Sorry, we couldn't find any article matching ''

5 Kandungan Skincare Penyebab Milia, Perlu Dihindari jika Kulit Rentan Milia
Kulit rentan milia? Kenali 5 kandungan skincare penyebab milia yang sebaiknya dihindari, termasuk petroleum jelly, lanolin, hingga dimethicone, serta bahan yang lebih aman untuk kulit.
Niat membeli dan memakai skincare tentu ingin wajah tetap mulus dan awet muda. Namun, bagaimana jika skincare yang Mommies beli justru menyebabkan milia?
Sering dikira jerawat, milia ternyata sangat berbeda. Milia adalah bintik-bintik putih kecil yang biasanya muncul akibat penumpukan sel kulit mati atau keratin yang terperangkap di bawah permukaan kulit.
Penampilannya bisa menyebabkan kepercayaan diri Mommies luntur. Apalagi saat memakai makeup di daerah mata, keberadaan milia bisa sangat mengganggu. Meskipun milia tidak berbahaya, penggunaan produk tertentu bisa membuat kulit jadi rentan milia.
Menurut Dr. Hussein Yassine, seorang dokter kulit dan pendiri Skin Expert Clinic di Beirut, milia sering ditemukan pada bayi baru lahir dan orang dewasa yang memiliki kulit kering atau rusak.
“Milia dipicu oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan bahan-bahan oklusif atau formula pelembap yang sangat kental, karena hal tersebut mengganggu proses pengelupasan alami kulit.”
BACA JUGA: 8 Penyebab Milia di Wajah Perempuan Usia 40 Tahun ke Atas, Stop Sekarang!
Daftar Kandungan Skincare yang Bisa Memicu Milia
Berikut ini daftar kandungan skincare yang bisa menjadi penyebab milia, terutama jika digunakan di area sensitif seperti sekitar mata.
1. Petroleum Jelly
Foto: Towfiqu barbhuiya/Pexels
Beberapa perempuan, terutama yang berusia 40 tahun ke atas, suka memakai petroleum jelly di wajah karena mampu mengunci kelembapan kulit. Nah, di sinilah bahayanya. Justru karena mengunci kelembapan, petroleum jelly membuat sel kulit mati ikut terperangkap dan akhirnya menjadi milia.
Jika masih ingin memakai petroleum jelly, sebaiknya gunakan pada bagian tubuh yang tidak sensitif, bukan di area bawah mata. Misalnya, di tangan, kaki, atau bibir.
2. Lanolin
Lanolin adalah lemak alami yang diambil dari bulu domba. Kandungan ini sangat baik untuk kulit yang sangat kering atau pecah-pecah karena sifatnya yang sangat melembapkan.
Namun, karena teksturnya tebal dan lengket, lanolin berisiko tinggi menyumbat pori-pori dan memicu milia jika dipakai di wajah. Banyak brand skincare menggunakan lanolin, dan produk-produk tersebut memang ampuh serta disukai banyak perempuan, salah satunya Nivea Creme.
3. Coconut Oil

Foto: Towfiqu barbhuiya/Pexels
Ini juga salah satu bahan skincare yang cukup banyak ditemukan dalam berbagai produk perawatan tubuh. Ada yang digunakan sebagai bahan perawatan rambut maupun serum wajah. Bahkan, ada beberapa orang yang langsung menggunakan coconut oil pada kulit mereka.
Namun, tahu nggak sih, Mommies? Minyak kelapa murni alias virgin coconut oil terkenal memiliki tingkat komedogenik yang cukup tinggi. Minyak ini cenderung bertahan di permukaan kulit dan menyumbat folikel rambut serta kelenjar keringat, yang menjadi jalan pintas terbentuknya milia.
4. Shea Butter
Tak disangka, salah satu bahan skincare favorit banyak beauty lovers ini juga termasuk bahan yang berpotensi memicu milia, yaitu shea butter.
Shea butter adalah pelembap alami yang kaya akan asam lemak. Sebenarnya, kandungan ini sangat bagus untuk menghidrasi kulit tubuh maupun kulit wajah yang sangat kering.
Namun, jika kulit Mommies rentan milia dan menggunakan pelembap berbahan dasar shea butter yang pekat di area mata, risiko munculnya milia akan meningkat. Hindari menggunakan krim berbahan dasar shea butter yang kental di sekitar mata atau di seluruh wajah, dan gunakan secukupnya.
5. Dimethicone

Foto: SHVETS production/Pexels
Dimethicone merupakan salah satu jenis silikon yang sering ditemukan dalam skincare maupun makeup. Silikon berfungsi memberikan efek halus pada kulit.
Namun, jenis silikon yang terlalu pekat atau berat dapat menciptakan lapisan kedap udara di atas kulit. Jika proses eksfoliasi alami kulit Mommies lambat, sel kulit mati akan terjebak di bawah lapisan silikon tersebut sehingga berpotensi memicu milia.
Kandungan Skincare yang Sebaiknya Diprioritaskan untuk Mencegah Milia
Saat mencari produk untuk mengatasi milia, pilihlah skincare dengan kandungan yang dapat membantu membersihkan folikel yang tersumbat.
“Carilah produk yang mengandung benzoil peroksida, khususnya formulasi 5%, yang sama efektifnya namun lebih sedikit menyebabkan iritasi pada kulit dibandingkan dengan konsentrasi yang lebih tinggi.”
Selain benzoil peroksida, skincare yang dapat membantu mencegah milia adalah produk yang mengandung asam salisilat dan asam alfa hidroksi. Mommies juga dapat memprioritaskan bahan-bahan yang mempercepat pergantian sel kulit.
Salah satunya adalah retinoid yang membantu mencegah penumpukan sel kulit mati, serta asam eksfoliasi yang membantu mengangkat sel kulit mati. Selain itu, beralihlah ke produk berlabel non-comedogenic atau pilih krim mata bertekstur gel berbahan dasar air dibandingkan dengan krim yang lebih padat.
Penulis: Imelda Rahma
Cover: Freepik
Share Article


POPULAR ARTICLE





COMMENTS