banner-detik
SEX & RELATIONSHIP

Sexting dengan Pasangan di Bulan Puasa, Batalkah?

author

dewdew6 hours ago

Sexting dengan Pasangan di Bulan Puasa, Batalkah?

Kan, tidak berhubungan seksual, apa melakukan sexting di bulan puasa masih bisa batal? Daripada menebak-nebak, simak penjelasannya di sini, yuk! 

Sexting merupakan kegiatan mengirim, menerima, maupun meneruskan pesan seksual yang dikirim melalui gadget. Isi pesannya bisa berupa ajakan untuk berhubungan seksual atau teks yang bersifat seksual. Sexting terkadang dilakukan oleh pasangan yang menjalani LDM alias Long Distance Marriage. Meski sering kali dilakukan juga oleh pasutri bekerja, agar saat pulang ke rumah sudah tumbuh gairah untuk melakukan seks.

Lantas, batalkah saat melakukan sexting di bulan puasa?

BACA JUGA: Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?

Sexting di Bulan Puasa

Sesungguhnya berpuasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu agar puasa tidak menjadi sia-sia. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Banyak orang yang berpuasa namun ia tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga. Dan banyak orang yang melakukan salat malam namun ia tidak mendapatkan apa-apa kecuali rasa kantuk dan capek.” (HR. Abu Hurairah RA)

Saat melakukan sexting, artinya seseorang sedang menuruti hawa nafsunya. Padahal seperti yang dianjurkan, saat berpuasa haruslah menahan hawa nafsu. Apalagi, sexting sangat berpotensi untuk menimbulkan fantasi seks yang dapat menggiring seseorang untuk melakukan hubungan seksual.

Tak hanya itu saja, saat berfantasi seks, seseorang bisa saja melakukan masturbasi hingga keluar air mani. Padahal keluar air mani baik pada perempuan maupun laki-laki dapat membatalkan puasa. 

Mengutip dari situs Detik, Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumiddin mengungkap syarat lahir bagi wajibnya puasa atas seorang Muslim, yaitu ia harus menahan diri dari istimna’ (keluar air mani) dengan sengaja.

(Syarat lahir bagi wajibnya puasa, yakni) menahan diri dari mengeluarkan mani secara sengaja, baik dengan bersetubuh ataupun tidak (masturbasi). Sebab, yang demikian itu membatalkan puasa.” jelas Imam Al-Ghazali.

Jadi, meskipun tidak berhubungan seksual secara langsung, melakukan sexting tetap bisa membatalkan puasa.

Foto: Porapak Apichodilok/Pexels

Tips Agar LDM Tetap Hangat tanpa Membatalkan Puasa

Lalu apa yang bisa dilakukan agar hubungan pasangan LDM tetap hangat tanpa membatalkan puasa? Ada beberapa cara yang bisa Mommies dan Daddies lakukan, yaitu:

1. Membicarakan hal yang tidak berbau seks

Saat sedang berpuasa, Mommies dan Daddies sebaiknya tidak saling merayu atau mengeluarkan candaan yang berbau seks. Obrolan bisa dialihkan ke hal-hal seputar kegiatan sehari-hari atau perkembangan anak. Jadi jangan memancing, ya!

2. Buka puasa bersama secara virtual

Bila masih berada di zona waktu yang sama, Mommies dan Daddies bisa melakukan buka puasa bersama secara virtual. Kecanggihan teknologi kini semakin memudahkan pasangan untuk tetap bisa mendapatkan quality time meski tidak sedang bersama-sama.

3. Memberikan kejutan

Meski berjauhan, bukan berarti tidak dapat memberikan kejutan. Misalnya, dengan mengirimkan makanan favorit pasangan yang bisa dibeli dengan bantuan ojek online. Mengirim makanan bisa menjadi bentuk perhatian yang nyata. Dijamin pasangan akan makin cinta.

BACA JUGA: Istri Menolak Ajakan Berhubungan Seks, Ini 9 Sikap Suami yang Bijak

Itulah penjelasan mengenai hukum melakukan sexting di bulan puasa. Pastikan Mommies dan Daddies dapat menghindarinya, ya!

Cover: Andrea Piacquadio/Pexels

Share Article

author

dewdew

Mother of Two. Blogger. Make-Up Lover. Skin Care Amateur. Beginner Baker. Entrepreneur Wannabe. And Everything in Between. www.therusamsis.wordpress.com


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan