Sorry, we couldn't find any article matching ''

10 Tanda AC Mobil Rusak, Bisa Beracun dan Sebabkan Kematian
AC mobil yang seharusnya buat sejuk jika bermasalah ternyata bisa menimbulkan racun dan menyebabkan kematian. Ketahui tanda-tandanya!
Tinggal di Indonesia yang berada di garis khatulistiwa dan bisa sangat panas membuat pengendara di negeri ini sangat menggantungkan diri pada AC mobil. Namun, banyak pemilik mobil yang mengabaikan pentingnya merawat sistem AC mobil mereka sampai terjadi masalah. Padahal jika masalah-masalah tersebut diabaikan, AC mobil yang rusak bisa membahayakan Kesehatan, bahkan menyebabkan kematian.
Selama perjalanan di bawah teriknya matahari, AC mobil adalah penyelamat, karena memberikan kenyamanan dalam perjalanan jauh bagi pengemudi dan penumpang. Banyak orang bahkan tidur di dalam mobil dengan AC menyala, tanpa menyadari potensi bahayanya.
Penggunaan AC mobil dalam jangka waktu lama tanpa tindakan pencegahan yang tepat dapat menyebabkan penumpukan gas berbahaya, yang menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Selain itu, menjalankan AC mobil dalam waktu lama dapat menyebabkan gas-gas dari luar, termasuk karbon dioksida yang dihembuskan oleh penumpang dan karbon monoksida yang dipancarkan oleh mesin, memenuhi kabin. Ini bisa membuat Mommies terpapar AC mobil yang kotor dan keracunan gas.
Nah, gas-gas ini bisa terakumulasi dan dapat menyebabkan kelumpuhan atau bahkan mati lemas, terutama jika penghuni mobil tertidur dan tidak menyadari bahayanya. Risiko ini akan meningkat jika AC rusak tanpa Mommies sadari.
BACA JUGA: Cegah Diabetes! 7 Sayuran Ini Terbukti Bisa Menstabilkan Gula Darah
Ciri AC Mobil Rusak
Coba cek Mommies, jika melihat salah satu dari tanda-tanda ini, harus segera memeriksa AC mobil dan memperbaikinya.
1. Air bocor di dalam mobil
Pernah melihat noda air atau bintik-bintik lembab pada keset mobil? Ini mungkin berarti sistem drainase AC tersumbat, menyebabkan air kembali ke dalam dan bukannya mengalir ke luar. Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan jamur atau bahkan merusak dasbor mobil, lho.
2. Nyala AC kurang dingin
Ini merupakan salah satu tanda AC rusak yang paling mudah dirasakan. Jika rasanya tidak sedingin sebelumnya atau membutuhkan waktu lama untuk mendingin, AC mungkin memiliki tingkat refrigeran yang rendah, filter yang tersumbat, atau kompresor yang rusak. Anggap saja seperti lemari es yang tidak menjaga makanan tetap dingin, sudah jelas ini pertanda ada sesuatu yang rusak.
3. Aliran udara lemah
Jika udara yang keluar dari ventilasi mobil terasa terlalu lemah, berarti ada sesuatu yang menghalangi aliran udara. Hal ini dapat disebabkan oleh filter udara yang tersumbat, penumpukan jamur di dalam sistem, atau masalah pada kipas angin. Bayangkan mencoba minum melalui sedotan yang tersumbat-udara akan kesulitan untuk bergerak dengan cara yang sama.
4. Ada bau tidak sedap
Bau apek dan berkeringat yang berasal dari ventilasi AC berarti jamur atau bakteri mungkin tumbuh di dalamnya. Filter udara kabin yang kotor atau koil evaporator yang lembab dapat menyebabkan hal ini. Ini mirip dengan bau pakaian basah yang ditumpuk terlalu lama.
5. Ada suara aneh dari AC
Jika Mommies mendengar suara berderak, melengking, atau berdentum ketika menyalakan AC, itu bisa berarti ada sesuatu yang longgar atau rusak-seperti sabuk yang sudah aus, kompresor yang rusak, atau bahkan puing-puing yang tersangkut di sistem. Jika AC mulai berbunyi seperti blender dengan sendok di dalamnya, periksa cepat-cepat, deh!
Foto: Freepik
6. AC dingin tapi jadi hangat
Apakah AC menghembuskan udara dingin pada awalnya, namun tiba-tiba berubah menjadi hangat? Hal ini bisa disebabkan oleh katup ekspansi yang tersumbat, kompresor yang rusak, atau kebocoran zat pendingin. Ini seperti kipas angin yang bekerja dengan baik selama beberapa menit tetapi kemudian melambat dan berhenti.
7. Bau terbakar
Bau terbakar atau bau listrik saat menyalakan AC mungkin berarti kabel terlalu panas atau terbakar. Hal ini dapat menyebabkan masalah kelistrikan yang lebih besar jika tidak segera diperbaiki. Jika mobil berbau seperti ada yang terbakar, matikan AC dan periksakan secepatnya!
8. Kebocoran zat pendingin
Jika AC mobil tidak mendingin sama sekali, ada kemungkinan refrigerant atau zat pendingin bocor. Seiring waktu, segel karet dan selang dapat aus, sehingga memungkinkan refrigeran keluar. Kebocoran harus segera diperbaiki karena dapat merusak komponen AC lainnya.
9. Kebocoran oli dari sistem AC mobil
Jika komponen AC mobil seperti kompresor atau selang mengalami kebocoran oli, sistemnya tidak akan bekerja secara efisien. Meskipun Mommies mungkin tidak melihat kebocoran oli secara langsung, penurunan performa pendinginan secara tiba-tiba bisa menjadi petunjuk.
10. Kopling kompresor tidak berfungsi
Kompresor adalah jantung dari sistem AC, dan koplingnya mengontrol kapan kompresor menyala dan mati. Jika kopling tidak bergerak, AC tidak akan bekerja dengan baik. Hal ini dapat berarti perbaikan kecil seperti penggantian sekring atau masalah yang lebih besar yang membutuhkan kompresor baru.
BACA JUGA: Bikin Awet, Ini 8 Jasa Service Mesin Cuci, Harga Mulai Rp200 Ribu
Agar tetap aman, sangat penting untuk tidak tidur di dalam mobil dengan AC menyala. Jika terpaksa, pastikan jendela mobil sedikit terbuka agar udara segar dapat masuk dan menjaga ventilasi yang baik. Sebagai alternatif, matikan mode resirkulasi AC untuk memastikan udara di dalam mobil mengalir keluar secara terus menerus. Tindakan pencegahan ini dapat mencegah penumpukan gas berbahaya dan mengurangi risiko bahaya.
Perawatan rutin untuk mobil dan sistem AC mobil sangatlah penting. Memastikan servis tepat waktu akan meminimalkan kemungkinan keracunan gas berbahaya bocor ke dalam mobil, sehingga membuat perjalanan lebih aman.
Penulis: Imelda Rahma
Cover: Freepik
Share Article


POPULAR ARTICLE


COMMENTS