
Daftar kosmetik berbahaya BPOM terbaru yang mengandung merkuri, hidrokuinon, hingga zat pemicu kanker. Cek 14 produk temuan BPOM dan dampak menggunakan kandungan berbahaya.
BPOM kembali menemukan sejumlah kosmetik berbahaya yang mengandung bahan terlarang seperti merkuri hingga zat yang berisiko memicu kanker. Simak daftar kosmetik berbahaya BPOM serta tips memilih kosmetik yang aman.
Siapa, sih, yang nggak pengin kulit sehat dan glowing? Demi mendapatkan hasil yang cepat, kadang kita tergoda untuk mencoba produk yang lagi viral, direkomendasikan oleh influencer, atau bahkan dijual dengan harga super murah di marketplace.
Padahal, Mommies, produk kosmetik yang terlihat meyakinkan belum tentu aman digunakan.
Belum lama ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali merilis daftar kosmetik yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan bahan yang sebenarnya dilarang digunakan dalam kosmetik. Yang bikin khawatir, beberapa kandungannya bukan cuma bisa menyebabkan iritasi kulit, tetapi juga meningkatkan risiko kerusakan saraf hingga kanker apabila digunakan terus-menerus.
Kalau selama ini kita berpikir, “Ah, dipakai sesekali saja, kok,” ternyata risikonya tetap nggak bisa dianggap sepele.
BACA JUGA: 5 Kandungan Skincare Penyebab Milia, Perlu Dihindari jika Kulit Rentan Milia
Berikut daftar kosmetik yang dinyatakan mengandung bahan berbahaya:
Untuk daftar kosmetik berbahaya yang lebih lengkap, Mommies bisa cek di database BPOM dengan klik di sini.

Sebelum checkout atau mencoba skincare baru, biasakan melakukan beberapa langkah sederhana berikut.
Jangan hanya percaya tulisan “BPOM Approved” di kemasan. Mommies bisa mengecek langsung nomor registrasinya melalui database resmi BPOM. Cara ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit, tetapi bisa menghindarkan kita dari produk palsu atau ilegal.
Kalau ada produk yang menjanjikan kulit putih dalam tiga hari, flek hilang semalam, atau jerawat langsung lenyap dalam sekali pakai, justru patut dicurigai. Kulit membutuhkan proses untuk beradaptasi dan beregenerasi.
Usahakan membeli kosmetik melalui official store, apotek, gerai terpercaya, atau distributor resmi. Risiko mendapatkan produk palsu jauh lebih kecil dibandingkan dengan membeli dari penjual yang asal-usul produknya tidak jelas.
Kalau menemukan nama bahan yang terasa asing, tidak lengkap, atau bahkan tidak mencantumkan ingredients sama sekali, sebaiknya hindari.
Review di media sosial memang bisa menjadi referensi, tetapi bukan satu-satunya dasar dalam memilih skincare. Ingat, yang cocok di kulit orang lain belum tentu cocok di kulit kita.
BACA JUGA: 7 Skincare yang Bisa Dipakai Anak dan Orang Tua, Aman dan Nggak Perlu Banyak Produk!
Di tengah banyaknya pilihan skincare yang bermunculan setiap hari, memang gampang sekali tergoda untuk mencoba produk yang menjanjikan hasil cepat. Namun, kesehatan kulit tetap harus menjadi prioritas.
Daripada mengejar kulit glowing dalam hitungan hari tetapi harus menghadapi risiko kerusakan kulit atau gangguan kesehatan di kemudian hari, lebih baik memilih produk dari merek yang sudah memiliki izin edar resmi, transparan soal kandungan, dan punya reputasi yang baik.
Kalau ragu, jangan malas mengecek nomor registrasi BPOM sebelum membeli. Langkah sederhana ini bisa membantu melindungi Mommies, Daddies, dan seluruh anggota keluarga dari risiko menggunakan kosmetik berbahaya.