Sorry, we couldn't find any article matching ''

6 Kebiasaan yang Bikin Selangkangan Hitam Tanpa Disadari, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Selangkangan hitam sering bikin tidak percaya diri. Ternyata ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang membuat selangkangan makin gelap tanpa disadari. Cari tahu penyebab, cara mengatasi, dan cara mencegahnya di sini.
Mommies pernah merasa warna kulit di area selangkangan terlihat lebih gelap dibanding bagian tubuh lainnya? Kalau iya, tenang, Mommies tidak sendirian.
Faktanya, selangkangan hitam adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Sayangnya, banyak orang langsung menyalahkan faktor kebersihan, padahal penyebabnya tidak sesederhana itu. Bahkan, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari membuat area selangkangan makin gelap dari waktu ke waktu.
Sebelum buru-buru mencoba berbagai produk pencerah kulit, yuk, cari tahu dulu apa saja penyebabnya.
Kenapa Selangkangan Bisa Menghitam?
Secara medis, penggelapan kulit di area lipatan tubuh terjadi karena peningkatan produksi melanin atau pigmen kulit. Area selangkangan termasuk bagian tubuh yang rentan mengalami perubahan warna karena selalu tertutup, lembap, dan sering mengalami gesekan.
Menurut para dermatolog, hiperpigmentasi pada area selangkangan umumnya dipicu oleh kombinasi faktor mekanis, hormonal, hingga kondisi kesehatan tertentu.
Jadi, tidak selalu karena kurang menjaga kebersihan, ya, Mommies.
BACA JUGA: 6 Makanan yang Bisa Membantu Mengurangi Lemak Perut, Ada Favorit Mommies?
Kebiasaan yang Membuat Selangkangan Makin Gelap Tanpa Disadari

Foto: Ron Lach/Pexels
1. Terlalu Banyak Terkena Gesekan
Ini adalah penyebab paling umum. Gesekan yang terjadi terus-menerus membuat kulit mengalami iritasi ringan berulang. Sebagai respons alami, kulit memproduksi lebih banyak melanin sehingga warnanya menjadi lebih gelap.
Gesekan bisa berasal dari:
- Paha yang sering bergesekan saat berjalan.
- Celana yang terlalu ketat.
- Legging yang dipakai seharian.
- Aktivitas olahraga tertentu.
Semakin sering area tersebut mengalami gesekan, semakin besar risiko munculnya hiperpigmentasi.
2. Memakai Pakaian Dalam yang Terlalu Ketat
Banyak orang memilih pakaian dalam yang ketat agar terlihat lebih rapi saat mengenakan pakaian tertentu.
Padahal, penggunaan pakaian dalam yang terlalu sempit dapat meningkatkan gesekan sekaligus membuat area selangkangan lebih lembap. Kombinasi keduanya menjadi resep lengkap yang memicu kulit makin gelap.
Cobalah memilih bahan yang lembut, menyerap keringat, dan tidak terlalu menekan area lipatan tubuh.
3. Berat Badan Berlebih
Mommies mungkin tidak menyadari bahwa kenaikan berat badan juga bisa memengaruhi warna kulit di area selangkangan. Saat berat badan bertambah, area paha bagian dalam cenderung lebih sering bergesekan. Akibatnya, proses hiperpigmentasi lebih mudah terjadi.
Selain itu, obesitas juga sering dikaitkan dengan kondisi yang disebut acanthosis nigricans, yaitu penggelapan kulit yang biasanya muncul pada area lipatan seperti leher, ketiak, dan selangkangan. Kondisi ini sering berhubungan dengan resistensi insulin dan gangguan metabolisme.
4. Terlalu Sering Menggosok Area Selangkangan
Karena merasa area tersebut lebih gelap, sebagian orang justru menggosoknya lebih keras saat mandi. Sayangnya, kebiasaan ini bisa menjadi bumerang.
Scrub kasar, spons yang terlalu keras, atau kebiasaan menggosok kulit berlebihan dapat memicu iritasi mikro pada kulit. Lama-kelamaan, kulit merespons dengan menghasilkan lebih banyak pigmen sehingga area tersebut terlihat semakin gelap.
5. Mencukur dengan Cara yang Kurang Tepat
Mencukur bulu area bikini memang praktis. Namun, jika dilakukan terlalu sering atau menggunakan pisau cukur yang kurang tajam, kulit bisa mengalami iritasi berulang.
Peradangan ringan yang terjadi terus-menerus dapat memicu post-inflammatory hyperpigmentation atau penggelapan kulit setelah iritasi. Karena itu, penting untuk selalu menggunakan alat yang bersih dan teknik mencukur yang benar.
6. Membiarkan Area Selangkangan Terlalu Lembap
Setelah olahraga atau beraktivitas seharian, area selangkangan cenderung berkeringat. Jika kelembapan berlebih dibiarkan terus-menerus, kulit lebih rentan mengalami gesekan dan iritasi. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu perubahan warna kulit.
Itulah sebabnya menjaga area selangkangan tetap kering menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah hiperpigmentasi.
BACA JUGA: Cara Membuang Celana Dalam Bekas: 10 Tips Higienis dan Ramah Lingkungan
Cara Mengatasi Selangkangan Hitam
Kalau penyebabnya bukan kondisi medis tertentu, beberapa langkah berikut dapat membantu memperbaiki tampilan kulit:
1. Kurangi gesekan
Pilih pakaian yang lebih longgar dan nyaman, terutama saat beraktivitas.
2. Jaga berat badan ideal
Mengurangi gesekan antar paha dapat membantu mencegah penggelapan semakin parah.
3. Gunakan pelembap
Kulit yang terhidrasi lebih baik biasanya tidak mudah mengalami iritasi akibat gesekan.
4. Hindari scrub berlebihan
Kulit tidak akan menjadi lebih cerah hanya karena digosok lebih keras.
5. Gunakan produk dengan kandungan pencerah yang aman
Misalnya niacinamide, azelaic acid, alpha arbutin, atau tranexamic acid sesuai anjuran dokter.
Jika hiperpigmentasi cukup berat, dokter kulit dapat merekomendasikan terapi khusus seperti chemical peeling atau laser.

Foto: Sora Shimazaki/Pexels
Cara Mencegah Selangkangan Makin Gelap
Mencegah tentu lebih mudah daripada mengatasi.
Beberapa hal yang bisa dilakukan:
- Gunakan pakaian dalam berbahan katun.
- Hindari celana yang terlalu ketat.
- Segera ganti pakaian setelah berkeringat.
- Jaga berat badan tetap sehat.
- Hindari menggosok area selangkangan terlalu keras.
- Gunakan pelembap untuk mengurangi gesekan.
Jadi, Selangkangan Hitam Bukan Selalu Karena Kurang Bersih
Warna kulit yang lebih gelap di area selangkangan adalah hal yang cukup umum terjadi. Bahkan sering kali, penyebabnya justru berasal dari kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele, seperti memakai pakaian terlalu ketat atau membiarkan area tersebut terlalu banyak terkena gesekan.
Kalau warna kulit terasa makin gelap tanpa sebab yang jelas atau disertai perubahan tekstur kulit, jangan ragu untuk memeriksakannya ke dokter. Karena terkadang, kulit sedang memberi sinyal bahwa ada kondisi kesehatan lain yang perlu diperhatikan.
Cover: www.kaboompics.com/Pexels
Share Article


POPULAR ARTICLE




COMMENTS