Rambut Tipis Seiring Bertambahnya Usia? Ini Penyebab dan 7 Rekomendasi Produk

Self

Mommies Daily・in 4 hours

detail-thumb

Mengapa rambut makin tipis seiring bertambahnya usia? Kenali penyebab rambut tipis, cara merawatnya, dan 7 rekomendasi produk perawatan rambut untuk Mommies.

Rambut memang mahkota perempuan, jadi wajar jika disayang-sayang. Namun, seiring bertambahnya usia, kenapa rambut makin tipis, ya? Sebuah studi di The Journal of Menopause Society menunjukkan bahwa 50% perempuan berusia di atas 50 tahun mengalami rambut tipis karena kerontokan.

Faktanya, seperti tubuh yang menua, rupanya rambut juga ikut menua, loh. Penuaan rambut dimulai dari dalam kulit kepala pada tingkat seluler. Seiring bertambahnya usia, pertumbuhan rambut melambat. Inilah salah satu penyebab utama rambut menipis. Dan kabarnya, ini bisa dialami semua perempuan!

“Rambut mungkin paling tebal dan paling indah pada usia antara 15 dan 30 tahun. Setelah itu, terjadi penurunan secara bertahap, yang kemudian diikuti oleh perubahan drastis setelah menopause. Estrogen sangat baik untuk rambut. Setelah menopause, perempuan kehilangan estrogen dan rambutnya,” jelas dr. Mary Lupo, seperti dikutip dari Time.

Ya, masalah rambut menipis seiring bertambahnya usia sebenarnya merupakan proses biologis yang alami dan sangat umum dialami oleh orang dewasa. Seiring berjalannya waktu, siklus pertumbuhan rambut mengalami perubahan secara bertahap.

Jika dahulu helai rambut terasa tebal dan bervolume, kini teksturnya mungkin terasa lebih tipis dan rapuh. Memahami dinamika ini adalah langkah awal untuk memberikan perawatan yang tepat agar kesehatan rambut dan kulit kepala tetap terjaga.

BACA JUGA: 4 Warna Rambut untuk Rambut Tipis agar Terlihat Tebal di Usia 40

Apa yang Terjadi pada Rambut Seiring Bertambahnya Usia?

Folikel rambut mengalami siklus pertumbuhan berkelanjutan yang terdiri dari tiga tahap utama.

1. Fase Anagen

Fase anagen adalah tahap pertumbuhan aktif. Rambut tumbuh dari folikel selama periode ini. Seiring bertambahnya usia, fase ini mungkin menjadi lebih singkat sehingga membatasi seberapa panjang dan tebal rambut dapat tumbuh.

2. Fase Katagen

Fase katagen adalah periode transisi singkat ketika aktivitas folikel berkurang dan mulai menyusut. Tahap ini mempersiapkan rambut untuk memasuki fase istirahat.

3. Fase Telogen

Fase telogen adalah tahap istirahat dalam siklus tersebut. Orang dewasa yang lebih tua mungkin mengalami perubahan keseimbangan antara fase pertumbuhan dan fase istirahat. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kerontokan dan penurunan kepadatan rambut.

Foto: Yan Krukau/Pexels

Penyebab Rambut Tipis Seiring Bertambahnya Usia

Rambut yang menipis seiring bertambahnya usia biasanya terkait dengan perubahan pada siklus pertumbuhan rambut dan folikel rambut secara bertahap. Beberapa perubahan biologis ini dapat memengaruhi penampilan dan kekuatan rambut seiring bertambahnya usia.

Pengecilan Folikel Rambut

Pengecilan terjadi ketika folikel rambut secara bertahap menjadi lebih kecil. Folikel yang lebih kecil menghasilkan helai rambut dengan diameter yang lebih sempit sehingga rambut tampak lebih halus dan kurang lebat. Proses ini terutama terkait dengan kerontokan rambut akibat faktor genetik, yang dapat semakin terlihat seiring bertambahnya usia.

Perubahan Hormon

Perubahan hormon dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut. Perubahan kadar hormon dapat memengaruhi lamanya rambut berada dalam fase pertumbuhan aktif dan mungkin berkontribusi pada penipisan rambut secara bertahap. Bagi perempuan, perubahan hormon yang terkait dengan menopause juga dapat memengaruhi kepadatan dan tekstur rambut.

Penurunan Produksi Melanin

Folikel rambut menghasilkan lebih sedikit melanin seiring bertambahnya usia. Hal ini menyebabkan rambut kehilangan pigmen alaminya dan secara bertahap berubah menjadi abu-abu atau putih.

Penurunan Produksi Minyak di Kulit Kepala

Kulit kepala mungkin menghasilkan lebih sedikit minyak alami seiring bertambahnya usia. Hal ini dapat membuat rambut dan kulit kepala terasa lebih kering. Rambut yang lebih kering lebih rentan mengalami keretakan dan patah.

Faktor Genetik

Genetika memainkan peran penting dalam perubahan rambut seiring bertambahnya usia. Jika anggota keluarga dekat mengalami penipisan rambut atau kerontokan rambut dengan pola tertentu, Mommies mungkin memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami pola serupa.

Nutrisi dan Faktor Kesehatan Lainnya

Pertumbuhan rambut memerlukan nutrisi yang cukup. Diet ketat atau kondisi medis tertentu dapat mengakibatkan rambut menipis. Stres juga dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut untuk sementara. Dalam beberapa kasus, peningkatan kerontokan rambut mulai terlihat beberapa bulan setelah periode stres fisik atau emosional yang signifikan.

BACA JUGA: 10 Rekomendasi Produk Curly: Shampoo, Conditioner hingga Curl Cream

7 Rekomendasi Produk Perawatan Rambut Menipis

Untuk memaksimalkan perawatan rambut menipis di rumah, memilih produk yang tepat dengan formulasi khusus sangatlah krusial. Berikut adalah rekomendasi rangkaian perawatan rambut tipis.

1. Rudy Hadisuwarno Hair Growth Serum

Rambut Tipis Seiring Bertambahnya Usia? Ini Penyebab dan Rekomendasi Produk
Foto: Shopee

Produk ini mengandung bahan aktif berkonsentrasi tinggi yang bekerja langsung pada pusat pertumbuhan rambut. Serum ini membantu menghentikan proses kerontokan sekaligus merangsang pembentukan folikel baru secara efektif.

Beli: di sini.

2. Yves Rocher Anti-Hair Loss Fortifying Shampoo

Foto: Shopee

Sampo Yves Rocher ini merupakan sampo herbal berbahan dasar alami. Diperkaya dengan Agave Fructans yang melancarkan mikrosirkulasi kulit kepala. Produk ini membersihkan secara lembut sekaligus menguatkan akar rambut dari pangkalnya.

Beli: di sini.

3. Makarizo T1 Rosemary Scalp & Hair Oil

Rambut Tipis Seiring Bertambahnya Usia? Ini Penyebab dan Rekomendasi Produk

Foto: Shopee

Minyak perawatan kulit kepala ini memanfaatkan kebaikan rosemary oil untuk merangsang sirkulasi dan menutrisi akar. Produk ini sangat cocok digunakan sebagai perawatan sebelum keramas untuk menebalkan dan menguatkan struktur rambut.

Beli: di sini.

BACA JUGA: 12 Warna Rambut yang Bikin Wajah Terlihat Lebih Cerah, Mommies Sudah Coba yang Mana?

4. Bonvie Anti Hairfall Kemiri Gin Tonic

Foto: Shopee

Kombinasi nutrisi tradisional kemiri, ginseng, aloe vera, dan biotin dalam bentuk spray cair yang praktis. Bonvie Anti Hairfall Kemiri Gin Tonic efektif menguatkan akar, memberikan rasa segar di kulit kepala, serta menjaga rambut tetap bervolume tanpa terasa lepek.

Beli: di sini.

5. NR Reactive Tonic

Rambut Tipis Seiring Bertambahnya Usia? Ini Penyebab dan Rekomendasi Produk
Foto: Shopee

Tonik rambut legendaris ini diformulasikan khusus untuk mengatasi kerontokan parah dan memberikan nutrisi intensif pada kulit kepala. Kandungan aktifnya membantu menyegarkan kulit kepala sekaligus merangsang pertumbuhan helai baru.

Beli: di sini.

6. L’Oreal Paris Elseve Aminexil Anti Hair-Fall Serum

Foto: Shopee

Serum perawatan kulit kepala ini mengandung Aminexil yang membantu memperkuat jangkar akar rambut pada kulit kepala. Selain itu, serum ini juga membantu mengurangi kerontokan serta menjaga kerapatan helai rambut agar tidak mudah patah.

Beli: di sini.

BACA JUGA: 10 Model dan Warna Rambut untuk Wajah Bulat agar Terlihat Lebih Tirus

7. Kerastase Stimuliste Anti Hair Loss Serum

Rambut Tipis Seiring Bertambahnya Usia? Ini Penyebab dan Rekomendasi Produk
Foto: Shopee

Nama Kerastase sudah jadi jaminan produk perawatan rambut berkualitas. Tengok saja berbagai salon high-end di Indonesia. Banyak yang menggunakan produk dari mereka. Serum kulit kepala ini mengandung Aminexil dan Vitamin PP yang membantu menjaga kekuatan akar, memperpanjang usia rambut, serta membantu mengurangi kerontokan. Formulanya juga terasa ringan sehingga nyaman digunakan secara rutin tanpa membuat kulit kepala terasa berminyak.

Beli: di sini.

Penulis: Imelda Rahma
Cover: cottonbro studio/Pexels