
Yuk, mulai investasi buat diri sendiri, lewat 5 hal yang paling krusial buat perempuan usia 30-an, yang efeknya bakal terasa di usia 40-an.
Mommies milenial, kubu jelang 40-an, mana suaranya? Berkaca pada kakak-kakak kita yang sudah duluan masuk kepala 4, kita yang masih kepala 3 ini tentunya bisa menjadikan hidup mereka sebagai referensi. Kira-kira, kita mau pilih hidup seperti apa, nih? Mau tetap mageran atau makin setrong dengan performa fisik yang stabil? Mau terus-terusan mengeluh dan anxious, atau tetap zen menjalani hobi di masa tua? Mengubur mimpi karena sadar usianya nggak muda lagi, atau masih kepingin kejar medali, meski untuk pertama kali? Mau berdiam mengunggu perubahan, atau memulainya? Pilihan ada di tangan kita masing-masing. Tapi kalau saya, sih, bertekad untuk memilih yang terakhir, ya.
Kita pasti sadar kita sudah nggak muda lagi. Namun, justru di usia 30-an inilah umumnya terjadi yang namanya turning point atau momen seseorang berubah arah (tentunya ke yang lebih baik, ya). Tapi, ibarat remaja, kita juga masih berhak untuk mencoba berbagai hal baru, kok. Hanya saja, hal-hal yang kita coba ini sifatnya untuk kebaikan kita di masa depan. Entah itu mulai rajin olahraga, baca buku, mempelajari skill baru, bahkan mulai hidup secara frugal, apapun! Nah, supaya makin semangat menjalani niat mulia tersebut, mari kita bahas hal-hal krusial apa saja yang dapat membuat hidup kita jadi lebih berkualitas dalam aspek fisik, mental, karier, keamanan hidup dan tidak lupa aspek kita sebagai makhluk hidup yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Mengapa penting dimulai di usia 30-an?
Secara biologis, massa otot di usia 30-an perlahan mulai menurun (sarcopenia) dan metabolisme melambat. Bila kita masih jarang bergerak, tulang pun akan mudah rapuh hingga osteoporosis, dan tentunya aktivitas jadi makin terbatas dan rentan sakit-sakitan. Selain masa tua yang serba terbatas, kita juga akan jadi beban karena orang lain harus mengurus kita. Menua itu pasti, tetapi kualitasnya kita yang tentukan sendiri.
Bagaimana bentuk investasinya?
Baca juga: Rekomendasi Catering High Protein di Jakarta, Harga Mulai dari Rp50 Ribuan per Porsi
Efeknya di usia 40-an?
Tidak ada keluhan sakit pinggang atau sakit kaki selepas jalan-jalan seharian. Metabolisme tubuh juga tetap bisa optimal. Ini juga menentukan masa-masa peri-menopause dan menopause yang akan kita hadapi nantinya. Namun, ingat, ya, lakukan ini dengan konsisten, bertahun-tahun, bahkan saat Anda merasa bosan dan tidak mood melakukannya! Because that’s what consistency is about!
Mengapa penting di usia 30-an?
Elastisitas kulit dan produksi kolagen mulai mengalami penurunan drastis di usia 30-an. Kerutan halus dan flek hitam akibat paparan matahari selama bertahun-tahun (photoaging), mulai bermunculan. Hal ini bahkan berisiko ke kanker kulit, lho. So, nggak ada pilihan selain terus menjaga kulit.
Bagaimana bentuk investasinya?
Baca juga: 11 Rekomendasi Skincare untuk Skin Barrier, Bisa Dipakai Usia 35 ke Atas
Efeknya di usia 40-an?
Kulit wajah yang sehat dan glowing secara alami, bahkan nggak perlu pakai filter setiap kali selfie. Tampil secara bare-face tidak lagi menjadi sesuatu yang menakutkan karena tidak banyak yang harus ditutup-tutupi. Singkat kata: aging gracefully!
Mengapa penting dimulai di usia 30-an?
Banyak perempuan di usia 30-an yang terjebak dalam pusaran rutinitas. Di kantor, sibuk kejar deadline, di rumah, sibuk dengan urusan rumah tangga. Akibatnya, nggak sempat explore hal-hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Kebayang, nggak, nanti saat pensiun atau terpaksa harus berhenti bekerja, dengan cara apa kita bisa menghibur diri?
Bagaimana bentuk investasinya?
Efeknya di usia 40-an?
Ketika tiba waktunya untuk rehat dari karir, nggak jadi bingung karena nggak tahu harus ngapain. Kesibukan di usia 40 tahun akan jauh berbeda dengan sekarang, anak-anak mulai mandiri dan tidak lagi bergantung sepenuhnya dengan kita. Selama ada hobi yang bisa dilakukan dan skill yang terus diasah, kita bisa membahagiakan diri kita. Dan yang penting, kita bisa tetap merasa berdaya saat melakukannya.
Mengapa penting di usia 30-an?
Usia 30-an sebetulnya bukan lagi saatnya untuk memulai, karena dari sebelum berkeluarga hal ini sudah wajib kita lakukan secara mandiri. Kita wajib melek secara finansial agar bisa menerapkan keuangan yang sehat dan mencapai tujuan finansial sesuai impian kita.
Bagaimana bentuk investasinya?
Efeknya di usia 40-an?
Dengan membiasakan diri menjalani keuangan yang sehat di usia 30-an, selain tujuan finansial yang lebih mudah digapai, kita akan mengalami ketenangan pikiran ketika kita menua. Kelak, kita pun tidak akan menyusahkan orang lain, terlebih lagi menjadi beban bagi anak dan cucu (sandwich generation).
Mengapa penting di usia 30-an?
Hal ini juga sebaiknya dimulai sedini mungkin. Namun, sekarang ini kita bisa mulai memilah sampah serta memilih produk yang lebih ramah lingkungan. Di saat sampah kian menjadi isu yang belum bisa dibenahi negara, maka mulailah dari diri kita sendiri. Setidaknya, dalam sepuluh tahun ke depan, kita sendiri bisa mengurangi produksi sampah.
Bagaimana bentuk investasinya?
Baca juga: Rekomendasi Bank Sampah dan Tempat Donasi Barang-Barang Bekas Layak Pakai
Efeknya di usia 40-an?
Lebih mindful saat menjalani hidup dan senantiasa merasa cukup dengan apa yang kita miliki. Karena sebagai makhluk hidup, ini adalah salah satu cara kita untuk bersyukur dan juga menjaga tanggung jawab kita terhadap bumi. Apa yang kita tanam sekarang, akan menjadi warisan di masa depan, baik untuk anak, cucu, dan terutama bagi bumi.
Kira-kira, mau mulai yang mana dulu, nih, Mommies?
Image by Magnific