikenakan biaya. Ada dua track ATV untuk anak-anak, seingat saya. Dan ada dua jenis ATV yang disewakan. Tiket untuk ATV motor seharga Rp 30,000/10 menit (bisa boncengan dengan orang dewasa), sedangkan untuk ATV mobil Rp 40,000/10 menit (bisa dinaiki 2 orang anak). Sistem antrian memakai nomor di tiket dan akan dipanggil oleh petugas, jadi si kecil nggak perlu berdiri berbaris meskipun antrian cukup panjang. Di tengah-tengah kedua area ATV ini ada taman kecil dengan permainan perosotan dan gua-gua buatan.

Untuk hiburan air, ada perahu bebek-bebekan untuk anak-anak dan bumper boat yang bisa dinaiki dua orang dewasa dan satu anak. Tarif naik bumper boat adalah Rp 50,000/boat untuk 10 menit. Ada juga sebuah kereta mini dengan jalur mengelilingi area bumper boat, lengkap diberi pintu lintasan. Biaya naik kereta ini Rp 15,000/orang. But I must warn you, the train goes veeerrry slow. Salah satu hiburan lain yang pasti anak-anak suka, yaitu naik kuda. Harganya 20ribu untuk dua kali putaran. Anak yang lebih besar juga mungkin akan suka ber-flying fox ria.

Lapar? Jangan khawatir. Berbagai jenis makanan, dari jajanan seperti siomay, batagor, sosis bakar, es lilin, ice jelly sampai resto dengan view pegunungan dan lesehan makanan sunda tersedia di sana. Harganya? Yah, nggak terlalu murah tapi masih reasonable. Kalau sudah puas bermain, kita bisa mampir ke area memetik strawberry yang terpisah di dekat parkiran. Hasil petikan dihargai 60ribu/kg.

Overall, Kampung Gajah menawarkan hiburan outdoor yang menarik. Harga permainan anak yang berkisar 20ribu ke atas tergolong cukup mahal, tapi memuaskan. It would’ve been nice if there was a swimming pool as well, though. Tentunya kalau dilengkapi kamar mandi yang memadai, ya. Beberapa pembangunan masih berlangsung di Kampung Gajah. Jadi bisa dipastikan masih akan ada tambahan permainan dan fasilitas umum nantinya.

Satu hal yang kurang oke, dan cukup mengganggu, adalah fasilitas toilet! Untuk area hiburan seluas Kampung Gajah, mestinya disediakan lebih banyak toilet, dengan saluran pembuangan air yang lebih baik. Apalagi hampir semua pengunjung membawa anak kecil. Toilet yang saya masuki di bagian tengah area anak-anak sangat becek, dan saat itu sedang disedot airnya. Lalu dua jam kemudian, toilet itu ditutup untuk dibersihkan. Jadilah kami berputar-putar mencari toilet yang antriannya nggak terlalu panjang. Padahal waktu itu Makaio sudah kebelet pup! Untung saja nggak terlambat. Hehe.

Sekitar 4 jam kami habiskan di Kampung Gajah and Makaio was a happy boy! Saat aku tanya permainan yang paling dia sukai, dia menjawab, “Naik motor.” No surprise. Ketika diajak pulang, dia bertanya, “Ma, kok tempat jalan-jalannya nggak ada dalemnya, sih?” (Indoor). Yah gitu deh. Maklum, anak mall :p

Beberapa tips jika ingin ke Kampung Gajah:

  • Sebisa mungkin hindari pergi saat weekend, atau berangkatlah sepagi mungkin. Kampung Gajah buka jam 8 pagi, kok.
  • Pakai sunblock untuk seluruh keluarga, kalau perlu bawa sekalian.
  • Bawa sunglasses dan topi, termasuk untuk si kecil.
  • Bring cash! There’s no ATM facility in the area. (at least sampai akhir 2010 kemarin)
  • Sering-seringlah mengajak si kecil ke toilet, jangan tunggu sampai kebelet.

*Dikirim oleh Erweniati, ibu dari Makaio (4 tahun). Wah, seru sekali ya ke Kampung Gajah!

Share this story:

Recommended for you:

42 thoughts on “Kampung Gajah, Hiburan Outdoor di Kota Bandung

  1. Pingback: Mommies Daily
  2. Pingback: Karina Rizki
  3. Pingback: Rindu Melati P
  4. Pingback: caladineku
  5. Pingback: fenny tunjungsari
  6. Pingback: Alfa Kurnia
  7. Pingback: ully wulandari
  8. Pingback: Mamamoo Temanmoo
  9. wah, dulu pernah nonton di tv, ga tau nama tempatnya… ternyata ini Kampung Gajah! jadi pengen ajak Rama ke sana juga. kayaknya abis ini jumlah pengunjung Kampung Gajah bakal meningkat drastis gara2 ketambahan ibu2 MD deh hehe… Tx 4 sharing ya, Wid!

  10. Kalo gw malah senengan ke kampung gajah pas menjelang sore…matahari udah gak terik… Angiiin nya sejuuuk. resiko agak crowded sih :p Oiya, jangan lupa bawain topi, jaket ya utk anak2nya.

    Enaknya sekarang fasilitas tempat bermainnya lebih lengkap. Anakku yg kecil 2yo senengnya main di playground yg cuma bayar 30rb/anak dan bisa keluar masuk selama stempelnya masih nempel :p

    Setuju banged. sarana toiletnya kurang banged dan agak jorse

  11. Untungnya kegigihan elo membuahkan hasil yaa, Maka seneng diajak ke sana :D. Kalo gue si Jibran juga udah males diajak ke sana besok paginya, traume macet 2 jam nggak nyampe-nyampe.

    Pemandangan ke kotanya gimana tuh Wid? Kalo gue yang pengen banget ngeliat pemandangan kota Bandung dari ketinggian gitu, katanya bagus banget yah…

      1. eh tulisannya dikit deng, yg banyak poto nya hihihi
        share cerita apa ya..? ntar deh kalo ada yg menarik ya :)

  12. Lucu yaaaa tempat yang kayak ada danau2annya itu. Pengen ah ke sana asal nggak pas long weekend. Gue yakin itu Kampung Gajah pasti isinya emang orang2 Jakarta semua deh yang haus tempat main outdoor :D

  13. Pingback: nyx
  14. Pingback: Imelda A.Trisna
  15. over all kampung gajah enak, tempat yang lumayan menyenangkan buat kita ajak si kecil … tuk permainan di Kampung Gajah emang ratenya relatif mahal sih mnrt gw, tapi tuk area playground nya lumayan ga terlalu mahal utk hitungan maen sepuasnya (ga mau rugi banget :D)

    betul banget kesananya kalo bisa jam 10 dah sampe area setia budhi/ledeng, karena kalo weekend diatas jam segitu dah macet banget

  16. Pingback: Mommies Daily
  17. Pingback: lita iqtianti
  18. Pingback: wina sari mahruzar
  19. Pingback: FIM (´▽`)/
  20. Pingback: Mommies Daily
  21. liburan di kampung gajah mengecewakan,dng area yg begitu luas,tapi fasilitas mck untuk wanita harus antri panjang ,apalagi untuk ibadah sholat,mushollahnya keucilll skali,tarif setiap permainan terlalu mahal dibanding area wisata yg lain.tolong diperhatikan!

  22. Pingback: lukman n. adiputra
  23. Pingback: Siti Masitoh
  24. Pingback: Mommies Daily
  25. Pingback: Suryanti Pasaribu
  26. Pingback: 8G Community
  27. Pingback: Eka Kusumawati
  28. Pingback: Mommies Daily
  29. Pingback: Irma Setiani

Leave a Reply