
Moisturizer sebelum atau sesudah sunscreen? Cari tahu urutan skincare pagi yang benar, terutama kalau kulit Mommies mudah kering karena AC.
Pernah bingung, moisturizer dipakai sebelum atau sesudah sunscreen? Apalagi kalau pagi sudah buru-buru menyiapkan anak, berangkat kerja, atau sekadar ingin skincare-an tanpa harus mikir panjang. Jangan sampai salah urutan karena takut moisturizer bikin sunscreen jadi kurang efektif.
Jawabannya: moisturizer dipakai sebelum sunscreen. Dalam urutan skincare pagi yang sederhana, setelah membersihkan wajah, Mommies bisa menggunakan serum atau produk perawatan lain jika diperlukan, kemudian moisturizer, lalu sunscreen sebagai langkah terakhir sebelum makeup. Urutan ini juga direkomendasikan dalam panduan skincare dari dermatolog.
Jadi, kalau selama ini masih bertanya-tanya, “moisturizer dulu atau sunscreen dulu?”, jawabannya adalah moisturizer dulu, baru sunscreen.

Secara umum, produk skincare digunakan dari tekstur yang lebih ringan ke yang lebih berat. Moisturizer membantu menjaga kelembapan kulit, sementara sunscreen menjadi lapisan perlindungan dari paparan sinar UV.
Cleveland Clinic merekomendasikan urutan pagi yang sederhana: cleanser, moisturizer, lalu sunscreen. Sunscreen ditempatkan sebagai langkah terakhir dalam skincare pagi karena fungsinya sebagai perlindungan kulit dari paparan sinar matahari.
Urutan sederhananya:
Cleanser → serum/treatment (jika perlu) → moisturizer → sunscreen → makeup
Mommies sebenarnya gak perlu punya rutinitas skincare yang panjang. Terlalu banyak produk juga bisa meningkatkan kemungkinan kulit mengalami iritasi, terutama kalau produknya tidak cocok atau digunakan berlebihan.
Nah, ini yang sering bikin bingung.
Ada anggapan bahwa sunscreen harus menjadi produk pertama yang menyentuh kulit agar perlindungannya maksimal. Padahal, penggunaan moisturizer sebelum sunscreen tidak otomatis membuat sunscreen kehilangan efektivitasnya.
Sebuah studi yang dipublikasikan di Photodermatology, Photoimmunology & Photomedicine pada 2022 menguji beberapa sunscreen dengan moisturizer yang diaplikasikan sebelum maupun sesudah sunscreen. Pada kondisi yang diuji, peneliti tidak menemukan perbedaan signifikan dalam efektivitas perlindungan UV sunscreen ketika moisturizer digunakan sebelum atau sesudahnya. Studi tersebut melibatkan 25 sukarelawan.
Meski begitu, untuk rutinitas sehari-hari, urutan moisturizer lalu sunscreen tetap menjadi pilihan yang paling praktis dan umum direkomendasikan.
Jadi, Mommies gak perlu takut moisturizer akan “menghilangkan” fungsi sunscreen.

Buat Mommies yang hampir setiap hari berada di ruangan ber-AC, kulit mungkin terasa lebih kering, ketarik, kasar, atau bahkan gampang mengelupas.
Dalam kondisi seperti ini, moisturizer justru semakin penting. American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan penggunaan moisturizer ketika kulit terasa kering dan menyarankan moisturizer diaplikasikan setelah kulit dibersihkan. Untuk kulit yang sangat kering, jenis moisturizer yang lebih creamy atau berbentuk ointment umumnya lebih efektif membantu mempertahankan kelembapan dibanding lotion yang lebih ringan.
Artinya, jangan karena takut sunscreen “terganggu” lalu Mommies melewatkan moisturizer. Kulit yang nyaman dan cukup lembap juga membuat rutinitas skincare pagi terasa lebih enak digunakan.
Kalau Mommies sering mengalami kulit kering karena bekerja di ruangan ber-AC, bisa baca juga:
BACA JUGA: 7 Cara Mengatasi Kulit Kering karena AC, Bukan Cuma Moisturizer
Ini juga pertanyaan yang sering muncul: apakah harus menunggu 5, 10, atau 15 menit sebelum memakai sunscreen?
Sebenarnya gak ada aturan wajib harus menunggu sekian menit antara moisturizer dan sunscreen. Yang lebih penting, pastikan moisturizer sudah cukup menyerap dan tidak terasa terlalu basah atau licin sebelum Mommies mengaplikasikan sunscreen.
Jadi, setelah memakai moisturizer, beri waktu sebentar sampai terasa nyaman di kulit. Setelah itu, lanjutkan dengan sunscreen.
Angka 15 menit yang sering Mommies dengar lebih berkaitan dengan waktu penggunaan sunscreen sebelum keluar rumah. AAD merekomendasikan sunscreen diaplikasikan sekitar 15 menit sebelum pergi ke luar agar kulit terlindungi saat mulai terpapar sinar matahari.
Untuk sunscreen, pilih produk dengan SPF 30 atau lebih, broad-spectrum, dan water-resistant, terutama jika Mommies akan banyak beraktivitas di luar ruangan.
Sudah pakai moisturizer, lanjut sunscreen, tapi malah muncul seperti serpihan kecil atau produk menggumpal di wajah? Ini biasanya disebut pilling.
Pilling gak selalu berarti urutan skincare Mommies salah. Beberapa hal bisa menjadi penyebabnya, seperti tekstur produk yang kurang cocok satu sama lain, penggunaan produk terlalu banyak, atau sunscreen langsung digosok terlalu kuat setelah moisturizer.
Coba gunakan moisturizer secukupnya, ratakan dengan lembut, lalu beri waktu sebentar sampai terasa lebih set sebelum mengaplikasikan sunscreen. Saat memakai sunscreen, usahakan gak menggosok kulit terlalu agresif.
Kalau tetap pilling, bisa jadi masalahnya memang ada pada kombinasi dua produk tersebut. Mommies bisa mencoba mengganti salah satunya dengan tekstur yang lebih ringan.

Boleh. AAD menyebut moisturizer yang mengandung sunscreen bisa menjadi pilihan, selama produk tersebut memberikan perlindungan broad-spectrum dan memiliki SPF 30 atau lebih.
Namun, kalau Mommies akan menghabiskan banyak waktu di luar ruangan, tetap perhatikan cara pemakaian dan kebutuhan reapplication sunscreen. AAD merekomendasikan sunscreen diaplikasikan kembali setiap dua jam ketika berada di luar ruangan, serta setelah berenang atau berkeringat.
1. Moisturizer dulu atau sunscreen dulu?
Moisturizer dulu, kemudian sunscreen. Urutan sederhananya adalah cleanser → moisturizer → sunscreen. Jika menggunakan serum atau treatment, produk tersebut digunakan sebelum moisturizer.
2. Apakah moisturizer membuat sunscreen tidak bekerja?
Tidak otomatis. Studi yang menguji penggunaan moisturizer sebelum dan sesudah sunscreen tidak menemukan perubahan signifikan pada efektivitas sunscreen dalam kondisi penelitian tersebut.
3. Bolehkah langsung pakai sunscreen tanpa moisturizer?
Bisa, terutama jika sunscreen yang digunakan sudah cukup melembapkan dan kulit Mommies tidak terasa kering. Namun, kalau kulit mudah kering atau terasa tertarik, moisturizer tetap bisa menjadi bagian penting dari rutinitas pagi.
4. Berapa SPF yang sebaiknya dipilih?
AAD merekomendasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, broad-spectrum, dan water-resistant.
5. Apakah sunscreen tetap perlu dipakai setiap hari?
Ya, sunscreen merupakan bagian penting dari perlindungan kulit sehari-hari. Gunakan terutama ketika kulit akan terpapar sinar matahari dan aplikasikan ulang sesuai kebutuhan, khususnya saat banyak beraktivitas di luar ruangan.
Kalau mau mengingat satu hal saja, ingat urutannya: moisturizer dulu, sunscreen kemudian.
Mommies gak perlu membuat rutinitas skincare pagi menjadi terlalu rumit. Yang penting, kulit tetap terhidrasi dan mendapatkan perlindungan dari sinar UV.
Apalagi kalau sehari-hari bekerja di ruangan ber-AC dan kulit gampang terasa kering, moisturizer bisa membantu menjaga kenyamanan kulit sebelum sunscreen digunakan.
Karena di tengah kesibukan kerja, mengurus anak, rumah, dan segala urusan lainnya, skincare yang paling bagus bukan yang langkahnya paling banyak, tetapi yang benar-benar sempat kita lakukan secara konsisten.
Cover: Pexels