7 Model Baju untuk Menutupi Perut Buncit, Tetap Stylish dan Nggak Terlihat Oversized

Lifestyle

Katharina Menge・in 6 hours

detail-thumb

Cari model baju untuk perut buncit? Ini 7 pilihan yang tetap stylish, nyaman, dan bikin siluet tubuh lebih proporsional tanpa terlihat oversized.

Pernah nggak, Mommies sudah berdandan dan merasa outfit-nya lucu, tapi begitu melihat bagian perut di kaca malah jadi ragu untuk keluar rumah? Akhirnya, pilihan paling aman terasa seperti memakai baju oversized supaya bagian tubuh yang ingin disamarkan bisa tertutup.

Padahal, punya perut yang lebih berisi bukan berarti Mommies harus selalu memakai baju longgar atau mengorbankan gaya berpakaian. Justru, memilih potongan, bahan, dan ukuran yang tepat bisa membuat outfit terlihat lebih rapi sekaligus tetap nyaman.

Hal ini juga berkaitan dengan bagaimana pakaian yang dikenakan dapat memengaruhi pengalaman seseorang saat berpakaian. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Marketing Science pada 2025 menemukan bahwa ketika konsumen melihat pakaian pada model dengan ukuran tubuh yang lebih mirip dengan dirinya, mereka lebih mudah menilai kecocokan pakaian dan merasa lebih rendah risiko salah memilih ukuran. Penelitian tersebut melibatkan serangkaian studi dengan ribuan partisipan dan menunjukkan pentingnya representasi ukuran tubuh dalam pengalaman belanja fashion.

Jadi, kalau selama ini Mommies merasa harus menunggu kurus dulu sebelum bisa bereksperimen dengan fashion, tidak harus begitu, kok. Yuk, kenali beberapa model baju untuk perut buncit yang bisa membantu menciptakan tampilan lebih proporsional tanpa membuat Mommies terlihat “tenggelam” di dalam pakaian.

BACA JUGA: 7 Model Celana untuk Perut Buncit agar Terlihat Ramping, Nyaman, dan Lebih Percaya Diri

7 Model Baju untuk Perut Buncit yang Bisa Dicoba

Memilih baju bukan soal mencari model yang bisa membuat tubuh terlihat sekurus mungkin. Lebih penting lagi, cari potongan yang jatuh dengan baik di tubuh, tidak terlalu ketat di area perut, dan tetap sesuai dengan gaya serta aktivitas sehari-hari.

Berikut beberapa model baju yang bisa Mommies pertimbangkan.

1. Wrap Top atau Wrap Blouse

Foto: Sew Mama Sew

Model wrap top memiliki potongan menyilang di bagian depan dan biasanya dilengkapi tali yang bisa disesuaikan di bagian pinggang.

Potongan menyilang tersebut menciptakan garis diagonal pada tubuh sehingga perhatian tidak hanya tertuju pada bagian tengah. Selain itu, Mommies juga bisa mengatur sendiri seberapa ketat bagian pinggangnya.

  • Tips untuk Mommies: pilih wrap blouse dengan bahan yang jatuh dan tidak terlalu tipis. Hindari mengikatnya terlalu kencang karena justru bisa membuat lipatan di area perut lebih terlihat.
  • Cocok dipadukan dengan: celana high waist, straight leg jeans, atau rok A-line.

2. Blouse dengan Potongan A-Line

model baju untuk perut buncit

Foto: dRA Clothing

Kalau Mommies lebih nyaman dengan baju yang sedikit longgar, blouse dengan siluet A-line bisa menjadi pilihan.

Potongannya biasanya lebih mengikuti bentuk tubuh di bagian atas, kemudian melebar secara perlahan ke bawah. Dengan begitu, bagian perut tidak terlalu terbungkus ketat, tetapi baju juga tidak terlihat seperti oversized.

Model ini termasuk salah satu pilihan yang praktis untuk dipakai sehari-hari, terutama kalau Mommies ingin tetap terlihat rapi tanpa harus sering membenarkan posisi baju.

  • Tips untuk Mommies: cari A-line yang pelebarannya tidak terlalu ekstrem agar siluet tubuh tetap terlihat.
  • Cocok dipadukan dengan: straight jeans, ankle pants, atau rok midi.

3. Tunik dengan Belahan Samping

Foto: etsy

Tunik sering kali langsung dianggap sebagai pakaian “buat menutupi badan”. Padahal, dengan potongan yang tepat, tunik justru bisa terlihat modern dan stylish.

Pilih tunik dengan panjang sekitar pertengahan paha atau sedikit di atas lutut dan memiliki belahan di sisi kanan-kiri. Detail tersebut membuat bagian bawah baju tidak terlihat terlalu berat dan memberikan ruang untuk bergerak.

Mommies juga bisa memilih tunik dengan detail V-neck atau kerah terbuka supaya area leher terlihat lebih panjang.

  • Tips untuk Mommies: jangan memilih tunik yang terlalu besar dari bahu sampai bawah. Ukuran yang pas di bahu akan membuat keseluruhan tampilan jauh lebih rapi.
  • Cocok dipadukan dengan: straight pants, leggings yang cukup tebal, atau jeans berpotongan lurus.

4. Blouse dengan Draping atau Detail Asimetris

Foto: nordstorm

Kalau Mommies suka tampilan yang sedikit lebih fashionable, coba blouse dengan detail draping atau potongan asimetris.

Draping membuat kain jatuh secara natural dan menghasilkan tekstur visual pada bagian depan baju. Sementara itu, potongan asimetris bisa membuat garis pandang bergerak sehingga tidak terpusat pada satu area tubuh.

Yang perlu diperhatikan adalah volumenya. Detail draping sebaiknya tetap terkontrol. Kalau kain terlalu banyak dan terlalu tebal, hasilnya justru bisa membuat bagian tengah tubuh terlihat lebih besar.

  • Cocok dipadukan dengan: celana straight leg atau wide leg yang memiliki struktur.

5. Peplum Top dengan Potongan yang Tidak Terlalu Mengembang

model baju untuk perut buncit

Foto: Pure Wow

Peplum sebenarnya cukup menarik untuk Mommies yang ingin memberikan definisi pada area pinggang sekaligus tidak ingin bagian perut terlalu terekspos.

Model ini biasanya lebih fitted di bagian atas, kemudian melebar di bagian bawah pinggang. Namun, pilih peplum yang jatuhnya lembut dan tidak terlalu mengembang agar tidak menambah volume secara berlebihan.

Model peplum juga bisa memberikan kesan feminin dan rapi, sehingga cocok untuk dipakai ke kantor, acara keluarga, maupun dinner.

  • Tips untuk Mommies: cari peplum dengan garis pinggang yang jatuh di area yang paling nyaman, bukan yang terlalu ketat tepat di bagian perut.
  • Cocok dipadukan dengan: celana high waist berpotongan lurus atau rok pencil yang tidak terlalu ketat.

BACA JUGA: 14 Tips Outfit agar Tubuh Terlihat Lebih Langsing, Bukan Cuma Pakai Warna Hitam

6. Kemeja Relaxed Fit

Foto erica ball style

Kemeja juga bisa menjadi pilihan aman kalau Mommies ingin baju yang versatile. Kuncinya ada pada istilah relaxed fit, bukan oversized.

Kemeja relaxed fit memberikan ruang lebih banyak pada tubuh tanpa membuat ukuran bahu dan lengan terlihat kebesaran. Potongannya yang lebih terstruktur juga membantu outfit tetap terlihat rapi.

Untuk tampilan yang lebih effortless, Mommies bisa membuka satu atau dua kancing bagian atas dan memasukkan sedikit bagian depan kemeja ke celana atau melakukan French tuck.

  • Tips untuk Mommies: hindari kemeja yang terlalu kaku jika bagian perut terasa kurang nyaman. Bahan yang memiliki sedikit struktur tetapi tetap jatuh biasanya lebih mudah dipakai sehari-hari.
  • Cocok dipadukan dengan: jeans straight leg, wide leg pants, atau celana bahan high waist.

7. Outer Panjang yang Jatuh Lurus

Foto: Who What Wear

Terakhir, Mommies bisa memanfaatkan outer sebagai bagian dari styling, bukan sekadar lapisan tambahan.

Blazer ringan, cardigan panjang, atau outerwear dengan potongan lurus dapat menciptakan garis vertikal di sisi tubuh. Efek ini bisa memberikan kesan tubuh yang lebih panjang sekaligus membuat outfit terlihat lebih terstruktur.

Yang penting, pilih outer dengan struktur yang cukup dan panjang yang proporsional dengan tinggi badan. Outer yang terlalu besar atau terlalu panjang justru bisa membuat tubuh terlihat tenggelam.

  • Cocok dipadukan dengan: inner polos, celana straight leg, atau wide leg pants.

Bukan Cuma Model Baju, Perhatikan Juga Bahannya

Mommies mungkin sudah menemukan model baju yang disukai, tetapi hasil akhirnya tetap bisa berbeda tergantung bahan yang digunakan.

Untuk area perut, bahan yang terlalu tipis dan sangat menempel pada tubuh biasanya akan lebih mudah memperlihatkan setiap lekuk. Sebaliknya, bahan yang terlalu tebal dan kaku bisa menambahkan volume.

Bahan dengan struktur sedang dan kemampuan jatuh yang baik biasanya lebih mudah menghasilkan siluet yang rapi. Jadi, jangan hanya melihat model bajunya ketika belanja. Coba perhatikan juga bagaimana kainnya jatuh ketika Mommies bergerak, duduk, atau berdiri.

Kalau belanja langsung di toko, Mommies bisa mencoba duduk dan berjalan beberapa langkah sebelum memutuskan. Kalau belanja online, cek detail bahan dan ulasan pembeli, terutama komentar mengenai apakah bahannya menerawang, terlalu tipis, atau terasa kaku.

Pilih Ukuran yang Pas, Jangan Sengaja Naik Satu atau Dua Size

Ini juga sering menjadi jebakan. Karena ingin menyamarkan perut, Mommies mungkin berpikir ukuran yang lebih besar akan otomatis membuat tubuh terlihat lebih kecil.

Padahal, baju yang terlalu besar belum tentu membuat tubuh terlihat lebih ramping. Bahu bisa terlihat turun, bagian lengan terlalu panjang, dan siluet tubuh akhirnya justru hilang.

Penelitian mengenai pengalaman perempuan saat mencoba pakaian juga menunjukkan bahwa fit pakaian berkaitan dengan pengalaman mereka terhadap tubuh dan pakaian yang dikenakan. Karena itu, menemukan ukuran yang terasa nyaman dan sesuai bentuk tubuh tetap penting.

Jadi, jangan terlalu terpaku pada label S, M, L, XL, dan seterusnya. Ukuran setiap brand bisa berbeda. Yang lebih penting, cek size chart dan lihat ukuran lingkar dada, pinggang, serta pinggul sebelum membeli.

Mommies juga tidak perlu memaksakan diri memakai ukuran yang lebih kecil hanya karena ingin terlihat lebih ramping. Kalau kancing terasa tertarik, bagian bahu terlalu sempit, atau baju membuat Mommies sulit bergerak, mungkin memang bukan ukuran yang tepat.

Trik Styling agar Baju Tidak Terlihat Oversized

Sudah memilih model yang tepat, tapi takut hasil akhirnya tetap terlihat seperti “baju kebesaran”? Ada beberapa trik sederhana yang bisa Mommies coba.

  1. Pastikan bahu pas
    Baju boleh lebih longgar di bagian perut, tetapi bagian bahu sebaiknya tetap berada di posisi yang tepat.
  2. Buat satu area sebagai focal point
    Misalnya, pilih blouse dengan V-neck, aksesori di leher, atau warna yang menarik pada bagian atas supaya perhatian tidak hanya tertuju pada area perut.
  3. Masukkan sedikit bagian depan baju
    Teknik French tuck bisa membantu memberikan definisi pada pinggang tanpa harus memasukkan seluruh baju ke dalam celana.
  4. Pilih bawahan yang memiliki struktur
    Atasan yang flowy bisa dipadukan dengan straight pants atau wide leg yang jatuh rapi agar proporsinya tetap seimbang.
  5. Jangan takut menunjukkan bentuk tubuh
    Baju yang nyaman bukan berarti harus menutupi seluruh tubuh. Justru, pakaian yang mengikuti bentuk tubuh secara natural sering kali terlihat lebih rapi dibanding pakaian yang terlalu longgar.

Mommies Cocok Pakai Model yang Mana?

Kalau masih bingung memilih, coba mulai dari aktivitas sehari-hari.

Untuk ke kantor, wrap blouse, kemeja relaxed fit, atau blouse A-line bisa jadi pilihan karena tetap terlihat profesional. Untuk hangout atau jalan bersama anak, tunik dengan belahan samping atau kemeja relaxed fit lebih praktis.

Sementara kalau Mommies ingin tampil sedikit lebih feminin untuk dinner atau acara keluarga, peplum dengan potongan yang tidak terlalu mengembang atau blouse dengan draping bisa dicoba.

Dan kalau Mommies memang tipe yang suka outfit simpel, jangan underestimate kombinasi basic blouse + straight pants + outer panjang. Sederhana, tetapi bisa terlihat polished kalau ukuran dan proporsinya tepat.

Mommies Paling Cocok yang Mana?

Gaya feminin: coba wrap blouse atau peplum top.
Outfit praktis: tunik dengan belahan samping atau relaxed-fit shirt bisa jadi pilihan.
Gaya modern: blouse asimetris atau long outer menarik dicoba.
Gaya simpel: A-line blouse + straight pants sudah cukup.
Mau tampil lebih polished: fokus pada ukuran yang pas di bahu dan bawahan yang punya struktur.

BACA JUGA: Cara Hilangkan Perut Buncit, dari Kebiasaan Makan Sampai Jenis Olahraga

Tidak Perlu Menunggu Kurus untuk Pakai Baju yang Mommies Suka

Ada kalanya perubahan tubuh membuat kita merasa harus mengubah seluruh isi lemari. Celana yang dulu nyaman tiba-tiba terasa sempit, baju favorit mulai menempel di bagian perut, dan akhirnya kita memilih pakaian hanya berdasarkan bagian tubuh mana yang ingin disembunyikan.

Padahal, tubuh Mommies boleh berubah, sementara gaya berpakaian juga bisa ikut beradaptasi. Tidak ada kewajiban untuk menunggu berat badan turun atau bentuk tubuh kembali seperti dulu sebelum mengenakan pakaian yang membuat kita merasa nyaman.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Marketing Science juga menunjukkan pentingnya representasi ukuran tubuh dalam fashion. Ketika konsumen melihat pakaian pada model dengan ukuran tubuh yang lebih mendekati dirinya, mereka cenderung lebih mudah membayangkan kecocokan pakaian dan merasa lebih yakin saat berbelanja.

Jadi, kalau selama ini Mommies selalu mencari model baju untuk perut buncit, mungkin sekarang waktunya sedikit mengubah pertanyaannya: bukan “baju apa yang bisa menyembunyikan tubuh saya?”, tetapi “baju seperti apa yang membuat saya nyaman dan merasa paling menjadi diri sendiri?”

Karena pada akhirnya, fashion bukan soal membuat tubuh terlihat seperti bentuk tertentu. Fashion seharusnya membantu Mommies merasa nyaman menjalani hari, mulai dari meeting pagi, antar-jemput anak, sampai menikmati waktu untuk diri sendiri.

BACA JUGA: 8 Diet ala Artis Korea Anti Perut Buncit , Ada IU hingga Jennie Blackpink