Bikin Lemot, Ternyata 4 Makanan Ini Bisa Menurunkan Kecerdasan Otak

Self

Mommies Daily・26 Jan 2024

detail-thumb

Rupanya ada makanan sehari-hari yang bisa menurunkan kecerdasan otak dan bikin lemot. Kenali dan hindari mengonsumsi makanan ini!

Dalam perjalanan menjaga kesehatan otak, sering kali kita fokus pada makanan yang dapat meningkatkan kecerdasan. Namun, tahukah Mommies bahwa sebaliknya, ada makanan tertentu yang dapat berpotensi menurunkan kecerdasan otak?

Beberapa makanan mungkin secara tak terduga dapat berkontribusi pada penurunan kinerja otak atau membuatnya terasa lemot. Ini disebabkan oleh sejumlah faktor nutrisi atau zat dalam makanan yang mungkin memiliki dampak negatif pada fungsi otak.

Berikut adalah cara menjaga kinerja otak agar tetap sehat dan empat jenis makanan yang mungkin memiliki dampak yang tidak diinginkan pada fungsi otak dan kecerdasan.

BACA JUGA: Ini Perbedaan Otak Anak Laki-laki dan Perempuan Menurut Penelitian

Cara Menjaga Kinerja Otak Agar Tidak Lemot

Selain menghindari makanan tidak sehat, ada berbagai cara simpel yang bisa Mommies lakukan untuk menjaga agar kecerdasan otak tidak menurun.

1. Istirahat dan Tidur yang Cukup

Istirahat singkat selama aktivitas kerja atau belajar membantu menjaga fokus dan kejelasan pikiran. Beristirahat secara teratur meningkatkan produktivitas dan mengurangi kelelahan mental. Selain itu, tidur yang cukup memberikan kesempatan bagi otak untuk memulihkan diri. Saat tidur, otak melakukan konsolidasi memori, memperbaiki sel-sel otak yang rusak, dan membersihkan zat-zat yang tidak diperlukan.

2. Mengkonsumsi Makanan Sehat dan Air Putih

Mommies bisa rutin mengonsumsi makanan sehat, seperti buah, sayur, telur, dan kacang-kacangan yang dapat menjaga kesehatan otak. Selain itu, konsumsi juga makanan yang mengandung asam lemak omega-3, seperti ikan dan sumber nabati lainnya.

Jangan lupa untuk untuk minum air yang cukup sepanjang hari karena hidrasi yang baik penting untuk fungsi otak yang optimal. Kekurangan air dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, kelelahan, dan penurunan fungsi kognitif.

3. Latihan Fisik Rutin

Aktivitas fisik teratur meningkatkan aliran darah ke otak, meningkatkan fungsi kognitif, dan merangsang pertumbuhan sel otak baru. Mommies bisa berolahraga secara rutin jika ingin meningkatkan kinerja otak sekaligus membakar lemak. Latihan aerobik, seperti berjalan cepat atau bersepeda, terbukti bermanfaat untuk kesehatan dan kinerja otak.

4. Tantang Otak dengan Aktivitas Tertentu

Aktivitas yang menantang otak, seperti memecahkan teka-teki dan puzzle, membaca buku, atau mempelajari keterampilan baru bisa merangsang aktivitas otak. Proses pembelajaran dan adaptasi membantu menjaga kinerja otak tetap tajam. Selain itu, aktivitas yang menantang otak juga bisa mengasah ketelitian, daya ingat, dan stimulasi mental.

5. Kelola Stress dan Jaga Kesehatan Mental

Stres dapat menghasilkan hormon stres yang merugikan sel-sel otak. Teknik pengelolaan stres, seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam bisa membantu mengurangi tingkat stres dan mendukung kesehatan otak.

Selain itu, terlibat dalam aktivitas yang memberikan kebahagiaan, berbicara terbuka, dan mencari dukungan saat diperlukan adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan mental dan otak.

Makanan yang Bisa Bikin Otak Lemot

Berikut adalah makanan yang bisa membuat otak lemot dan menurunkan kinerjanya. Sebaiknya Mommies hindari, ya!

1. Makanan Tinggi Gula

Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula dapat memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan otak. Gula, terutama yang terdapat dalam gula tambahan dan sirup jagung fruktosa tinggi, dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah yang tajam. Hal ini dapat mempengaruhi konsentrasi dan fokus, sehingga membuat otak terasa lemot.

Selain itu, konsumsi gula yang berlebihan dapat berkontribusi pada resistensi insulin dan peradangan, dua faktor yang terkait dengan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer. Makanan yang tinggi gula juga seringkali rendah nutrisi sehingga menyebabkan tubuh kekurangan zat-zat penting yang diperlukan untuk mendukung fungsi otak yang optimal.

2. Makanan Tinggi Garam

Makanan tinggi garam, terutama yang mengandung natrium dalam jumlah besar, dapat memiliki efek merugikan pada kesehatan otak dan sistem kardiovaskular. Konsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, yang pada gilirannya dapat menghambat aliran darah ke otak. Penurunan aliran darah ke otak dapat berdampak negatif pada fungsi kognitif, termasuk memori dan konsentrasi.

Makanan olahan, makanan cepat saji, dan makanan kemasan seringkali menjadi sumber utama natrium berlebih. Pemrosesan makanan ini juga dapat mengandung bahan tambahan yang tidak sehat, seperti pengawet dan penguat rasa yang memiliki dampak tambahan pada kesehatan otak.

Apa lagi, sih, makanan yang bisa membuat otak lemot? Mommies yang penasaran bisa cek di sini, ya!

Ditulis oleh: Azahra Syifa

BACA JUGA: 15 Makanan yang Baik dan Buruk untuk Perkembangan Otak Anak

Cover: Pexels