Sorry, we couldn't find any article matching ''

7 Manfaat Konseling ke Psikolog Pernikahan, Nggak Harus Tunggu Ada Masalah
Ternyata penting untuk rutin konsultasi dengan psikolog pernikahan meski kehidupan rumah tangga baik-baik saja. Cek manfaat dan rekomendasi psikolognya di sini.
Pernikahan yang harmonis bukan berarti terbebas dari tantangan. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga, pasangan suami istri tentu akan menghadapi berbagai perubahan, mulai dari urusan pekerjaan, keuangan, pola pengasuhan anak, hingga dinamika komunikasi sehari-hari.
Karena itu, menjaga kesehatan hubungan sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik dan mental. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah berkonsultasi rutin dengan psikolog pernikahan. Tak perlu menunggu hingga konflik besar muncul, konsultasi pernikahan justru dapat menjadi langkah pencegahan untuk membantu pasangan membangun hubungan yang lebih sehat, harmonis, dan langgeng.
Ibarat sedia payung sebelum hujan, Mommies dan Daddies juga bisa memanfaatkan sesi konsultasi dengan psikolog pernikahan meski kehidupan rumah tangga sedang baik-baik saja. Berikut berbagai manfaat yang bisa diperoleh.
BACA JUGA: Dry Texting Bisa Merusak Hubungan! Kenali Tanda dan Cara Mengatasinya
Manfaat Konsultasi ke Psikolog Pernikahan
Nggak perlu menunggu munculnya masalah besar, berikut manfaat konsultasi ke psikolog pernikahan bagi pasangan suami istri.
1. Membantu Menghadapi Masalah Pernikahan
Hal-hal yang tidak diinginkan bisa terjadi kapan saja dan sering kali berada di luar kendali, seperti anggota keluarga yang sakit atau pasangan yang kehilangan pekerjaan. Konsultasi dengan psikolog pernikahan dapat membantu Mommies dan Daddies menghadapi berbagai tantangan tersebut bersama-sama melalui komunikasi yang lebih sehat, saling mendengarkan, saling menguatkan, dan saling memberikan dukungan satu sama lain.
2. Membantu Mencegah Masalah yang Lebih Besar
Saat kondisi rumah tangga sedang baik-baik saja, Mommies dan Daddies tetap disarankan untuk berkonsultasi secara rutin dengan psikolog pernikahan. Selain membantu mempersiapkan berbagai strategi menjaga keharmonisan rumah tangga, psikolog juga dapat membantu mencegah konflik kecil berkembang menjadi masalah besar akibat dipendam terlalu lama.
3. Menjadi Tempat Aman untuk Meluapkan Emosi
Sesi konsultasi dengan psikolog pernikahan dapat menjadi ruang yang aman untuk menyampaikan berbagai perasaan dan emosi yang selama ini terpendam. Selain itu, psikolog juga dapat membantu Mommies dan Daddies mengomunikasikan permasalahan kepada pasangan dengan cara yang lebih tepat tanpa saling menyakiti perasaan.

Foto: prostooleh/Magnific
4. Membantu Mencapai Tujuan Bersama
Komunikasi merupakan salah satu kunci utama dalam pernikahan untuk memahami tujuan bersama dan cara mencapainya. Melalui sesi konseling pernikahan, pasangan akan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menetapkan serta mencapai tujuan tersebut secara bersama-sama.
5. Belajar Mengekspresikan Perasaan dengan Lebih Baik
Banyak pasangan suami istri yang belum memahami cara mengekspresikan perasaan atau mengelola emosi secara sehat sehingga komunikasi menjadi kurang terbuka. Konseling pernikahan dapat membantu mempererat hubungan sekaligus membuat Mommies dan Daddies lebih memahami pasangan, termasuk hal-hal yang mungkin belum pernah diketahui sebelumnya.
6. Memahami Cara Bertengkar dengan Adil
Meski sering dianggap sepele, memahami latar belakang keluarga masing-masing pasangan merupakan hal yang penting. Pemahaman ini dapat membantu Mommies dan Daddies mengerti cara pasangan mengekspresikan emosi saat terjadi konflik, tanpa mengabaikan perasaannya maupun akar masalah yang memicu pertengkaran.
7. Meningkatkan Kehidupan Seksual
Salah satu manfaat konsultasi dengan psikolog pernikahan yang sering tidak disadari adalah meningkatnya kualitas kehidupan seksual pasangan. Sesi konsultasi dapat memberikan dampak positif terhadap hubungan intim, mulai dari meningkatkan gairah hingga membantu pasangan yang sedang mengalami kejenuhan dalam kehidupan seksual mereka.
BACA JUGA: Berantem Hebat sama Suami? Ini 5 Cara Memulai Obrolan Biar Nggak Makin Renggang
Rekomendasi Psikolog Pernikahan di Indonesia
Berikut beberapa rekomendasi psikolog pernikahan di Indonesia yang dapat Mommies dan Daddies pertimbangkan.
1. Ratih Andrini, M.Psi., Psikolog
Tempat Praktik: Tiga Generasi–Brawijaya Clinic Kemang
Alamat: Jl. Kemang Raya No. 83, RT.2/RW.2, Mampang Prapatan
2. Tri Swasono Hadi, M.Psi., Psikolog
Tempat Praktik: PION Clinician – La Familia Wellness Centre
Alamat: Jl. Intan RSPP No. 8A, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan
3. Susanna Herman, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Tempat Praktik: RSCA Medan
Alamat: Jl. Listrik No. 2A, Medan, Sumatera Utara
4. Ega Sianipar, M.Pd., M.A., Psikolog
Tempat Praktik: Perhati
Alamat: Jl. Pluit Selatan Raya No. 60 Lt. 1, Jakarta Utara
5. Salby Dita Adela, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Tempat Praktik: Meetup Office Pekanbaru
Alamat: Jl. Todak No. 18, Tangkerang Barat, Marpoyan Damai, Pekanbaru
6. dr. Amalia Darmawan, M.Psi., Psikolog
Tempat Praktik: RS Borromeus
Alamat: Jl. Ir. H. Juanda No. 100, Lebak Gede, Kota Bandung
7. Nadia Indah P., M.Psi., Psikolog
Tempat Praktik: Praktik Psikolog Nadia
Alamat: Jl. Sidoarum, Godean, Sleman, Yogyakarta
BACA JUGA: 15 Psikolog Keluarga di Jakarta dan Tempat Praktiknya untuk Mengatasi Konflik Keluarga
Ditulis oleh: Shandya Pricilla
Diperbarui: Dhevita Wulandari
Cover: yanalya/Magnific
Share Article


POPULAR ARTICLE




COMMENTS