Sorry, we couldn't find any article matching ''

Pengantin Baru Mau Beli Rumah? Ini 5 Hal yang Wajib Dipertimbangkan!
Bingung antara sewa atau langsung beli rumah? Jangan buru-buru, ini hal-hal penting yang wajib dipertimbangkan dari penjelasan dari financial planner.
Menikah sering kali menjadi titik awal banyak keputusan besar dalam hidup, termasuk soal tempat tinggal. Nggak jarang pengantin baru merasa “sudah seharusnya” punya rumah sendiri padahal banyak hal yang harus dipertimbangkan dan nggak sesederhana itu.
Menurut Annisa Steviani, Certified Financial Planner sekaligus Content Creator, membeli rumah bukan kewajiban yang otomatis datang setelah menikah. Justru, keputusan ini perlu pertimbangan yang matang supaya nggak menjadi beban di kemudian hari.
Menikah Bukan Alasan Utama Harus Langsung Beli Rumah
Sebelum memutuskan kontrak atau beli rumah, coba, deh, Mommies dan Daddies pikirkan lebih dalam lagi, sebenarnya ada kebutuhan apa sehingga harus punya rumah sendiri? Menurut pendapat Financial Planner Annisa, membeli rumah itu bukan karena sudah menikah.
“Jadi, urutannya bukan menikah lalu beli rumah, nggak seperti itu,” jelasnya, “meskipun kebanyakan orang melakukannya, banyak juga, loh, yang pada akhirnya menyesal ternyata karena belum perlu membeli rumah.”
Ia melanjutkan bahwa membeli rumah harus sesuai dengan kebutuhan. Pertanyaannya, apakah Mommies dan Daddies sudah ada kebutuhan untuk beli rumah sekarang atau tidak?
BACA JUGA: 11 Tips Tinggal Serumah Bareng Mertua untuk Pasutri, agar Tetap Harmonis
Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan
Foto: pressfoto/Freepik
Baik kontrak atau beli rumah, Mommies dan Daddies tentu perlu mempertimbangkan banyak hal ketika hendak memilih hunian pribadi, termasuk kelebihan dan kekurangannya. Berikut beberapa saran dari Financial Planner Annisa yang bisa diikuti.
1. Sudah Yakin Akan Menetap dalam Jangka Panjang
Financial Planner Annisa menyebutkan bahwa contoh kebutuhan membeli rumah yang pertama adalah sudah yakin akan menetap dalam jangka waktu yang panjang, misalnya lebih dari 10 tahun. Jika masih memiliki rencana atau keinginan untuk pindah kota, tinggal di luar negeri, atau menetap di daerah lain, membeli rumah belum menjadi kebutuhan mendesak.
2. Pembelian Terbesar dalam Hidup
Selanjutnya, pakar keuangan juga mewanti-wanti untuk berhati-hati dalam membuat keputusan. Sebab, membeli rumah merupakan salah satu pembelian terbesar dalam hidup sehingga sebaiknya tidak dilakukan secara terburu-buru. Keputusan ini perlu didasarkan pada kebutuhan dan kesiapan, bukan semata-mata karena status pernikahan.
3. Mempertimbangkan Kondisi dan Mobilitas Pekerjaan
Nah, Mommies dan Daddies juga perlu berpikir kembali apakah pekerjaan saat ini berpotensi mutasi setiap dua atau tiga tahun sekali. Kalau salah satu pasangan harus berpindah lokasi kerja secara berkala, membeli rumah justru bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.
4. Risiko Rumah Menjadi Liabilitas
Rumah yang ditinggalkan karena pindah kerja bisa menjadi beban atau liabilitas, belum tentu mudah disewakan atau dirawat. Financial Planner Annisa menjelaskan, “Jatuhnya nanti malah jadi rusak, maintenance-nya juga nggak terurus, harus ada orang yang rutin mengunjungi dan cek apakah ada kerusakan apa nggak. Ujung-ujungnya biasanya jadi biaya yang sangat besar.”
Jadi, kalau pekerjaan Mommies dan Daddies tipe yang sering berpindah-pindah, jangan lupa mempertimbangkan siapa yang akan mengurus dan merawat rumah.
5. Aset Nggak Harus Berupa Properti
Penting untuk diingat bahwa aset tidak selalu berbentuk rumah atau properti. Jika membeli rumah belum menjadi kebutuhan, pasangan tetap dapat membangun aset melalui instrumen investasi lain yang lebih sesuai dengan kondisi dan rencana hidup.

Foto: jcomp/Freepik
Kapan Waktu yang Tepat untuk Membeli Rumah?
Menurut Financial Planner Annisa, target pembelian rumah adalah pada saat pensiun. Ketika Mommies dan Daddies sudah pensiun, faktor pekerjaan sudah tidak lagi menjadi penghalang. Meski begitu, jika memang sudah ada kebutuhan untuk beli rumah sekarang, boleh saja. Akan tetapi, kalau nggak ada kebutuhannya nggak beli sekarang atau segera pun nggak menjadi masalah. Disesuaikan saja dengan kesiapan Mommies dan Daddies, ya!
BACA JUGA: 5 Self-Care untuk Pasangan Baru yang Ingin Punya Anak tanpa Burnout
Penulis: Retno Raminne Nurhaliza Pitoyo
Cover: tirachardz/Freepik
Share Article


POPULAR ARTICLE





COMMENTS