Sorry, we couldn't find any article matching ''

Anak Sering Mengeluh Pegal Saat Belajar? Ini 7 Rekomendasi Kursi Belajar Ergonomis untuk Anak
Anak sering pegal saat belajar? Ini rekomendasi kursi belajar anak ergonomis yang nyaman, adjustable, dan membantu menopang postur sesuai tubuh anak.
Mommies pernah mendengar anak mengeluh leher atau punggungnya pegal saat belajar? Jangan buru-buru menganggap anak malas atau tidak betah belajar. Bisa jadi, salah satu penyebabnya adalah kursi belajar yang kurang nyaman atau tidak memberikan dukungan yang sesuai dengan tubuhnya.
Ruang belajar yang nyaman bukan hanya soal ruangan, pencahayaan, atau posisi meja. Kursi belajar juga punya peran penting karena anak menghabiskan cukup banyak waktu untuk duduk saat belajar, mengerjakan tugas, membaca, atau menggunakan laptop dan gadget.
BACA JUGA: Tips Mengatasi Sakit Punggung Akibat Kelamaan Duduk
Bahaya dan Risiko Sembarangan Memilih Kursi Belajar Anak

Foto: Magnific
Memilih kursi belajar anak sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Kursi yang tidak sesuai dengan ukuran tubuh anak dapat membuat posisi duduk kurang nyaman dan berpotensi menimbulkan berbagai keluhan, terutama jika anak duduk dalam waktu lama.
Beberapa risiko yang bisa muncul, antara lain:
- Postur tubuh kurang baik: Kursi yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak memberikan dukungan yang cukup dapat membuat anak cenderung membungkuk atau mempertahankan posisi duduk yang kurang ideal.
- Otot mudah tegang dan pegal: Posisi duduk yang kurang nyaman dapat membuat otot leher, bahu, dan punggung bekerja lebih keras sehingga anak lebih mudah merasa pegal.
- Konsentrasi menurun: Rasa tidak nyaman saat duduk dapat membuat anak lebih sulit berkonsentrasi karena perhatian terbagi dengan rasa pegal atau tidak nyaman.
- Kaki tidak mendapat tumpuan: Jika kaki anak menggantung karena kursi terlalu tinggi, anak bisa merasa kurang stabil dan lebih cepat tidak nyaman saat duduk.
Menurut Dr. Andrew Bang, DC, seorang pakar chiropraktik di Cleveland Clinic, pengaturan posisi duduk dan meja yang kurang tepat dapat memicu tekanan konstan pada otot leher, bahu, dan tulang belakang. Jika tidak diperbaiki, hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri dan gangguan postur dalam jangka panjang.
Sementara itu, melansir Mayo Clinic, Corey Langenhorst, PT, DPT, menjelaskan bahwa anak-anak sering kali menggunakan laptop atau gadget untuk belajar dengan posisi tubuh yang keliru atau goofy postures. Langenhorst menekankan pentingnya menopang lengan dan menjaga posisi leher serta tulang belakang anak tetap sejajar saat belajar agar terhindar dari ketegangan otot leher dan nyeri punggung.
Dengan demikian, pemilihan kursi belajar yang sesuai bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga membantu menciptakan posisi belajar yang lebih mendukung tubuh anak. Meski begitu, kursi yang kurang tepat tidak bisa disebut sebagai penyebab tunggal kondisi seperti skoliosis atau kifosis karena kondisi tersebut memiliki berbagai faktor penyebab.
Manfaat Utama Menggunakan Kursi Belajar Anak yang Tepat
Menggunakan kursi belajar anak yang tepat dapat membantu anak mendapatkan posisi duduk yang lebih nyaman selama belajar. Beberapa manfaatnya, yaitu:
- Membantu menjaga postur tulang belakang: Kursi dengan sandaran yang sesuai dapat membantu anak mempertahankan posisi duduk yang lebih tegak dan nyaman.
- Adjustable sesuai pertumbuhan anak: Kursi yang dapat diatur ketinggian atau kedalaman dudukannya dapat disesuaikan seiring pertumbuhan anak.
- Membantu anak lebih nyaman saat belajar: Posisi duduk yang nyaman dapat membuat anak lebih mudah fokus pada aktivitas belajar tanpa terus terganggu rasa pegal.
- Memberikan tumpuan pada kaki: Kaki yang bisa menapak lantai atau menggunakan pijakan dapat membantu anak mendapatkan posisi duduk yang lebih stabil dan nyaman.
Namun, bukan berarti anak harus duduk diam dalam waktu lama. Mommies tetap perlu mengajak anak berdiri, bergerak, melakukan peregangan, atau berganti posisi secara berkala saat belajar.
BACA JUGA: 10 Rekomendasi Tas Sekolah Anak yang Ringan dan Ergonomis, Lengkap dengan Harga
7 Rekomendasi Kursi Belajar Anak Ergonomis
Kalau Mommies sedang mencari kursi belajar anak yang nyaman, ergonomis, dan bisa disesuaikan dengan postur anak, berikut beberapa rekomendasi yang bisa dipertimbangkan.
1. PEXIO Dream Kids Ergonomic Chair

PEXIO Dream Kids Ergonomic Chair memiliki double flexible spinal support yang dirancang untuk memberikan dukungan pada bagian punggung anak. Kursi ini juga memiliki fitur pengaturan tinggi dan kedalaman dudukan sehingga bisa disesuaikan dengan pertumbuhan anak.
Mommies bisa mendapatkannya melalui Shopee, Tokopedia, atau website PEXIO.
2. Homedoki Kids Ergonomic Study Chair

Homedoki Kids Ergonomic Study Chair memiliki fitur pengaturan tinggi menggunakan sistem hidrolik. Kursi ini juga dilengkapi dengan bantalan lumbar untuk memberikan dukungan pada area pinggang.
Pilihan warnanya yang cerah juga bisa menjadi tambahan menarik untuk ruang belajar anak. Produk ini tersedia melalui Shopee, Tokopedia, dan Homedoki.
3. Informa Elena Ergonomic Desk Chair

Informa Elena Ergonomic Desk Chair memiliki sandaran berbahan mesh yang membantu memberikan sirkulasi udara pada bagian punggung. Tinggi kursi juga dapat disesuaikan dan dilengkapi roda sehingga lebih mudah dipindahkan.
Kursi ini bisa menjadi pilihan untuk anak yang membutuhkan kursi belajar dengan desain sederhana dan fungsional. Mommies bisa mendapatkannya melalui Tokopedia, Rupa-rupa, atau Shopee.
4. IKEA ÖRFJÄLL Kursi Meja Anak

IKEA ÖRFJÄLL merupakan kursi meja yang dapat digunakan anak maupun remaja. Desainnya sederhana dengan dudukan yang menggunakan busa padat sehingga nyaman digunakan untuk belajar maupun bermain game.
Ketinggian kursi juga dapat disesuaikan. IKEA merekomendasikan kursi ini untuk anak mulai usia 7 tahun, dengan tinggi dudukan yang dapat diatur sekitar 38–49 cm.
Mommies bisa mendapatkan IKEA ÖRFJÄLL melalui IKEA maupun marketplace, seperti Tokopedia dan Shopee.
5. 2M2Kids Preston Ergonomic Study Chair

2M2Kids Preston Ergonomic Study Chair merupakan pilihan untuk Mommies yang mencari kursi belajar anak dengan fitur ergonomis yang lebih lengkap. Kursi ini memiliki double backrest serta fitur pengaturan tinggi dan kedalaman dudukan.
Dengan fitur tersebut, posisi kursi dapat disesuaikan dengan ukuran tubuh anak sehingga lebih fleksibel digunakan seiring pertumbuhannya. Produk ini bisa ditemukan melalui Shopee dan Tokopedia.
BACA JUGA: 8 Rekomendasi Sepatu Sekolah yang Nyaman, Mulai dari Murah hingga Mahal
6. SIHOO Kids Ergonomic Chair and Table

SIHOO Kids Ergonomic Chair and Table, khususnya seri S18, memiliki desain yang dapat menyesuaikan dengan perkembangan tubuh anak. Bagian sandarannya dapat disesuaikan mengikuti posisi punggung anak.
Produk ini juga hadir dalam konsep kursi dan meja sehingga bisa menjadi pilihan untuk Mommies yang ingin menyiapkan area belajar anak secara lebih lengkap. SIHOO bisa ditemukan melalui Tokopedia dan Lazada.
7. Key Life Ergonomic Kids Chair

Key Life Ergonomic Kids Chair dirancang untuk membantu anak mendapatkan posisi duduk yang lebih nyaman saat belajar. Kursi ini memiliki fitur pengaturan pada bagian dudukan dan sandaran sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak.
Desainnya juga dibuat stabil dengan pilihan kaki maupun roda, tergantung variannya. Produk Key Life bisa ditemukan melalui Tokopedia atau Amazon.
Jadi, Bagaimana Memilih Kursi Belajar Anak yang Tepat?
Pada akhirnya, memilih kursi belajar anak ergonomis bukan hanya soal desain atau warna yang disukai anak. Pastikan ukuran kursi sesuai dengan tubuh anak, tinggi dudukan dapat disesuaikan, punggung mendapatkan dukungan, dan kaki memiliki tumpuan yang cukup.
Mommies juga perlu menyesuaikan kursi dengan meja belajar yang digunakan. Posisi meja dan kursi yang sesuai akan membantu anak belajar dengan lebih nyaman tanpa harus mempertahankan posisi tubuh yang sama terlalu lama.
Kalau anak tetap sering mengeluh pegal atau nyeri meski posisi belajar dan kursinya sudah diperbaiki, terutama jika keluhan menetap atau disertai kesemutan dan kelemahan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk mencari tahu penyebabnya.
BACA JUGA: 8 Tanda Anak Kesulitan Belajar yang Sering Tidak Disadari Orang Tua, Butuh Belajar Tambahan
Share Article


POPULAR ARTICLE




COMMENTS