Mommies Daily Mooovement

Salah satu hal terberat dari tinggal di Jakarta menurut saya adalah melihat keberadaan anak-anak kecil jalanan. Kadang-kadang anak-anak ini dibawa oleh ibunya untuk minta-minta, kadang-kadang mereka mengemis, mengamen atau menjajakan koran sendirian tanpa kehadiran orang tua sama sekali. Walaupun saya sudah tinggal di Jakarta selama puluhan tahun, saya tidak pernah terbiasa dengan pemandangan ini (dan semoga tidak akan pernah).

Dan mungkin seperti ibu-ibu lainnya, saya sering bingung jika bertemu dengan anak-anak ini di jalan. Saya tidak ingin memberi mereka uang karena tidak ingin ‘mengajari’ mereka untuk tetap mengemis atau mengamen, tapi saya juga tidak bisa diam saja ketika wajah-wajah mungil itu muncul di depan kaca mobil saya. Jadi yang biasanya saya berikan adalah susu kotak. Kenapa? Karena saya pikir, kalau saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk menjauhkan mereka dari jalanan di Jakarta, paling tidak saya bisa memberikan sesuatu yang bergizi untuk saat itu.

Kenyataannya, masih banyak sekali anak-anak yang terpaksa menghabiskan waktunya di jalanan, di mana seharusnya mereka bersekolah atau bermain. Mommies Daily ingin sekali melakukan sesuatu untuk mereka dan kami ingin mengajak para mommies untuk ikut berpartisipasi.

Caranya? Mudah sekali.

Kami berencana, jika dalam 24 jam follower Mommies Daily di Twitter bisa bertambah sampai dengan 3,000, kami akan membeli 1,000 kotak susu UHT (small size) yang akan kami bagikan ke anak-anak jalanan.

Kita akan mengumumkan hal ini di twitter dan kami hanya minta ibu-ibu murah hati yang merupakan pembaca blog, anggota forum dan follower Twitter kami untuk meneruskan pesan tersebut disertai dengan hashtag #MOOVEit

Gerakan ini bukan semata-mata karena kami ingin menambah jumlah follower di Twitter, namun kami merasa bahwa melalui cara ini, kami bisa menyebarkan pesan secara lebih luas dan berharap bahwa semakin banyak yang mendengar tentang program MD Mooovement ini, semakin banyak juga yang tergerak untuk melakukan sesuatu untuk anak-anak yang kurang beruntung tersebut.

So it’s very simple, right? 3,000 followers in 24 hours, 1,000 boxes of milk. Please help us reach this goal, mommies, because that way you’ll help to bring a smile to the children on the street! :)

PS: Kita juga rencananya ingin melakukan kegiatan sosial ini secara rutin, terutama untuk membantu anak-anak yang kurang mampu. Kalau punya ide bentuknya seperti apa, silahkan disampaikan di comment box di bawah ini ya. Thank you :)

Program ini juga bisa didiskusikan di salah satu thread forum FD.

Update: 13 Januari 2010:

  • [18:44] Terima kasih atas respon positif dari Anda semua yang telah membantu menyebarluaskan informasi ini. Saat ini telah terkumpul 2.450 susu kotak UHT sumbangan dari mereka yang mengetahui dan memiliki komitment di program ini. Terima kasih!
  • [19:20] Kiriman pertama sudah sampai.
  • Jika Anda juga ingin berpartisipasi, Anda bisa langsung menghubungi @mommiesdaily di Twitter
  • Kami akan memperbarui halaman jika ada informasi lanjutan.

Update: 14 Januari 2010:


98 Comments - Write a Comment

  1. woowww…
    walopun gw belom jadi mommy,
    gw ikut dukung banget nih.. =)
    gw retweet & share di facebook juga yaa..
    bener, suka dilema ya kalo liat anak2 jalanan, mau kasih uang takut “mengajari” mereka terus mengemis.. jadi gw suka sedia biscuit / susu kotak di mobil, & kalo ketemu anak2 jalanan suka juga kasih2 mereka.. daripada kasih uang, sepertinya ini lebih baik.
    go mommiesdaily!

  2. great idea.

    untuk kegiatan sosial lainnya, aku mau usul MD dukung rumah singgah anak2 jalanan, atau sekolah2 untuk anak2 kurang mampu. let’s support people who facilitates street children to become productive and valued members of society; don’t support people who exploit them.

  3. affi

    lucy,
    Thank you yaaa. Jadi ibu atau enggak, tetep aja nggak tega kan ngeliat anak2 itu di jalanan, kadang2 sampe malem banget, padahal seharusnya mereka udah di tempat tidur :(

    Wortje,
    Thanks so much for your support ya wor. Sini kamu kita peluk jg rame2 hahaha

    Lena,
    Noted! Ini sempat dibahas juga len kemaren, dan mudah2an bisa segera dilaksanakan. Nanti bantun ya Len! Hihihi teteeeeeup..

  4. Sekadar sumbang pendapat. Susu formula BUKAN dan TIDAK AKAN pernah menjadi jawaban untuk persoalan malnutrisi pada anak. Ambil satu contoh penting saja, pernah berpikir bagaimana komunitas yang kurang beruntung ini menyiapkan susunya? Air yang tercemar, botol susu yang tidak bersih, dsb, justru akan menyebabkan diare. Dan diare adalah pembunuh balita nomor 2 di Indonesia (nomor satunya: ISPA). Donasi hanya akan berarti JIKA disertai penyuluhan. Saya tidak bicara omong kosong. Saya bicara fakta.

  5. Julisa Thank you for your comment. Tapi kalau kamu baca artikel di atas baik-baik, kita nggak pernah menulis kita akan ngasih susu formula, kok :) As we stated above, we’ll give away UHT Milk.

    But thanks for your concern

  6. Pemandangan seperti itu sepertinya tidak hanya terjadi di kota besar, di Jogja masih cukup banyak dijumpai pemandangan sejenis.

    Di perempatan jalan, sering juga saya jumpai anak-anak kurang beruntung seperti itu… mereka mengemis. Antara pengen ngasih dan tidak. Tapi, pernah sih pengalaman kita ngasih 500 rupiah. You know what happened next? DUITNYA DIBUANG!

    Setelah itu, sudah malas untuk ngasih sesuatu yang bentunya duit. Memang ujung-ujungnya berprasangka, apakah buat makan? Buat beli minuman? Buat rokok? Atau malah disetor ke orang lain yang ‘dianggap’ boss-nya? Dunno.

  7. Pingback: dsy

  8. Pingback: dsy

  9. Very touching campaign. I am 100% all for it, sampe terharu baca storynya. It is amazing how simple things can make better surrounding. Yes, its only a box of UHT, but it is the magnitude that drives such awareness and to make other people care is what’s amazing. So proud of you Mommiesdaily. Lets keep it rolling. Go MD!

  10. ulfa chairunnisa · Edit

    jujur melihat anak2 jalanan sangat terharu banget karna tidak seharusnya mereka ikut merasakan apa yang di rasakan oleh kedua ortu mereka, harusnya di usiamereka yg belum culup umur itu,mereka harus bermain dgn teman sebaya mereka,tertawa riang,bersiul dan bernyanyi bersama dengan riang gembira.

Post Comment